03/11/2026

Parade Kesenian Tradisional Denpasar Tetapkan 8 Sekehe Terbaik

Wali Kota Jaya Negara Serahkan Piagam Penghargaan kepada Delapan Sekehe Berpenampilan Terbaik pada Parade Kesenian Tradisional Kota Denpasar Tahun 2026 di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Sabtu (24/10)

Wali Kota Jaya Negara Serahkan Piagam Penghargaan kepada Delapan Sekehe Berpenampilan Terbaik pada Parade Kesenian Tradisional Kota Denpasar Tahun 2026 di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Sabtu (24/10)/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Ajang pamer kreativitas dan tradisi dalam Parade Kesenian Tradisional Kota Denpasar 2026 yang menampilkan Sekehe Gong Kebyar Wanita, Gong Kebyar Anak-Anak, serta Baleganjur resmi mencapai puncaknya di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Sabtu (24/10).

Sebanyak delapan sekehe sukses ditetapkan sebagai penampil terbaik dalam gelaran yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama jajaran DPRD Kota Denpasar.

Delapan sekehe yang meraih predikat penampil terbaik tersebut meliputi: Kategori Gong Kebyar Wanita & Anak-Anak: Sekehe Gong Wanita Dharma Duta Laksana (Br. Kepisah, Pedungan), Sekehe Gong Anak Lila Tri Datu (Kelurahan Pemecutan), Sekehe Gong Anak Sida Gita Karya (Br. Dukuh Mertajati, Sidakarya), serta Sekehe Gong Anak Ganabala (Br. Semaga, Penatih).

Kategori Baleganjur: Sekehe Baleganjur Tegal Jimbar (Desa Adat Panjer), Sekehe Baleganjur Dharma Astuti (Banjar Pande, Sumerta), Sekehe Baleganjur Asti Swetha Swara (Desa Adat Sesetan), serta Sekehe Baleganjur Dwi Tunggal (Br. Menesa, Puseh Pedungan).

Wadah Pembinaan dan Penguatan Generasi Muda

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menegaskan bahwa parade ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkot Denpasar dalam memberdayakan potensi seni budaya perkotaan sejalan dengan visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju.

Ajang ini dirancang sebagai ruang pembinaan dan pelestarian kesenian klasik serta Gong Kebyar sesuai pakemnya.

“Sebagai kota yang heterogen, parade ini menjadi bagian dari pembinaan untuk mempersiapkan para peserta sebagai duta Kota Denpasar dalam berbagai ajang seni ke depannya. Kami bangga melihat anak-anak muda tetap berkreativitas dan tidak kehilangan jati diri,” ujar Jaya Negara.

Ia juga memberikan motivasi bagi peserta yang belum meraih predikat terbaik agar tidak patah semangat, mengingat kegiatan ini akan digelar secara berkelanjutan.

Dukungan Finansial dan Evaluasi Penilaian

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, melalui Kepala Bidang Kesenian, I Wayan Narta, menjelaskan bahwa total peserta tahun ini mencapai 16 sekehe.

Penilaian dilakukan secara ketat berdasarkan unsur teknik (gegedig dan tetekep), ide/gagasan, struktur komposisi (pangawit, pangawak, pangecet), orisinalitas garapan, hingga penampilan ekspresi dan gerak.

Sebagai bentuk komitmen nyata pembinaan, Pemkot Denpasar memberikan uang pembinaan sebesar Rp35 juta bagi setiap sekehe Gong Kebyar (Anak dan Wanita) serta Rp25 juta bagi setiap sekehe Baleganjur yang tampil memeriahkan ajang tersebut.

***

Pewarta: Wira Natagumi

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026