Penghasilan Pasif Rp2,6 Miliar Sebulan dengan Kerja 3 Hari Saja

Cara Hidup Hemat untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Cerdas Kelola Uang/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Seorang pengusaha asal Amerika Serikat berhasil meraup pendapatan pasif sebesar US$160.000 atau setara Rp2,6 miliar setiap bulan. Dia adalah Graham Cochrane, yang dikenal sebagai pendiri kursus online yang mengajarkan cara menghasilkan uang dari passion. Dengan pendekatan cerdas, Cochrane mengelola bisnisnya hanya tiga hari dalam seminggu, namun tetap menghasilkan pendapatan pasif yang fantastis.
Sumber Penghasilan Pasif Cochrane
Cochrane memperoleh pendapatannya dari kursus online, program pembinaan, dan komisi afiliasi. Sekitar 2.800 orang menggunakan produk digitalnya, yang menjadi tulang punggung bisnisnya. Pendapatan pasif ini tidak tercipta dalam semalam, melainkan melalui sistem dan rutinitas yang dibangun dengan cerdas.
Rutinitas Harian yang Santai
Kehidupan Cochrane mencerminkan keseimbangan antara produktivitas dan waktu pribadi. Ia memulai hari pada pukul 05.00 pagi untuk menikmati waktu sendiri. Sambil menyeruput kopi, ia membaca kitab suci, berdoa, dan menulis jurnal. Setelah itu, ia menyiapkan sarapan bersama istri dan anak-anaknya.
Pukul 07.30, Cochrane mengantar anak-anak ke sekolah. Setelahnya, ia kembali ke kantor di rumah atau menyempatkan diri untuk berolahraga ringan jika mood sedang baik. Rutinitas ini menunjukkan bagaimana ia menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Kerja Efisien di Awal Pekan
Cochrane hanya bekerja pada hari Senin hingga Rabu. Pada hari Senin, ia fokus membuat konten untuk YouTube dan podcast, yang menjadi pintu masuk bagi calon pelanggan. Konten gratis ini mengarahkan audiens ke buletin emailnya, yang mempromosikan kursus online premium. Sistem email otomatis yang ia rancang memungkinkan bisnisnya berjalan tanpa banyak campur tangan.
Proses perekaman video dan podcast hanya memakan waktu sekitar dua jam, dengan bantuan editor untuk mengunggah konten. Sisa waktu di hari Senin digunakan untuk menjawab email atau memberikan saran kepada komunitas Six-Figure Community.
Pada hari Rabu, ia berinteraksi dengan komunitasnya dan mengadakan sesi pelatihan langsung selama 90 menit untuk siswa program bisnis lanjutan. Sekali sebulan, ia juga memproduksi konten eksklusif untuk anggota komunitas berbayar.
“Saya tidak suka budaya kerja yang terlalu sibuk. Itu tidak sehat atau bijaksana,” ujar Cochrane, seperti dikutip dari CNBC Make It. “Dengan sistem bisnis yang otomatis, Anda tidak perlu terus-menerus bekerja keras untuk memelihara bisnis.”
Prioritas pada Keluarga
Bagi Cochrane, keluarga adalah nomor satu. Setiap hari Jumat, ia meluangkan waktu untuk kencan dengan istrinya. Mereka berolahraga, makan siang bersama, atau mengunjungi konselor pernikahan untuk memperkuat komunikasi. “Tidak ada pernikahan yang sempurna, tapi kami terus berusaha,” katanya.
Kedermawanan sebagai Nilai Hidup
Setiap hari Minggu, Cochrane dan keluarganya menghadiri gereja dan kerap menjadi relawan untuk organisasi lokal yang membantu tunawisma. Ia percaya bahwa penghasilannya dimaksudkan untuk berbagi kebaikan. Saat ini, ia menyumbangkan 30% dari pendapatannya untuk amal dan gereja, dengan target meningkat hingga 50% di masa depan.
“Saya membangun bisnis ini agar bisa memberikan dampak positif bagi dunia,” ungkapnya. Dengan pendekatan ini, Cochrane membuktikan bahwa penghasilan pasif tidak hanya tentang uang, tetapi juga tentang menciptakan kehidupan yang bermakna.
***

