Tiga Provinsi Sumbang Kematian Tertinggi Anak Usia Sekolah Akibat Covid-19

 Tiga Provinsi Sumbang Kematian Tertinggi Anak Usia Sekolah Akibat Covid-19

Foto/istimewa – Prof. Wiku

Jakarta, Balikonten.com – Dari sebaran daerahnya, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Barat dan Banten konsisten menempati peringkat 10 besar daerah dengan konfirmasi tertinggi pada rentang usia sekolah. Dimana DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah konsisten menempati peringkat 4 teratas pada seluruh golongan umur rentang usia sekolah.

Dan secara nasional juga, terdapat 3 provinsi teratas dengan penyumbang kematian tertinggi rentang usia sekolah. Pada rentang usia PAUD, terdapat di Sulawesi Utara atau 6,78 persen, Nusa Tenggara Barat atau 4,72 persen dan Nusa Tenggara Timur atau 4,35 persen.

Rentang usia TK terdapat di Jawa Timur atau 4,6 persen. Riau atau 0,73 persen dan Kepulauan Riau atau 0,72 persen. Rentang usia SD terdapat di Jawa Timur atau 4,96 persen, Gorontalo 1,449, dan Sulawesi Tengah 1,47 persen.

Rentang usia SMP terdapat di Jawa Timur atau 4,96 persen, Gorontalo 2,08 persen dan Nusa Tenggara Barat atau 0,85 persen. Rentang usia SMA terdapat di Jawa Timur atau 4,62 persen, Gorontalo atau 1,64 persen dan Aceh atau 1,53 persen.

“Data ini disampaikan bukan untuk menakut-nakuti, melainkan bentuk transparansi Satgas kepada pemerintah daerah dan masyarakat. Data ini selayaknya dijadikan dasar pertimbangan sebelum mengeluarkan izin pembelajaran tatap muka. Daerah yang merasa kasus positifnya tinggi, diharapkan fokus terlebih dahulu pada penangan pandemi,” tegas Wiku.

Namun, apabila ada daerah yang merasa siap membuat pembelajaran tatap muka, harus terlebih dahulu paham komitmen yang dibutuhkan untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan serta mempunyai strategi yang jelas. Dibutuhkan peninjauan yang mendalam dan tidak hanya kesiapan dan kesepakatan pihak terkait. (801)

 

BACA JUGA:  Anti Gagal! Begini Tips Menghilangkan Pahit Dau Pepaya

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE

error: Content is protected !!