Wamenkes Benjamin Paulus Ungkap Tantangan Distribusi Logistik Kesehatan di Tengah Kabut Asap Kalimantan Tengah
Wamenkes Benjamin Paulus Ungkap Tantangan Distribusi Logistik Kesehatan di Tengah Kabut Asap Kalimantan Tengah/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, mengungkapkan tantangan besar yang dihadapi pemerintah dalam mendistribusikan logistik kesehatan ke daerah-daerah terdampak kabut asap dan kebakaran hutan di Kalimantan Tengah.
Hal tersebut disampaikannya di sela-sela acara Ngoerah Fit and Fun Screening yang berlangsung di Amphitheater Living World Denpasar, Jumat, 6 November 2026.
Menurut Benjamin, bantuan medis seperti obat-obatan, masker, obat batuk, hingga oksigen sebenarnya telah disalurkan sejak awal bencana kebakaran hutan dimulai. Namun, luasnya wilayah geografis serta pekatnya kabut asap menjadi hambatan utama dalam proses distribusi hingga sampai ke tingkat desa dan masyarakat terdampak.
“Alatnya ada, tapi belum tentu sampai di masyarakat, karena itu kan butuh kerja sama. Makanya kita Kemenkes itu nggak bisa kerja sendiri, harus dibantu sama Kementerian Dalam Negeri, hingga TNI dan Polri.”
Ia menjelaskan, kendala di lapangan tidak terletak pada ketersediaan logistik, melainkan pada rantai distribusi ke kampung-kampung terpencil di tengah kondisi cuaca yang ekstrem.
Meski demikian, situasi berangsur membaik seiring dengan mulai turunnya hujan di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah. Kondisi ini dinilai turut membantu mengurangi dampak kebakaran dan memperbaiki kualitas udara secara bertahap.
Kemenkes menegaskan komitmennya untuk terus memantau data penanganan kesehatan secara akurat dan transparan, sembari memperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan bantuan medis tepat sasaran di tengah situasi darurat.
***