02/11/2026

Pansus Pemberdayaan Ormas Badung Dorong Penguatan Kemitraan dan Kearifan Lokal

Pansus Pemberdayaan Ormas Badung Dorong Penguatan Kemitraan dan Kearifan Lokal

Pansus Pemberdayaan Ormas Badung Dorong Penguatan Kemitraan dan Kearifan Lokal/ balikonten

MANGUPURA, BALIKONTEN.COM – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Badung sukses menggelar kegiatan Temu Komunikasi Ormas di Alam Tirta Outbound, Badung, pada Minggu (1/11/2026).

Mengusung tema “Badung Kuat, Badung Harmoni: Bersama Ormas, Kita Lawan Narkoba, Kita Rawat Kerukunan”, agenda ini diselenggarakan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Kabupaten Badung.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk talkshow dan team building ini menghadirkan sejumlah tokoh penting sebagai narasumber.

Ketua Pansus Ranperda Pemberdayaan Ormas DPRD Badung, I Gusti Lanang Umbara, S.Sos., hadir sebagai narasumber utama.

Selain itu, kegiatan ini turut menghadirkan narasumber utama lainnya yaitu Ibu Wakil Bupati Badung Putu Yunita Oktarini, S.E., M.Ag. dan Ibu Bupati Badung Ni Putu Rasniathi, S.E.

Acara ini juga diperkaya oleh paparan dari narasumber pendukung, yakni Kepala Bakesbangpol Kabupaten Badung, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, S.Sos., serta pakar public speaking dan motivator, Putu Suprapti Santy Sastra, S.H., CHt., CI.

Dorong Ormas Pahami Kearifan Lokal dan Tertib Administrasi

Dalam pemaparannya, I Gusti Lanang Umbara menegaskan bahwa keberadaan dan pendirian ormas merupakan hak warga negara yang dilindungi undang-undang dalam konteks kebebasan berserikat dan berkumpul.

Kendati demikian, khusus di Kabupaten Badung, Ranperda yang sedang digodok Pansus DPRD Badung menekankan pentingnya klausul kearifan lokal.

“Pendirian ormas dilindungi undang-undang, namun di Badung kami memasukkan klausul kearifan lokal. Ormas wajib menghormati budaya Bali, memiliki sekretariat yang jelas, serta wajib melaporkan struktur kepengurusannya kepada pejabat setempat, mulai dari kelian dinas, kelian adat, bendesa adat, perbekel/lurah, hingga camat,” tegas Lanang Umbara.

Ia menambahkan, proses verifikasi dan pembinaan akan terus dilakukan agar keberadaan ormas benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung program pembangunan daerah.

Jaga Kondusivitas Pariwisata dan Perang Terhadap Narkoba

Lebih lanjut, politisi DPRD Badung ini mengingatkan pentingnya peran aktif ormas sebagai pengayom masyarakat, bukan sebaliknya menjadi ancaman bagi keamanan dan kenyamanan wilayah.

Hal ini dinilai sangat krusial mengingat Kabupaten Badung merupakan destinasi pariwisata bertaraf internasional yang sangat bergantung pada stabilitas keamanan.

“Badung adalah kawasan pariwisata internasional, sehingga keamanan dan kenyamanan adalah harga mati. Kami menitipkan pesan kepada seluruh ormas—baik unsur kepemudaan, keagamaan, maupun profesi—untuk bersama-sama merawat kerukunan antarumat beragama dan antaretnis,” ujarnya.

Selain masalah kerukunan, Lanang Umbara juga mengajak seluruh elemen ormas untuk pasang badan dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemkab Badung yang telah memiliki regulasi pencegahan dan pemberantasan narkotika.

“Struktur ormas hingga ke tingkat anggota dan keluarga harus digerakkan menjadi benteng terdepan dalam mencegah penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Ketika ormas sudah tertib dan berkontribusi aktif, pemerintah tentu wajib hadir memberikan fasilitasi dan pemberdayaan demi kemajuan masyarakat Badung,” pungkasnya.

Kegiatan Temu Komunikasi Ormas ini dihadiri oleh puluhan perwakilan ormas se-Kabupaten Badung, mulai dari kalangan purnawirawan (Purna Wirawan Angkatan Darat), organisasi keagamaan (Hindu, Islam, Kristen, dan lainnya), persatuan bidan, unsur kepemudaan, hingga berbagai organisasi profesi kemasyarakatan.

***

Pewarta: Wira Natagumi

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026