03/11/2026

Ala Ayuning Dewasa: Rahayu Melaksanakan Upacara dan Aktivitas Pertanian pada 22 April 2026

kalender bali disebut dengan kalender saka dan pergantian tahun kalender saka bali pada sasih kesanga di bulan maret

Ilustrasi gambar kalender Bali oleh team Bali Konten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Masyarakat Hindu di Bali senantiasa merujuk pada sistem penanggalan Ala Ayuning Dewasa untuk menentukan hari baik dalam memulai berbagai aktivitas kehidupan.

Pada tanggal 22 April 2026, terdapat sejumlah petunjuk penting yang mencakup aspek spiritual, sosial, hingga urusan rumah tangga dan pertanian.

Sektor Pertanian dan Lingkungan Hidup

Aktivitas bercocok tanam mendominasi keberuntungan pada hari ini. Berdasarkan elemen Kajeng Rendetan, waktu ini sangat ideal bagi petani atau penghobi kebun untuk menanam tumbuhan yang menghasilkan buah. Sejalan dengan itu, Kala Matampak menunjukkan energi positif bagi segala bentuk kegiatan bercocok tanam secara umum.

Secara spesifik, Kala Empas Turun memberikan restu bagi Anda yang ingin menanam tanaman jenis umbi-umbian. Namun, perlu dicatat bahwa hari ini sebaiknya tidak digunakan untuk membangun fisik bangunan atau memetik buah-buahan yang sudah ada.

Bagi para pengolah lahan, kewaspadaan diperlukan karena adanya Kala Sor. Energi ini memberikan larangan bagi aktivitas yang berhubungan langsung dengan tanah dalam skala berat, seperti membajak sawah, mencangkul untuk bercocok tanam, maupun membuat lubang terowongan.

Urusan Upacara dan Administrasi Sosial

Dalam aspek kehidupan sosial dan ritual, Subacara memegang peranan penting hari ini. Momentum ini sangat baik untuk melangsungkan segala jenis upacara keagamaan. Selain itu, hari ini menjadi waktu yang tepat untuk menyusun program atau rencana kerja, menetapkan peraturan baru, hingga mengangkat atau menunjuk petugas dalam sebuah organisasi. Bagi mereka yang ingin memulai proses belajar atau latihan keterampilan baru, hari ini menjanjikan kelancaran.

Secara khusus, bagi orang tua yang merencanakan upacara potong rambut bagi putra-putrinya, Cintamanik memberikan pengaruh yang sangat baik untuk melaksanakan ritual tersebut.

Kerajinan dan Pembuatan Alat Kerja

Bagi para perajin atau masyarakat yang bekerja di sektor kelautan dan pertahanan, Kala Jangkut menjadi pedoman untuk mulai membuat pencar, jaring penangkap ikan, maupun senjata tradisional.

Mengenai pengerjaan tali-temali, Taliwangke memberikan petunjuk yang sangat detail. Hari ini cocok untuk memasang tali penghambat di area sawah atau kebun, memperbaiki pagar yang rusak, serta membuat tali pengikat untuk padi atau benda-benda mati lainnya. Sebaliknya, hindari memulai pekerjaan yang berkaitan dengan benang tenun dan jangan membuat tali untuk mengikat hewan ternak pada hari ini.

Dimensi Metafisika dan Karakter Hari

Kondisi spiritual hari ini juga dipengaruhi oleh beberapa unsur penting dalam sistem wariga:

  • Pararasan: Aras Tuding, memberikan gambaran energi yang tegas dan lugas.
  • Pancasuda: Satria Wibawa, menandakan hari yang penuh dengan aura kewibawaan dan kehormatan.
  • Ekajalaresi: Tininggalin Suka, yang mencerminkan suasana kedamaian atau kebahagiaan yang tampak.
  • Pratiti: Awidya, menjadi pengingat untuk tetap waspada terhadap ketidaktahuan atau kekurangpahaman dalam melangkah.

Penentuan hari baik ini merupakan bagian dari upaya menjaga harmoni antara manusia, alam, dan sang pencipta. Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan setiap kegiatan yang dilakukan mendapatkan keberkahan dan hasil yang maksimal.

***

Pewarta: Redaksi

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026