03/11/2026

Tak Hanya untuk Liburan, 5 Tempat ini Juga Menjadi Pusat Edukasi

Jogja dikenal dengan kota yang dijuluki “Never Ending Asia” karena pesonanya yang tak pernah pudar. Kota ini memadukan warisan budaya yang kaya dengan keindahan alam yang memukau, menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi setiap pengunjung. Dari Candi Borobudur yang megah hingga jalanan penuh kehidupan di Malioboro, setiap sudut Jogja menyimpan cerita dan keunikan tersendiri. Selain itu, Jogja juga memiliki keindahan alam yang tidak kalah menariknya. Jogja dikenal sebagai kota yang ramah di kantong, karena dengan biaya yang relatif terjangkau. Tentunya, Jogja banyak sekali terdapat spot-spot foto yang estetik, sehingga cocok untuk kamu suka mempunyai hobi berfoto. Nah, buat kamu yang sedang merencanakan liburan ke Jogja, simak lima destinasi wisata wajib yang bakal bikin perjalananmu makin berkesan! 1. Candi Borobudur – Saksi Bisu Kejayaan Masa Lalu Siapa sih yang tidak kenaal dengan Candi Borobudur Candi yang megah dan penuh makna, itulah kesan pertama yang muncul saat melihat Candi Borobudur. Candi Buddha terbesar di dunia ini bukan sekadar bangunan tua, melainkan mahakarya arsitektur yang memukau. Setiap tingkatan reliefnya bercerita tentang kehidupan dan ajaran Buddha. Saat matahari terbit, pemandangan dari puncak candi terasa seperti mimpi berada di awan tipis yang menyapu langit semburat jingga, dan kabut pagi menyelimuti pepohonan di sekitarnya. Tak heran jika UNESCO menetapkannya sebagai warisan dunia yang wajib dilindungi. 2. Malioboro – Jantungnya Kehidupan Jogja Kalau mau merasakan denyut nadi Jogja, Malioboro adalah tempatnya. Siang hari, deretan toko batik dan kerajinan tangan ramai dikunjungi wisatawan. Malam harinya, jalan ini berubah menjadi surga kuliner dengan puluhan angkringan lesehan yang menawarkan nasi kucing (nasi yang dibungkus oleh daun pisang dengan porsi kecil), sate, dan wedang jahe hangat. Kalau kamu ingin belanja oleh-oleh khas Jogja, jangan lupa untuk menawar saat belanja oleh-oleh seni. 3. Pantai Parangtritis – Ombak dan Mistis yang Menyatu Ada yang bilang, belum ke Jogja kalau belum merasakan debur ombak Pantai Parangtritis. Pantai selatan ini terkenal dengan gulungan ombak besarnya dan legenda Nyi Roro Kidul yang melekat. Saat senja tiba, langit berubah menjadi kanvas warna jingga keemasan, menciptakan pemandangan yang sempurna untuk berfoto atau sekadar duduk santai menikmati angin pantai. 4. Gunung Merapi – Kekuatan Alam yang Memukau Gunung Merapi bukan cuma gunung biasa, gunung ini merupakan simbol kekuatan alam yang luar biasa. Meski menyimpan potensi bahaya, Merapi justru menawarkan petualangan seru bagi para pengunjung. Jeep tour menyusuri bekas aliran lahar atau trekking ke puncak bukit menjadi aktivitas favorit. Dari ketinggian, kamu bisa melihat pemandangan Kota Jogja yang luas, dengan Merapi gagah di belakangnya. 5. Taman Sari – Keindahan yang Tersembunyi Pernah membayangkan bagaimana kehidupan kerajaan Jawa di masa lalu Taman Sari, istana air peninggalan Keraton Yogyakarta, akan membawamu ke dalam suasana itu. Dengan kolam pemandian yang dulunya jadi tempat para putri kerajaan, lorong-lorong bawah tanah yang misterius, dan arsitektur Jawa yang memesona dengan detail ukiran yang menawan, tempat ini terasa seperti melangkah ke dunia dongeng. Setiap sudut Taman Sari begitu fotogenik, menjadikannya surga bagi para pencinta foto estetik yang ingin mempercantik feed Instagram mereka. Jogja memang tidak pernah mengecewakan, tempat ini adalah tempat favorite semua orang karena pesonanya sulit untuk dilupakan. Kalau kamu berlibur di Jogja sudah dipastikan tidak akan menyesal. Jadi, tunggu apa lagi Segera siapkan itinerary mu, ajak teman atau keluarga, dan rasakan sendiri pesona Wisata Jogja yang tiada duanya!

ilustrasi destinasi wisata di Jogjakarta/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Bali selalu punya cara untuk memikat hati wisatawan. Di balik hiruk-pikuk pantai populer, Pulau Dewata menyimpan harta karun berupa desa wisata yang masih memegang teguh warisan leluhur.

Destinasi ini menjadi ruang belajar yang sempurna bagi anak-anak untuk mengenal kekayaan budaya Indonesia secara langsung.

Berikut adalah lima rekomendasi desa wisata di Bali yang menawarkan pengalaman liburan autentik dan sarat akan nilai edukasi.

1. Ubud: Jantung Kesenian dan Budaya Bali

Ubud sudah lama menyandang predikat sebagai pusat kreativitas di Bali. Kabupaten Gianyar patut bangga karena wilayah ini diakui dunia melalui penghargaan dari Condé Nast Traveller sebagai salah satu desa wisata terbaik global. Di sini, keluarga bisa menyaksikan pertunjukan tari Legong yang gemulai atau Barong yang penuh semangat.

Anak-anak dapat berinteraksi langsung dengan seniman lokal. Mulai dari belajar membatik di Pasar Seni Sukawati hingga melihat detail proses pemahatan kayu di Desa Mas. Suasana hijau persawahan dan udara yang relatif lebih sejuk dibandingkan pesisir membuat Ubud menjadi tempat yang nyaman untuk tinggal lebih lama.

  • Lokasi: Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.
  • Jam Operasional: 09.00 – 17.00 WITA.

2. Tenganan: Menjaga Kemurnian Tradisi Bali Aga

Jika ingin melihat wajah Bali yang paling asli, Desa Tenganan di Karangasem adalah tujuannya. Sebagai desa Bali Aga (penduduk asli Bali), masyarakat setempat menjalankan kehidupan berdasarkan aturan adat yang ketat. Rumah-rumah beratap alang-alang berdiri kokoh, mencerminkan keteguhan mereka menjaga warisan masa lalu.

Satu hal yang paling ikonik dari Tenganan adalah kain tenun gringsing. Kain ini dibuat menggunakan pewarna alami dan teknik khusus yang membutuhkan waktu lama. Selain itu, sistem ekonomi barter yang unik menjadi pengetahuan baru yang menarik bagi wisatawan. Pastikan datang saat upacara Mekare-Kare untuk melihat tradisi perang pandan yang spektakuler.

  • Lokasi: Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.
  • Jam Operasional: 07.00 – 18.00 WITA.

3. Batubulan: Panggung Para Pematung dan Penari

Desa Batubulan merupakan surga bagi para pencinta seni pahat. Sepanjang jalan desa, deretan patung batu paras putih menyambut setiap pengunjung. Desa ini adalah tempat terbaik bagi anak-anak untuk menonton drama tari Kecak dan Barong di panggung terbuka setiap pagi.

Melihat langsung tangan terampil warga memahat bongkahan batu menjadi karya seni yang indah memberikan inspirasi tersendiri. Karakter desa yang asri dengan ornamen seni di setiap sudutnya membuat Batubulan sangat cocok bagi para pencinta fotografi yang mencari latar belakang estetik.

  • Lokasi: Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
  • Jam Operasional: 08.00 – 18.00 WITA.

4. Penglipuran: Desa Terbersih yang Memikat Mata

Desa Penglipuran menawarkan kedamaian lewat tata ruang yang sangat rapi. Desa di kaki Gunung Batur ini sering mendapat predikat sebagai salah satu desa terbersih di dunia. Struktur bangunan rumah warga terlihat seragam dengan pintu gerbang khas Bali (angkul-angkul) yang tertata simetris.

Anak-anak akan merasa aman berlarian di jalanan desa yang bebas kendaraan bermotor. Selain menikmati udara sejuk di ketinggian 700 meter di atas permukaan laut, wisatawan bisa belajar membuat canang sari (sesaji harian) atau sekadar bersepeda menikmati keasrian hutan bambu yang mengelilingi desa.

  • Lokasi: Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli.
  • Jam Operasional: 08.00 – 17.00 WITA.

5. Trunyan: Keajaiban di Tepi Danau Batur

Bagi keluarga yang menyukai sejarah dan keunikan budaya, Desa Trunyan menyuguhkan pengalaman yang tidak ada duanya. Berlokasi di tepi Danau Batur, desa tertua di Bali ini memiliki tradisi pemakaman yang sangat spesifik. Jenazah warga yang meninggal tidak dibakar (Ngaben) atau dikubur, melainkan diletakkan begitu saja di bawah pohon Menyan.

Ajaibnya, tidak ada aroma tak sedap yang tercium karena wangi pohon Menyan mampu menetralisir udara. Berkunjung ke Trunyan mengajarkan kita tentang keragaman cara manusia menghormati leluhur. Pemandangan Danau Batur yang megah menjadi bonus tambahan saat menyeberang menuju desa ini menggunakan perahu.

  • Jam Operasional: 08.00 – 16.00 WITA.
  • Lokasi: Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
  • Estimasi Biaya: Sekitar Rp 160.000 (biaya perahu/lokal).

Itulah informasi tentang tempat wisata edukasi di Bali yang wajib dikunjungi.

***

Pewarta: Redaksi

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026