Pilwali Denpasar Diuji Coba di Serangan

 Pilwali Denpasar Diuji Coba di Serangan

Foto/balikonten.com – Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya.

Denpasar, Balikonten.com – Pelaksanaan Pilwali 2020 diuji coba oleh KPU Kota Denpasar pada Sabtu (21/11) di TPS 9 yakni SD 3 Serangan, Denpasar Selatan. Simulasi ini diikuti seluruh warga kampung Bugis, Serangan yang berjumlah 261. Demikian dijelaskan Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya.

“Kami ingin mendapatkan gambaran yang kami akan gunakan untuk disosialisasikan kepada masyarakat dan juga kepada penyelenggara kita yang akan melakukan pemungutan suara di TPS,” terangnya di sela pemantauan simulasi. Melalui simulasi ini, pihaknya berupaya memetakan masalah yang mungkin terjadi.

Tentang 15 hal baru yang akan diberlakukan di TPS pada 9 Desember mendatang, dia menyebutkan, di antaranya dilakukan penyederhanaan formulir yang digunakan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara. Kata dia, tahapan yang telah dipersyaratkan dari KPU RI telah diterapkan dalam tahapan simulasi.

Guna mencegah penularan Covid-19, dia menyebut KPU telah melakukan penyesuaian dengan pandemi. Salah satunya, membatasi peserta menjadi 500 per TPS, yang sebelumnya 800 warga per TPS. Selain itu KPU akan memisahkan warga umum dengan suhu badan melibihi 37,3 derajat.

Dia menambahkan, warga Kampung Bugis yang tersegmentasi sebagai nelayan. Kegiatan turut dihadiri Ketua KPU Provinsi Bali, Dewa Agung Gede Lidartawan. Dia menyebutkan tahapan simulasi ini menjadi catatan penting penyelenggara Pilwali 2020, sebab melalui kegiatan ini KPU mencegah potensi kecurangan.

“Simulasi ini penting untuk memetakan pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi. Jangan cepat memvonis Pilwali curang sebelum melalukan tracing data,” ungkapnya. Pj Sekda Kota Denpasar, Made Toya turut hadir dalam kesempatan itu.

Dia mengatakan pelaksanaan simulasi ini akan menjadi gambaran bagaiamana pemilu yang dilaksanakan tanggal 9 Desember mendatang akan lebih memperketat protokol kesehatan. “Dengan dilaksanakanya secara protokol kesehatan, niscaya kami semua terhindar dari penularan virus Covid19,” papar I Made Toya. (801)

 

BACA JUGA:  Apa Itu Panca Yama dan Nyama Brata, Penjelasan dan Contohnya

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE