Gus Yoga Minta Pemerintah Revitalisasi Perpustakaan, Budaya Membaca Harus Digalakkan

 Gus Yoga Minta Pemerintah Revitalisasi Perpustakaan, Budaya Membaca Harus Digalakkan

Ketua DPC Partai Gerindra Denpasar, Ida Bagus Yoga Adi Putra/ Bali Konten

BALIKONTEN.COM – Kurangnya minat membaca di Indonesia terlebih di Bali menjadi perhatian khusus bagi Ketua DPC Partai Gerindra Denpasar,  Ida Bagus Yoga Adi Putra.

Padahal menurutnya, mebaca memberikan dampak yang sangat baik individu. Kurangnya minat budaya membaca menurutnya dipengaruhi oleh banyak faktor, selain ketersediaan tempat.

Dalam sebuah unggahan video singkat di Instagram, politisi yang akrab disapa Gus Yoga ini membeberkan cara meningkatkan kembali minat membaca.

BACA JUGA:  Sekda Bali dan Kadisdik Tinjau Sarpras SMAN 7 Denpasar

Pertama, Gus Yoga menyebutkan jika minat membaca haruslah disadari penting untuk melatih daya ingat otak.

 

“Membaca itu juga menambah wawasan dan perbendaharaan kita,” ungkapnya.

 

Menurutnya, untuk membaca bisa dimulai dari hal yang disukai seperti novel dan sejenisnya.

BACA JUGA:  Rampungkan Lima Buku Selama Pandemi, Produktifitas Prof. Dasi Dipuji Wagub

Pun dalam membaca tidak harus selesai 1 buku dalam sekali duduk.

 

Mulai dari meluangkan waktu 5 menit untuk 1 halaman kemduian ditingkatkan.

BACA JUGA:  Sinergi Bersama Media Pers, PR Wajib Tahu Empat Poin Penting Ini

Bisa juga mulai mengganti kebiasaan bermain HP dengan membaca.

 

“Sebab, membaca ini juga nantinya bisa berguna dalam pergaulan,” tutur politisi muda ini.

 

Selain itu, dia juga menyinggung peran pemerintah pusat ataupun daerah terkait hal ini.

BACA JUGA:  Unud Rampungkan Pedoman Pencegahan Covid-19, Sekda Maknai Kado Ultah Pemprov

Dia menyebutkan pemerintah memiliki andil untuk menyediakan tempat dalam hal ini perpustakaan dengan materi buku yang beragam dan lengkap.

 

“Yang sudah ada bisa direvitalisasi dan dimodernisasi. Agar pengunjung bisa mendapatkan kenyamanan,” katanya.

 

Tak hanya lengkap dan nyaman, menurutnya perpustakaan bisa menjadi tempat untuk merawat dan memperkenalkan aset budaya Bali seperti lontar.

BACA JUGA:  Unud Rampungkan Pedoman Pencegahan Covid-19, Sekda Maknai Kado Ultah Pemprov

“Jadi lontar ini nantinya tidak ilang tergerus oleh pergerakan jaman yang semakin modern,” tegasnya.

 

Selain itu, diapun meminta pemerintah untuk memperkenalkan keberadaan perpustakaan dari tingkat sekolah.

BACA JUGA:  Sekda Bali dan Kadisdik Tinjau Sarpras SMAN 7 Denpasar

“Mungkin saat ini tidak banyak yang tahu tentang keberadaan perpustakaan. Bahkan, saya yakin anak jaman sekarang tidak tahu di mana letak perpustakaan di Denpasar misalnya,” paparnya. ***

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE