03/11/2026

Ala Ayuning Dewasa 13 April 2026, Baik untuk Membangun Perumahan

daftar rainan bulan ini berdasarkan kalender bali

ilustrasi gambar kalender Bali 2024/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Perhitungan kearifan lokal dalam menentukan hari baik atau dewasa ayu tetap menjadi rujukan penting bagi masyarakat dalam memulai berbagai aktivitas. Pada Senin, 13 April 2026, jagat penanggalan Bali menunjukkan perpaduan energi yang sangat spesifik. Hari ini membawa kabar baik bagi para pelaku usaha, namun di sisi lain memberikan peringatan tegas untuk pelaksanaan upacara adat tertentu.

Peluang Besar dalam Sektor Ekonomi dan Pembangunan

Energi Amertayoga mendominasi hari ini, memberikan restu bagi Anda yang ingin membuka keran rezeki baru. Bagi individu yang berencana membangun bangunan fisik, mencari nafkah, atau meresmikan sebuah perusahaan, momentum ini tergolong sangat ideal. Restu alam dipercaya mengalir kuat untuk mendukung fondasi awal sebuah bisnis agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Sejalan dengan semangat pembangunan tersebut, kehadiran Kala Graha memperkuat posisi hari ini sebagai waktu yang tepat untuk memulai proyek perumahan. Bagi pengembang maupun keluarga yang ingin mendirikan tempat tinggal, frekuensi hari ini mendukung terciptanya harmoni pada bangunan tersebut.

Aturan Pengelolaan Air dan Alam

Dalam urusan infrastruktur air, Banyu Urug memberikan panduan yang kontras. Hari ini sangat disarankan bagi masyarakat yang ingin membangun bendungan guna pengelolaan irigasi atau penampungan air. Namun, masyarakat perlu menunda rencana pembuatan sumur. Secara spiritual, energi air pada hari ini kurang mendukung untuk penggalian sumber air bawah tanah.

Peringatan juga datang dari Kala Sor. Anda sebaiknya menghindari aktivitas yang bersentuhan langsung dengan pengolahan tanah. Pekerjaan seperti membajak sawah, bercocok tanam, hingga pembuatan terowongan sebaiknya dijadwalkan ulang karena energi tanah sedang dalam kondisi yang kurang menguntungkan untuk produktivitas.

Peringatan Penting Terkait Upacara Yadnya dan Sosial

Bagi masyarakat yang merencanakan upacara sakral, perlu diperhatikan bahwa hari ini memiliki hambatan serius dari aspek Salah Wadi. Sangat dilarang untuk melangsungkan ritual Manusa Yadnya seperti pernikahan (wiwaha), upacara potong gigi (mapendes), hingga sekadar memotong rambut.

Hambatan ini juga berlaku untuk prosesi Pitra Yadnya. Ritual penguburan, pengabuan atau ngaben, hingga upacara nyekah dan ngasti sangat tidak dianjurkan. Selain itu, Kala Bregala, Kala Suwung, dan Kala Temah secara kolektif memberikan sinyal negatif bagi pelaksanaan dewasa ayu lainnya, termasuk kegiatan berkunjung atau bertamu ke kerabat.

Kegiatan Spesifik dan Perlindungan

Untuk kebutuhan proteksi dan keamanan, Kala Kutila Manik menghadirkan pengaruh positif. Hari ini sangat baik untuk memasang pagar, membuat ranjau atau rintangan, menciptakan lubang penghalang, hingga menyiapkan alat-alat pertahanan. Selain itu, waktu ini sangat cocok untuk melaksanakan upacara Bhuta Yadnya sebagai bentuk harmonisasi energi alam bawah.

Bagi mereka yang memiliki kegemaran khusus, Sri Tumpuk membawa keberuntungan bagi para pemikat burung. Sementara itu, aspek kesehatan perlu mendapat perhatian melalui peringatan Kala Sudukan. Masyarakat diingatkan untuk tidak memindahkan orang sakit pada hari ini karena adanya unsur perombakan energi yang berisiko memperburuk kondisi pasien.

Struktur Metafisika Hari Ini

Secara teknis penanggalan, hari ini berada di bawah pengaruh:

  • Pararasan: Aras Kembang (menunjukkan pesona dan daya tarik).
  • Pancasuda: Satria Wirang (menggambarkan sosok yang tahan uji meski menghadapi rintangan).
  • Ekajalaresi: Buat Suka (menandakan potensi kebahagiaan).
  • Pratiti: Separsa.

Melalui pemahaman atas Ala Ayuning Dewasa ini, masyarakat diharapkan dapat menyelaraskan rencana mereka dengan ritme alam demi mencapai hasil yang maksimal dan menghindari hambatan yang tidak diinginkan.

Ala Ayuning Dewasa, 13 April 2026

  • Amertayoga. Baik untuk membangun, mencari pengupa jiwa (nafkah), dan memulai suatu usaha/perusahaan.
  • Banyu Urug. Baik untuk membuat bendungan. Tidak baik untuk membuat sumur.
  • Kala Bregala. Tidak baik dipakai dewasa ayu.
  • Kala Graha. Baik untuk membangun perumahan.
  • Kala Kutila Manik. Baik untuk membuat ranjau, pagar, rintangan, lubang penghalang maupun pemisah, alat perangkap, upacara Bhuta Yadnya.
  • Kala Sor. Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan.
  • Kala Sudukan. Tidak baik untuk memindahkan orang sakit, menunjukkan unsur perombakan.
  • Kala Suwung. Tidak baik untuk dewasa ayu, berkunjung.
  • Kala Temah. Tidak baik untuk dewasa ayu.
  • Salah Wadi. Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll.
  • Sri Tumpuk. Baik untuk memcari burung (mepikat).
  • Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Satria Wirang, Ekajalaresi: Buat Suka, Pratiti: Separsa.

***

Pewarta: Redaksi

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026