Akademisi Sepaham UU 33 Mesti Direvisi, Golkar Bali Siap Perjuangkan ke Pusat

 Akademisi Sepaham UU 33 Mesti Direvisi, Golkar Bali Siap Perjuangkan ke Pusat

Sugawa menyerahkan penghargaan kepada Prof. Ramantha yang hadir selaku narasumer dalam webinar.

Denpasar, Balikonten.com – Perjuangan DPD Partai Golkar Bali dalamperjuangkam revisi UU Nomor 33 Tahun 2004 memasuki babak awal.

Pada Jumat (2/4), Golkar Bali telah melangsungkan webinar dalam rangka menyerap perspektif para akademisi mengenai UU tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah dan Pemerintah Daerah itu.

Mereka adalah Prof. Dr. I Wayan Ramantha, Prof. Dr. I Made Suwitra, Dr. Drs. I Nyoman Sunarta. Serta Wakil Ketua DPR RI, Dr. H.M. Azis Syamsudin. Hasilnya, mereka sepakat bahwa UU Nomor 33 Tahun 2004 itu perlu direvisi.

“Pemikiran ini akan kita rangkum dalam satu buku yang akan diserahkan kepada pansus DPR RI, DPD RI Dapil Bali, Gubernur Bali, dan DPRD Provinsi Bali. Kita juga adakan bedah buku nantinya,” ujar Sugawa di sela webinar.

Dia menilai revisi UU 33 ini amat penting karena menyangkut masa depan Bali sebagai daerah yang hidup dari sektor pariwisata, yang merupakan bagian dari sumber daya alam non fisik.

Memperjuangan regulasi ini dipandangnya menjadi solusi untuk menjaga keadilan sumber dana bagi hasil. “Hanya dengan regulasi kita akan mendapat kepastian. Dan itu menjadi hak masyarakat Bali,” ungkapnya.

Melihat semangat itu, Prof. Ramantha mengingatkan agar Partai Golkar tetap kompak dalam memperjuangkan regulasi itu. Sebab selama ini kekompakan acap kali menjadi kendala utama.

“Jangan sampai di sini saja. Ini langkah awal, jangan terlena,” ujarnya. Dia berpesa, saat ini perlu perjuangan secara politis untuk meloloskan usulan revisi UU 33 Tahun 2004 ini. (801)

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE