Jatiluwih Jadi Panggung Sport Tourism Berkelanjutan, ASITA Bidik Besakih untuk Event Berikutnya
Jatiluwih Jadi Panggung Sport Tourism Berkelanjutan, ASITA Bidik Besakih untuk Event Berikutnya/ balikonten
TABANAN, BALIKONTEN.COM – Keberhasilan Bali Tourism Run 2026 di kawasan Jatiluwih membuka peluang pengembangan konsep sport tourism di berbagai daerah di Bali. DPD ASITA Bali bahkan telah membidik kawasan Besakih sebagai calon lokasi penyelenggaraan berikutnya.
Wakil Ketua Panitia sekaligus Manajer DTW Jatiluwih, I Ketut Purna atau John Purna, mengatakan pelaksanaan kegiatan mengusung tema “The Journey Begin from Jatiluwih” yang membawa pesan penting tentang pelestarian lingkungan.
“Pelaksanaan kegiatan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan. Daya tampung kawasan menjadi pertimbangan utama agar kelestarian lingkungan Jatiluwih tetap terjaga,” kata John Purna.
Dalam kegiatan tersebut, peserta menempuh rute sejauh lima kilometer melintasi Telabah Gede, Kedamian, Umo Duwi, Besi Kalung, hingga finis di depan Monumen UNESCO dengan panorama sawah terasering Jatiluwih yang menjadi daya tarik utama.
Melihat antusiasme masyarakat dan dampak ekonomi yang dihasilkan, pemerintah daerah mendorong agar konsep sport tourism terus dikembangkan secara bergilir di berbagai kabupaten dan kota di Bali sebagai bagian dari promosi pariwisata berkualitas yang berbasis potensi lokal.
***
