Prioritaskan Kesehatan Karyawan dan Pengunjung, Standar CHSE Purana Boutique Tembus 99 Persen

 Prioritaskan Kesehatan Karyawan dan Pengunjung, Standar CHSE Purana Boutique Tembus 99 Persen

Foto/istimewa – Ketut Warasana (kiri) bersama staff saat menerima sertifikat CHSE. Villa ini telah memenuhinya standar operasional di tengah pandemi dengan capaian nilai 99 persen.

Gianyar, Balikonten.com – Pondok Wisata Purana Boutique Resort siap melayani wisatawan di tengah pandemi Covid-19. Wisatawan dapat menikmati fasilitas tanpa harus takut terpapar Covid-29.

Itu setelah vila yang beralamat di Br. Kumbuh, Mas, Ubud, Gianyar-Bali memenuhi penilaian dan menerima sertifikat CHSE yang merupakan program Kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif dari Scofindo.

Dari verifikasi itu, Pondok Wisata Purana Boutique Resort memeroleh 99 persen atau mendekati sempurna. Itu dikatakan Manager Purana, I ketut Warasana, Kamis (21/1). “Vila ini sangat serius mengikuti anjuran pemerintah. Seluruh karyawan dengan baik memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujarnya.

Penerapan 3M itu berlaku saat mereka bekerja maupun mengawasi seluruh tamu yang tinggal di Purana. Dia menyatakan kesehatan seluruh karyawan, tamu menjadi standar penting didalam menjalankan jasa pariwisata. Maka pihaknya tak memberi toleransi terhadap kelalaian dalam menerapkan standar CHSE.

“Tentunya purana telah ikut dan serius menjalankan protokol kesehatan untuk kenyamanan seluruh staff maupun tamu yang tinggal di Purana,” terang Warasana. Melalui komitmen itu, dia berharap akan timbul kepercayaan dari para wisata sehingga memilih tempatnya sebagai tujuan berwisata di Ubud.

Setelah melengkapi standar villa berbasis CHSE, dia berharap pariwisata Bali cepat pulih kembali. Sehingga tamu mancaneragara segera bisa ke Bali. Dia menambahkan Purana boutique resort yang memiliki tipe kamar one bed room pool villa, two bed room pool villa dan 4 bed room pool.

“Saat ini apa yang dilakukan Purana adalah melakukan terobosan-terobosan didalam market yang disasar saat ini,” imbuhnua. Dengan hadirnya pandemi ini, dia menilai cobaan ini mengajarkan kita banyak hal tentang artinya kesehatan di akomodasi pariwisata.

BACA JUGA:  Bali Safari Gratiskan Satu Tiket Bagi Pengunjung, Ini Ketentuannya

Pariwisata di Ubud yang menjadi salah satu destinasi di Bali, menurutnya mulai bergerak. Tanda-tanda itu dirasakan Desember 2020 lalu. “Sementara menunggu kunjungan wisman, kami juga berharap besar kepada tamu domestik memilih Ubud sebagai tujuan wisata mereka,” tutup Warasana. (801)

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE

error: Content is protected !!