Permudah Akomodir Keluhan Pelanggan, Ombudsman Sebut PLN Mobile Jadi Andalan

 Permudah Akomodir Keluhan Pelanggan, Ombudsman Sebut PLN Mobile Jadi Andalan

Manager Umum PLN UID Bali, Adi Priyono bersama Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab.

 

Denpasar, Balikonten.com – Kehadiran kolom penyampaian keluhan dalam aplikasi PLN Mobile menjadi terobosan terbaru dari PLN untuk menjaga layanan kepada pelanggan tetap prima. Upaya itu juga dipandang sejalan dengan upaya Ombudsman dalam mengakomodir keluhan masyarakat terhadap layanan publik.

“Saat pandemi, keluhan soal kelistrikan mulai turun. Mereka juga telah memanfaatkan aplikasi ini untuk menyampaikan keluhan. Saya kira aplikasi baik dalam meningkatkan pelayanan PLN kepada masyarakat,” ujar Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab, Rabu (23/12) di Denpasar.

Itu dia sampaikan dalam pertemuan antara Ombudsman, PLN UID Bali dan wartawan. Dia menjelaskan, seiring waktu, PLN UID Bali terus meningkatkan pelayanannya secara konsisten. Sebelumnya, pihaknya kerap menerima keluhan soal kenaikan tarif listrik di tengah pandemi Covid-19. Namun telah teratasi dengan baik.

Kepada PLN UID dan penyedia layanan publik negara lainnya, dia mengajak untuk tetap menjaga kinerja layanan publik di tengah pandemi. Meski keluhan masyarakat menurun, dia mengingatkan agar instansi tetap menjaga pelayanan publik tetap prima. “Kinerja jangan sampai menurun,” seru Umar.

Dia menambahkan, jika semua instansi bersatu padu memberikan pelayanan publik secara optimal, maka kepercayaan masyarakat kepada pemerintah pun semakin meningkat. Manager Umum PLN UID Bali, Adi Priyanto, menyambut baik atas penilaian Ombudsman Bali terhadap PLN UID Bali di bawah kepemimpinannya.

Kata dia, PLN Mobile merupakan wujud komitmen dalam melayani pelanggan. Dia turut mengapresiasi Ombudsman dalam menjalankan peran pengawasan dengan baik. Begitu pula media, yang juga melakukan kontrol terhadap kinerja PLN. “Ketiga pihak ini, perannya penting. Kami ucapkan terimakasih,” ujarnya.

Adi yang saat itu juga didampingi Manager Humas, Made Arya menerangkan, dari 1,5 juta pelanggan di Bali, sebanyak 43 ribu telah mendaftar diri dalam aplikasi PLN Mobile. Dia berharap semakin banyak pelanggan yang memanfaatkan layanan tersebut, mulai dari pembayaran hingga penyampaian keluhan. (801)

BACA JUGA:  Kuatkan Peran Sebagai Pilar Demokrasi, Dewan Pers Gelar Workshop Peliputan Pilkada

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE

error: Content is protected !!