03/11/2026

Rekomendasi Tempat Wisata Bali yang Tidak Terlalu Padat

travel01

DENPASAR, BALIKONTEN.COM –

Bali selama ini identik dengan destinasi wisata populer yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Pantai Kuta, Tanah Lot, Bedugul, hingga Garuda Wisnu Kencana kerap menjadi tujuan utama saat liburan. Namun di balik keramaian tersebut, Bali masih menyimpan banyak tempat wisata yang belum terlalu padat pengunjung dan menawarkan keindahan alam yang tak kalah memukau.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi Bali yang lebih tenang, asri, dan jauh dari hiruk-pikuk keramaian, beberapa destinasi berikut bisa menjadi pilihan menarik untuk dijelajahi.

Desa Temukus, Karangasem

Desa Temukus di Kabupaten Karangasem menawarkan panorama alam yang menenangkan dengan hamparan bunga kasna dan bunga marigold yang tertata indah. Pemandangan bunga putih yang luas berpadu dengan latar langit biru dan pepohonan hijau menciptakan suasana yang sangat cocok untuk relaksasi maupun fotografi.

Di kawasan ini juga terdapat Taman Gemitir, tempat warga menanam bunga marigold yang berwarna cerah. Meski belum terlalu ramai wisatawan, Desa Temukus memiliki daya tarik visual yang kuat dan cocok bagi pencinta wisata alam yang ingin suasana lebih sepi dan autentik.

Pantai Atuh, Nusa Penida

Pantai Atuh terletak di bagian tenggara Pulau Nusa Penida dan dikenal sebagai salah satu pantai tersembunyi dengan panorama yang menawan. Pantai ini diapit oleh tebing tinggi sehingga terasa lebih privat dibandingkan pantai-pantai populer lainnya di Bali.

Pasir putih yang bersih dan air laut berwarna biru jernih menjadi daya tarik utama Pantai Atuh. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi hari, terutama saat matahari terbit, karena posisi pantai yang menghadap ke arah timur menyajikan pemandangan sunrise yang indah dan suasana yang masih sangat tenang.

Air Terjun Leke-Leke, Tabanan

Berada di Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti, Air Terjun Leke-Leke merupakan destinasi wisata alam yang cocok bagi pencinta ketenangan. Lokasinya yang tersembunyi di tengah hutan membuat suasana di sekitar air terjun terasa sejuk, rindang, dan jauh dari kebisingan.

Suara gemericik air yang jatuh di antara bebatuan memberikan efek menenangkan, cocok untuk melepas penat. Akses menuju lokasi relatif mudah dan dapat ditempuh sekitar satu jam perjalanan dari kawasan Denpasar atau Kuta.

Air Terjun Lemukih, Buleleng

Air Terjun Lemukih yang terletak di Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Buleleng, menawarkan keunikan berupa tiga aliran air terjun dalam satu kawasan. Air terjun ini masih tergolong sepi pengunjung, sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati alam tanpa keramaian.

Selain menikmati pemandangan air terjun, pengunjung juga dapat berenang di kolam alami yang terbentuk dari aliran airnya. Akses menuju lokasi cukup mudah dan warga setempat ramah dalam memberikan petunjuk arah.

Pura Ulun Danu Beratan, Bedugul

Meski cukup dikenal, Pura Ulun Danu Beratan masih menawarkan suasana yang relatif nyaman, terutama jika dikunjungi di luar jam padat. Pura ini terletak di tepi Danau Beratan dan memiliki keunikan karena sering terlihat seolah mengapung di atas air.

Selain sebagai tempat wisata, Pura Ulun Danu juga merupakan tempat suci untuk pemujaan Dewi Danu. Keindahan danau, udara sejuk pegunungan, serta nilai sejarah yang kuat menjadikan tempat ini cocok bagi wisatawan yang mencari ketenangan sekaligus pengalaman budaya.

Green Canyon Beji Guwang, Gianyar

Green Canyon Beji Guwang yang terletak di kawasan Sukawati, Gianyar, merupakan destinasi wisata alam tersembunyi dengan lanskap tebing batu yang unik. Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung harus melakukan trekking menyusuri sungai dan celah tebing, sehingga jumlah wisatawan yang datang relatif terbatas.

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah siang hari ketika sinar matahari masuk ke celah tebing dan menciptakan pantulan cahaya yang indah. Meski membutuhkan tenaga ekstra, keindahan alam yang ditawarkan sebanding dengan usaha yang dilakukan.

Pantai Melasti, Ungasan

Pantai Melasti di Desa Ungasan, Bali Selatan, menawarkan pemandangan pantai yang dikelilingi tebing kapur menjulang. Pantai ini masih tergolong belum terlalu padat pengunjung dibandingkan pantai populer lainnya.

Keunikan Pantai Melasti terletak pada rongga batu yang membentuk kolam alami dengan air berwarna hijau jernih saat air laut surut. Selain menjadi destinasi wisata, pantai ini juga kerap digunakan untuk kegiatan keagamaan oleh masyarakat setempat.

Menjelajahi Bali tidak selalu harus mengunjungi destinasi wisata yang ramai dan mainstream. Dengan mengeksplorasi tempat-tempat yang belum terlalu padat pengunjung, wisatawan dapat menikmati keindahan alam Bali dengan suasana yang lebih tenang dan nyaman. Destinasi-destinasi ini cocok bagi siapa pun yang ingin melihat sisi lain Bali yang lebih alami, damai, dan tetap memukau.

***

Pewarta: Redaksi

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026