22/01/2026

Hari Baik Membuat Bubu, Seser, dan Jaring pada Januari 2026

pantai di gianyar untuk memancing

ilustrasi orang memancing/ fkabay/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Untuk yang menyukai dunia mancing atau yang akan menangkap ikan, berikut merupakan hari baik atau dewasa ayu yang digunakan dalam membuat perlengkapan menangkap ikan.

Penentuan hari baik masih menjadi rujukan penting bagi masyarakat tradisional, terutama dalam aktivitas yang berkaitan dengan alam dan ritual adat. Pada Januari 2026, sejumlah hari dinilai tepat untuk kegiatan seperti membuat bubu, seser, dan jaring, berdasarkan perhitungan wariga dan penanda kala.

Sepanjang Januari 2026, Kala Buingrau dan Kala Jengking mendominasi penentuan hari baik untuk pekerjaan tertentu. Kala ini kerap dikaitkan dengan aktivitas yang memanfaatkan unsur alam, seperti penebangan kayu dan pembuatan alat tangkap tradisional.

Pada 1 Januari 2026, yang jatuh pada Kala Buingrau, masyarakat dianjurkan melakukan penebangan kayu serta membuat bubu. Hari ini juga dinilai baik untuk memuja pitra atau leluhur. Kegiatan pembangunan fisik seperti membangun dan mengatapi rumah sebaiknya dihindari.

Pola serupa kembali muncul pada 10 Januari 2026. Kala Buingrau kembali memberikan penanda hari baik untuk pembuatan bubu dan kegiatan yang berkaitan dengan kayu. Larangan membangun dan mengatapi rumah tetap berlaku pada tanggal ini.

Berbeda dengan hari sebelumnya, 13 Januari 2026 berada dalam naungan Kala Jengking. Hari ini dinilai tepat untuk mulai belajar menari dan menabuh, sekaligus membuat bubu, seser, dan jaring. Namun, tanggal ini tidak disarankan untuk pelaksanaan Manusa Yadnya, upacara pernikahan, maupun upacara potong rambut.

Selanjutnya, Kala Buingrau kembali hadir pada 19 Januari 2026. Aktivitas seperti menebang kayu, membuat bubu, dan memuja pitra dinilai selaras dengan energi hari tersebut. Pekerjaan pembangunan rumah tetap tidak dianjurkan.

Tanggal 23 Januari 2026 kembali menegaskan karakter Kala Buingrau. Hari ini masih menjadi pilihan tepat bagi masyarakat yang hendak membuat bubu atau melakukan kegiatan adat terkait leluhur. Pembangunan rumah sebaiknya ditunda.

Pada 27 dan 28 Januari 2026, Kala Buingrau muncul berturut-turut. Kedua hari ini memiliki penanda yang sama, yakni baik untuk penebangan kayu, pembuatan bubu, serta pemujaan pitra. Larangan terhadap kegiatan membangun dan mengatapi rumah tetap menjadi catatan penting.

Informasi hari baik membuat bubu, seser, dan jaring pada Januari 2026 ini dapat menjadi panduan bagi masyarakat yang masih memegang tradisi wariga sebagai dasar penentuan waktu kegiatan. Ketepatan memilih hari diyakini mendukung kelancaran pekerjaan serta menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan nilai adat yang diwariskan turun-temurun.

***

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE