22/01/2026

Sukra Wage di Wuku Kuningan: Watak, Jodoh, Karir, dan Kesehatan Menurut Primbon Jawa

bayi kelahiran soma pon memiliki karakter yang kuta

ilustrasi bayi/ katerinakucherenko/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Dalam kalender Jawa, kombinasi weton Jumat Legi yang jatuh pada Wuku Kuningan dikenal sebagai Sukra Wage. Weton ini termasuk salah satu yang cukup istimewa karena memiliki neptu 13 (Jumat = 6 + Wage = 7) dan berada di bawah lintang Lembu Wulung serta pohon Andaka. Banyak orang Jawa mencari tahu ramalan Sukra Wage untuk memahami karakter bawaan, kecocokan pasangan, potensi karir, hingga pola kesehatan sepanjang hidup.

Watak dan Karakter Sukra Wage

Orang yang lahir pada weton Sukra Wage umumnya memiliki sifat tegas, berani mengambil keputusan, dan suka berterus terang. Menurut Kitab Primbon Betaljemur Adammakna karya Kanjeng Pangeran Harya Tjakraningrat, pemilik weton ini cenderung berwibawa, suka menolong, namun mudah tersinggung jika harga dirinya tersentuh.

Mereka juga dikenal ambisius, pekerja keras, dan punya jiwa kepemimpinan alami. Sisi positifnya, mereka setia dan bertanggung jawab. Namun, kadang muncul sifat keras kepala dan agak temperamental ketika sedang marah. Dalam kehidupan sehari-hari, Sukra Wage sering menjadi penutup perdebatan karena ucapannya berbobot dan sulit dibantah.

Jodoh dan Kehidupan Percintaan Sukra Wage

Dalam perhitungan primbon, weton Sukra Wage termasuk dalam kelompok Lakuning Lintang (jalan bintang) yang cocok dengan beberapa weton tertentu. Pasangan yang paling harmonis biasanya adalah:

  • Selasa Pon
  • Rabu Wage
  • Kamis Legi
  • Sabtu Pahing
  • Minggu Kliwon

Perhitungan Padu (cocok) dan Pegat (bercerai) menunjukkan bahwa Sukra Wage paling ideal dengan weton yang memiliki neptu 12, 14, 16, atau 18.

Jika menikah dengan weton yang masuk kategori Tinari (bertemu kebahagiaan) atau Padu, rumah tangga cenderung langgeng dan penuh rezeki. Sebaliknya, jika jatuh pada hitungan Jodo atau Pegat, sering muncul konflik kecil yang bisa diatasi dengan saling pengertian.

Banyak sumber primbon menyebutkan bahwa pernikahan Sukra Wage paling bahagia jika dilakukan pada bulan Suro, Mulud, atau Bakda Mulud menurut kalender Jawa.

Karir dan Rezeki Sukra Wage Kuningan

Sukra Wage yang lahir di Wuku Kuningan memiliki lintang Lembu Wulung yang melambangkan kekuatan dan ketabahan. Oleh karena itu, bidang pekerjaan yang paling cocok adalah:

  • Pemerintahan dan birokrasi
  • Militer, polisi, atau aparat keamanan
  • Pengusaha (terutama bidang properti, pertambangan, dan agribisnis)
  • Politik dan organisasi kemasyarakatan
  • Profesi yang membutuhkan keberanian dan wibawa (pengacara, hakim, notaris)

Menurut ramalan Jawa kuno, rezeki Sukra Wage biasanya datang di usia 24–30 tahun (puncak pertama) dan 36–42 tahun (puncak kedua). Mereka jarang kekurangan uang karena pandai mengelola keuangan, meskipun kadang suka menghamburkan untuk orang-orang terdekat.

Khasnya, Sukra Wage Wuku Kuningan sering mendapat “rezeki nomplok” di hari Jumat Wage atau saat bulan Suro tiba.

Kesehatan dan Hari Naas Sukra Wage

Dari sisi kesehatan, weton ini rawan terhadap penyakit yang berhubungan dengan darah (tekanan darah tinggi, stroke ringan) dan sistem pencernaan (maag kronis, liver). Oleh karena itu, disarankan untuk menjaga pola makan dan rutin berolahraga.

Hari naas (dino alang) jatuh pada Jumat Wage setiap 35 hari sekali. Pada hari itu, sebaiknya menghindari perjalanan jauh, memulai usaha baru, atau mengambil keputusan besar. Bulan naas biasanya jatuh pada bulan Selo dan Sada penanggalan Jawa.

Namun, karena berada di Wuku Kuningan yang dianggap suci, banyak orang Sukra Wage yang melakukan ritual malam satu Suro atau ruwatan di Pura Agung Besakih (khususnya yang berdarah Bali-Jawa-Bali) untuk menetralkan energi negatif.

Sukra Wage memang weton yang kuat karakternya. Dengan memahami watak, memilih jodoh yang tepat, serta menjalani karir sesuai bakat, pemilik weton ini bisa mencapai kehidupan yang harmonis dan penuh berkah.

***

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE