22/01/2026

5 Pantai Terbaik di Tabanan untuk Menikmati Sunset yang Memukau

3 rekomendasi pantai di tabanan

Ilustrasi sunset di pantai/ Pixabay/ Tabab

TABANAN, BALIKONTEN.COM – Tabanan, kabupaten di Barat Daya Bali, menyimpan garis pantai yang tenang dan alami, jauh dari hiruk-pikuk Kuta atau Seminyak.

Di sini, pantai-pantai dengan pasir hitam vulkanik dan ombak ganas Indian Ocean menjadi latar sempurna untuk menyaksikan matahari terbenam.

Dari spot surfer hingga teluk tersembunyi, lima pantai ini menawarkan pemandangan sunset Tabanan yang tak terlupakan. Setiap lokasi punya cerita sendiri, lengkap dengan akses mudah dan aktivitas santai yang membuat sore hari terasa istimewa.

Balian Beach: Ombak dan Langit Merah yang Menyatu

Bayangkan pasir hitam lembut menyentuh kaki Anda saat angin laut bertiup pelan, dan di depan, lautan lebar membentang hingga ufuk. Balian Beach di pantai barat daya Tabanan ini jadi favorit para peselancar yang juga mencari ketenangan sunset.

Pantai ini dikelilingi tebing hijau rindang, menciptakan frame alami yang membuat bola matahari tampak seperti sedang menyelam ke samudra. Pengunjung sering berkumpul di sore hari, menikmati bagaimana cahaya oranye memantul di gelombang tinggi.

Aktivitas di sini berpusat pada surfing—ombaknya kuat dan konsisten, cocok untuk pemula hingga pro dengan les di Balian Surf School. Setelah lelah berpantai, mampir ke warung Istana untuk hidangan Bali autentik atau pizza panggang kayu. Yoga pagi dengan Nicky Yoga juga jadi pilihan untuk memulai hari sebelum kembali ke spot sunset.

Aksesnya gampang dari jalan utama barat daya, cukup 30 menit dari Denpasar, dan parkir gratis. Datanglah sekitar jam 5 sore untuk posisi terbaik, bawa matras jika ingin duduk lama sambil menyeruput kopi lokal.

Kedungu Beach: Teluk Tersembunyi yang Penuh Kejutan Sore

Pasir hitam halus di Kedungu Beach terasa seperti karpet alami di bawah telapak kaki, terutama saat senja mulai merayap. Pantai ini di sudut barat daya Tabanan menarik perhatian sunset seekers yang ingin suasana tenang, jauh dari keramaian.

Teluknya yang melengkung membuat matahari terlihat lebih dekat, seolah-olah bisa disentuh, sementara ombak pagi yang tenang berubah jadi gelombang lembut di sore hari. Pengunjung lokal dan turis sering berkumpul di sini, berbagi cerita sambil menunggu langit berubah warna.

Surfing tetap jadi andalan, dengan les di Kedungu Surf School yang ramah pemula. Makan malam di The Fat Hog menawarkan hidangan segar, kadang diselingi musik live dari bar pantai terdekat. Jalan kaki sepanjang pantai atau sekadar duduk di bawah pohon kelapa jadi cara sederhana menikmati waktu.

Lokasinya mudah dijangkau dari jalan pantai barat, sekitar 45 menit dari pusat Tabanan, dengan parkir murah. Pilih waktu sore akhir pekan untuk nuansa komunal yang hangat, dan jangan lupa tabir surya meski matahari sudah condong.

Yeh Gangga Beach: Pantai Nelayan yang Bangkit dengan Cahaya Senja

Dulu hanya spot nelayan sederhana, kini Yeh Gangga Beach di barat daya Tabanan berubah jadi destinasi yang hidup dengan kafe-kafe kecil dan ombak kuat yang mengundang petualang. Sunset di sini seperti lukisan hidup—matahari menyusuri cakrawala, mewarnai air biru kehijauan dengan semburat emas. Pantai panjangnya memungkinkan jalan santai, di mana angin membawa aroma garam dan ikan segar, membuat momen terasa begitu nyata.

Coba naik motor menyusuri garis pantai atau berjalan kaki sambil memetik kelapa muda dari pedagang lokal. Ombaknya cocok untuk body surfing bagi yang berani, meski berenang butuh kehati-hatian. Kafer-kafe baru menawarkan kopi dan camilan ringan, ideal untuk duduk santai.

Akses dari jalan utama barat daya memakan waktu 40 menit dari Denpasar, dengan jalan setapak yang mudah dilalui. Tiba pukul 4:30 sore untuk menangkap transisi cahaya, dan bawa kamera untuk abadikan siluet perahu nelayan di ufuk.

Pasut Beach: Hutan Kelapa dan Teluk yang Memeluk Senja

Pasir hitam di Pasut Beach terasa halus seperti sutra, dikelilingi hutan kelapa menjulang yang menari pelan tertiup angin. Pantai ini di Tabanan selatan jadi surga tersembunyi untuk sunset, di mana pohon kelapa miring ikonik jadi bintang foto saat bola api itu perlahan lenyap ke laut. Cahaya emas membalut teluk kecil ini, menciptakan pantulan indah di pasir basah saat air surut, terutama setelah matahari hilang.

Nikmati piknik sederhana di bawah pohon atau naik motor menyusuri pantai—lokal sering melakukannya, menambah nuansa hidup. Foto terbaik ambil dari sudut pohon miring, tangkap lautan, pohon, dan langit sekaligus; atau jelajahi hutan kelapa di kiri pintu masuk untuk vibe tropis murni. Parkir hanya Rp5.000, dan aksesnya 35 menit dari pusat kota via jalan pantai selatan. Datang satu jam sebelum sunset untuk setup, bawa makanan sendiri karena fasilitas minim, dan awasi motor-motor lokal agar aman.

Soka Beach: Batu Karang dan Gelombang yang Dramatis di Akhir Hari

Pasir vulkanik hitam di Soka Beach membentang liar dengan formasi batu acak, menciptakan drama alami saat sunset menyinari semuanya. Terletak di Antap, Selemadeg, Tabanan, pantai ini berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, di mana ombak ganas menghantam karang. Spot terbaik ada di puncak tebing batu dekat Pura Luhur Serijong, mirip Tanah Lot, menawarkan pandangan luas ke ufuk di mana matahari tenggelam seperti api yang padam di air.

Alih-alih berenang—arusnya terlalu kuat—coba main voli pantai atau sepak bola dengan lokal, atau tangkap udang di antara karang. Jelajahi Gua Bulung Daya di tebing timur, rumah ribuan burung yang bernyanyi saat senja.

Tanaman kelapa di barat dan pemandangan Gunung Agung di timur menambah lapisan keindahan. Akses gratis dari Jalan Denpasar-Gilimanuk, hanya 20 menit dari Tabanan, parkir mudah. Kunjungi sore hari, bawa air minum, dan hormati sisa-sisa upacara Hindu seperti sesajen di pasir.

Kelima pantai sunset Tabanan ini membuka sisi Bali yang autentik, dari ombak surfer hingga teluk tenang. Rencanakan perjalanan Anda sekarang, dan biarkan cahaya senja itu jadi kenangan abadi di pulau dewata.

***

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE