22/01/2026

Dewasa Ayu Kamis, 22 Januari 2026, Baik untuk Membuat Awig-awig

jadwal rahinan selama januari 2025

kalender Bali tahun 2025/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Masyarakat Bali terus merawat tradisi perhitungan waktu yang dikenal dengan Ala Ayuning Dewasa. Pada tanggal 22 Februari 2026, semesta menawarkan konfigurasi energi yang unik. Berdasarkan penanggalan tradisional, hari ini didominasi oleh energi Amerta, sebuah momentum yang melambangkan kemurnian dan keberlanjutan hidup.

Energi Spiritual dan Penyucian Diri

Bagi mereka yang fokus pada pertumbuhan spiritual, kehadiran Amerta Danta menjadikan hari ini waktu yang sangat ideal untuk melakukan meditasi, yoga, maupun penyucian diri. Praktik spiritual yang dilakukan hari ini dipercaya memberikan ketenangan batin yang lebih dalam.

Sejalan dengan itu, Amerta Dewa dan Dewa Ngelayang turut memayungi hari ini sebagai waktu terbaik untuk melaksanakan Dewa Yadnya. Masyarakat yang berencana membangun tempat ibadah atau lumbung akan menemukan momentum keberkahan saat memulai pembangunan sekarang.

Peluang Bisnis dan Pertanian

Bagi para pelaku usaha dan petani, hari ini membawa kabar baik. Keberadaan Amerta Gati, Ayu Nulus, dan Upadana Amerta menciptakan sinergi positif untuk memulai bisnis baru atau mulai berjualan. Sektor agraria juga mendapat pengaruh baik; ini adalah saat yang tepat untuk membuka lahan pertanian baru (Pepedan) atau menanam tanaman beruas melalui pengaruh Rekatadala Ayudana.

Aturan Sosial dan Kepemimpinan

Dalam ranah sosial dan hukum, Dauh Ayu memberikan jalan terang bagi penyusunan aturan atau undang-undang (awig-awig). Sementara itu, Semut Sedulur mendorong kuatnya semangat gotong royong dan pembentukan perkumpulan. Jika Anda berencana memulai kampanye atau aksi sosial, hari ini adalah pilihan tepat untuk menggalang solidaritas massa.

Pantangan yang Perlu Diperhatikan

Meski sarat dengan energi positif, terdapat beberapa batasan yang harus diperhatikan demi menjaga keseimbangan. Berdasarkan pengaruh Salah Wadi dan Carik Walangati, masyarakat disarankan untuk menghindari pelaksanaan upacara Manusa Yadnya (seperti pernikahan atau potong rambut) serta Pitra Yadnya (penguburan atau ngaben).

Selain itu, hindari membicarakan hal-hal yang bersifat rahasia karena adanya pengaruh Kala Beser. Pembangunan bendungan serta pembuatan peralatan dari besi juga sebaiknya ditunda untuk mencari waktu yang lebih selaras.

Ringkasan Karakter Hari:

  • Pararasan: Laku Bintang (Melambangkan kemandirian dan ketenangan).
  • Pancasuda: Lebu Katiup Angin (Dinamis, memerlukan fokus agar rencana tidak goyah).
  • Ekajalaresi: Kinasihan Amerta (Dicintai oleh energi kehidupan).
  • Pratiti: Jati (Melambangkan kelahiran atau perwujudan yang nyata).

Memahami Ala Ayuning Dewasa adalah bentuk penghormatan terhadap irama alam. Dengan menyelaraskan aktivitas harian dengan kearifan lokal ini, diharapkan setiap langkah yang diambil mendatangkan manfaat maksimal dan keharmonisan bagi diri sendiri maupun lingkungan.

***

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE