Dewasa Ayu Manusa Yadnya Sepanjang Maret 2026
ilustrasi Kaleder Bali/ Balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Umat Hindu di Bali sangat mementingkan pemilihan hari baik atau dewasa ayu sebelum menyelenggarakan upacara adat. Untuk periode Maret 2026, kalender Bali menunjukkan beberapa tanggal krusial yang dinilai ideal untuk pelaksanaan upacara Manusa Yadnya, seperti mapandes (potong gigi), pawiwahan (pernikahan), hingga upacara bayi lahir.
Ketepatan memilih waktu berdasarkan perhitungan wariga dipercaya memberikan kelancaran prosesi dan berkah bagi sang pelaksana upacara.
Daftar Hari Baik Manusa Yadnya Maret 2026
Berdasarkan perhitungan kalender tradisional, berikut adalah rincian tanggal yang dapat dijadikan acuan utama:
- Minggu, 1 Maret 2026 (Redite Ugu) Awal bulan dibuka dengan hari yang baik pada wuku Ugu. Tanggal ini sangat cocok bagi keluarga yang merencanakan upacara di hari libur agar kerabat lebih mudah berkumpul.
- Kamis, 5 Maret 2026 (Wraspati Ugu) Masih dalam naungan wuku Ugu, hari Kamis ini menjadi opsi kedua bagi mereka yang mengejar momentum di pekan pertama Maret.
- Minggu, 8 Maret 2026 (Redite Wayang) Memasuki wuku Wayang, hari Minggu kembali menyediakan celah waktu yang baik untuk melaksanakan rangkaian ritual Manusa Yadnya.
- Jumat, 13 Maret 2026 (Sukra Wayang) Hari Jumat pada wuku Wayang merupakan waktu yang sakral. Penyelenggaraan upacara pada hari ini sering kali dipilih karena memiliki energi yang selaras dengan tujuan pembersihan diri manusia.
- Senin, 15 Maret 2026 (Soma Kulawu) Pindah ke wuku Kulawu, hari Senin ini menawarkan sirkulasi energi yang positif untuk mengawali sebuah fase kehidupan baru dalam tradisi Hindu.
- Rabu, 25 Maret 2026 (Buda Dukut) Menjelang akhir bulan, wuku Dukut memberikan penutup yang baik. Hari Rabu ini menjadi kesempatan terakhir di bulan Maret bagi masyarakat yang ingin menuntaskan kewajiban yadnya kepada sesama manusia.
Pentingnya Ketelitian dalam Memilih Hari
Menggunakan referensi kalender Bali bukan sekadar mengikuti tradisi, melainkan bentuk penghormatan terhadap keseimbangan alam semesta. Setiap tanggal di atas memiliki karakteristik padewasan yang spesifik untuk meminimalisir rintangan saat acara berlangsung.
Bagi Anda yang berencana menggelar acara besar, pastikan untuk kembali berkoordinasi dengan tokoh adat atau sulinggih setempat guna menyesuaikan dewasa ini dengan kondisi khusus keluarga masing-masing.
***
