22/01/2026

Bank BPD Bali Sentuh Pelosok Karangasem, Serahkan CSR di Munti Gunung untuk Atasi Krisis Air

Bank BPD Bali Sentuh Pelosok Karangasem, Serahkan CSR di Munti Gunung untuk Atasi Krisis Air

Bank BPD Bali Sentuh Pelosok Karangasem, Serahkan CSR di Munti Gunung untuk Atasi Krisis Air/ balikonten

KARANGASEM, BALIKONTEN.COM – Problematika kelangkaan air bersih yang menahun di Desa Adat Munti Gunung, Karangasem, kini mulai menemui titik terang. Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesejahteraan masyarakat di pelosok Bali, Bank BPD Bali menyalurkan dana bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung proyek pipanisasi di wilayah tersebut.

Langkah ini diambil mengingat kondisi geografis Kecamatan Kubu yang gersang, di mana masyarakat selama ini harus berjuang keras mendapatkan air untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Direktur IT Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa, menyoroti betapa krusialnya akses air bagi warga setempat. Beliau secara khusus menekankan bahwa bantuan ini merupakan bentuk empati terhadap keterbatasan akses yang dialami warga Munti Gunung.

“Secara total baru kita bantu Rp712,5 juta,” ungkap Setia Yasa.

Selama ini, beban ekonomi warga kian berat karena harus merogoh kocek antara Rp150 ribu hingga Rp450 ribu hanya untuk satu tangki air. Bahkan, demi penghematan ekstrem, warga terkadang terpaksa berbagi jatah air dengan hewan ternak mereka.

“Kegiatan ini sebagai wujud sinergi Pemda Karangasem dgn Bank BPD Bali dan bantuan diberikan kepada 3 kelompok di Desa Munti Gunung, Manik Aji dan Paleg,” sambungnya.

Made Regeg selaku Petajuh Desa Adat Munti Gunung menyampaikan rasa haru dan apresiasinya. Menurutnya, dukungan dari Bank BPD Bali dan koordinasi dengan pemerintah daerah merupakan jawaban atas doa panjang warga yang mendambakan kemudahan akses air tanpa harus membeli dengan harga mahal.

Proyek pipanisasi ini direncanakan mengalirkan air dari Danau Batur untuk wilayah Munti Gunung bagian atas, sementara area bawah akan didukung oleh optimalisasi sumur bor. Melalui total bantuan sebesar Rp712,5 juta ini, diharapkan aktivitas ekonomi dan kualitas kesehatan masyarakat di Bali utara dapat mengalami peningkatan yang signifikan.

***

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE