22/01/2026

Kolaborasi Lintas Sektor, Badung Perkuat Pengamanan dan Pulihkan Citra Tukad Bangkung

Kolaborasi Lintas Sektor, Badung Perkuat Pengamanan dan Pulihkan Citra Tukad Bangkung

Kolaborasi Lintas Sektor, Badung Perkuat Pengamanan dan Pulihkan Citra Tukad Bangkung/ balikonten

MANGUPURA, BALIKONTEN.COM – Meningkatnya angka kejadian dan percobaan bunuh diri di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, mendorong Pemerintah Kabupaten Badung untuk memperkuat sistem pengamanan kawasan tersebut. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor sebagai respons atas berbagai peristiwa yang terjadi di lokasi tersebut.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penambahan dua unit kamera pengawas (CCTV) di sisi tengah dan timur jembatan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung. Dengan penambahan tersebut, saat ini terdapat tiga unit CCTV aktif yang beroperasi selama 24 jam untuk memantau aktivitas di kawasan Tukad Bangkung.

Hal ini disampaikan Kepala Diskominfo Kabupaten Badung, I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, S.Sos., M.A.P., saat menghadiri Rapat Koordinasi Pengamanan Tukad Bangkung yang digelar di Kantor Camat Petang, Rabu (21/1/2026).

Jaya Saputra menjelaskan, Diskominfo Badung terus melakukan pengembangan dan penyempurnaan sistem pemantauan CCTV, khususnya di lokasi-lokasi yang memerlukan perhatian lebih.

“Untuk saat ini, kami telah menambahkan dua CCTV di posisi tengah dan timur jembatan. Dengan demikian, total ada tiga CCTV yang aktif dan dapat memantau aktivitas di Tukad Bangkung selama 24 jam. Disamping itu, rapat ini juga menjadi wadah membangun komunikasi lintas sektor agar respons di lapangan bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya.

Ia berharap, penguatan pengamanan ini dapat menjadi langkah preventif guna mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan di masa mendatang. Pemerintah Kabupaten Badung, lanjutnya, berkomitmen mengembalikan citra Tukad Bangkung sebagai destinasi wisata unggulan, bukan sebagai lokasi dengan konotasi negatif.

“Mudah-mudahan langkah ini menjadi upaya pencegahan yang efektif. Kami ingin mengembalikan Tukad Bangkung sebagai daya tarik pariwisata di Desa Pelaga,” tegasnya.

Sementara, Plt Camat Petang, Anak Agung Ngurah Darma Putra, S.Sos., M.A.P., mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 tercatat cukup banyak kejadian bunuh diri di Jembatan Tukad Bangkung. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius seluruh pihak.

“Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin memastikan agar kejadian serupa tidak terulang. Diskominfo Badung telah menambah dua CCTV untuk mendukung pengamanan. Selain itu, Dinas PUPR juga telah memasang kawat berduri, dan Perbekel Desa Pelaga serta Desa Belok akan menyiapkan petugas untuk berjaga di pos-pos pengamanan yang sudah disiapkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, maraknya kejadian tersebut berdampak pada citra Tukad Bangkung yang sebelumnya dikenal sebagai destinasi wisata, namun kini justru dikaitkan dengan peristiwa tragis.

“Oleh karena itu, kami berkomitmen bersama seluruh unsur terkait untuk mengembalikan citra Tukad Bangkung sebagai destinasi wisata yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” pungkasnya.

***

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE