ARW dan OJK “Blusukan” ke Jembrana, Edukasi Warga Soal Invesasi Hingga Berbagi Beras

 ARW dan OJK “Blusukan” ke Jembrana, Edukasi Warga Soal Invesasi Hingga Berbagi Beras

Anggota DPR RI Komisi XI I Gusti Agung Rai Wirajaya, kembali turun menyapa masyarakat Bali, khususnya masyarakat di Kabupaten Jembrana pada Kamis, 14 April 2022.

Jembrana, Balikonten.com – Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Bali I Gusti Agung Rai Wirajaya (ARW) bersama mitra kerjanya, Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Bali “blusukan” ke sejumlah kecamatan di Kabupaten Jembrana, Kamis 14 April 2022.

Turut hadir Bupati I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, dari OJK dihadiri oleh deputi direktur I Nyoman Hermanto Dermawan, Pramuka Kwarda Bali dan Kwarcab Jembrana serta dari BPD Bali.

Dalam kegiatan itu ARW dan OJK menggelar vaksinasi booster di lima kecamatan, salah satuny berlokasi di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara. Rombongan juga mengunjungi panti asuhan binaan OJK yaitu Panti Asuhan Arta Kumara untuk menyerahkan beras.

 

Kegiatan ARW yang melakukan kunjungan ke lima kabupaten di Jembrana turut dihadiri Bupati Tamba dan wakilnya.

Secara simbolis bantuan itu diterima oleh pengelola panti asuhan yakni I Putu Mastra. ARW bersama OJK juga berkesempatan memberikan sosialisasi dan edukasi waspada investasi dan pinjaman online bagi masyarakat di Banjar Pangkung Lubang, Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.

ARW menyebut edukasi tentang investasi dan pinjaman online sangat penting, mengingat akhir-akhir ini marak muncul aplikasi pinjaman online maupun investasi dana sehing dapat meresahkan masyarakat.

“Masyarakat kami harap berhati hati kalau ada yang menawarkan pinjaman online maupun investasi dana, agar sebelum memutuskan hendaknya di cek dulu apakah aplikasi atau lembaga investasi tsb sudah terdaftar atau tidak di OJK,” ujarnya.

Edukasi itu dilakukan langsung oleh pihak OJK yang diwakili oleh deputi direktur I Nyoman Hermanto Dermawan. Melalui edukasi ini ARW berharap masyarakat semakin cerdas dalam berinvestasi, sehingga tak lagi ada masyarakat Bali yang tertipu investasi bodong. (red)

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE