22/01/2026

PDGI Denpasar Prioritaskan Pemerataan Spesialis dan Perkuat Penegakan Kode Etik

PDGI Denpasar Prioritaskan Pemerataan Spesialis dan Perkuat Penegakan Kode Etik

PDGI Denpasar Prioritaskan Pemerataan Spesialis dan Perkuat Penegakan Kode Etik/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Denpasar menegaskan komitmen untuk mempercepat pemerataan dokter gigi spesialis serta memperkuat pemahaman kode etik di kalangan anggotanya. Fokus ini disampaikan Ketua PDGI Cabang Denpasar periode 2025–2030, drg. Raziv Ganesha, Sp.PM, usai pelantikan pengurus baru.

drg. Raziv mengungkapkan bahwa PDGI Denpasar terus mendorong peningkatan kompetensi melalui pelatihan berkelanjutan guna menjawab tantangan profesi yang semakin kompleks. Meski Denpasar menjadi pusat konsentrasi tenaga dokter gigi di Bali, distribusi dokter gigi spesialis di level kecamatan dinilai masih belum merata.

“Untuk dokter spesialis di Denpasar sudah lengkap, tetapi belum merata di keempat kecamatan,” ujarnya. Beberapa wilayah bahkan masih kekurangan jenis spesialis tertentu.

Sebagai strategi pemenuhan kebutuhan, PDGI Denpasar bekerja sama dengan PDGI dan Ikatan Dokter Gigi Spesialis untuk memprioritaskan anggota di Bali melanjutkan pendidikan spesialis, sehingga ketika kembali, mereka dapat menutup kekurangan tenaga spesialis di seluruh daerah.

Distribusi bantuan tenaga spesialis juga dilakukan dengan mengirim dokter gigi spesialis dari Denpasar ke sejumlah kabupaten, seperti Bangli, Singaraja, Klungkung, Karangasem, Gianyar, Negara, dan Tabanan melalui kerja sama lintas cabang.

Penguatan Etika dan Pembinaan Pelanggaran

Terkait penguatan etika profesi, drg. Raziv mengakui masih ada anggota yang belum memahami keseluruhan kode etik. PDGI Denpasar mempertegas pembinaan melalui edukasi berkelanjutan dalam setiap kegiatan organisasi. Bagi anggota yang melakukan pelanggaran tanpa unsur kesengajaan, PDGI menerapkan mekanisme pembinaan berupa pemanggilan, klarifikasi, hingga pemberian teguran untuk mencegah pengulangan kasus serupa.

Sikapi Isu Tukang Gigi

Menanggapi isu praktik tukang gigi yang kerap menjadi sorotan nasional, drg. Raziv menegaskan adanya perbedaan jelas antara tukang gigi dan dokter gigi. PDGI Denpasar telah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Denpasar untuk membina para tukang gigi terkait batasan kewenangan mereka.

“Kami tetap membutuhkan peran tukang gigi untuk pembuatan protesa, namun mereka harus bekerja sesuai batasannya,” tegas drg. Raziv.

Dengan langkah-langkah ini, PDGI Denpasar menargetkan pelayanan kesehatan gigi yang lebih merata, berkualitas, dan berlandaskan etika di seluruh Bali.

***

Tags:

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE