Prakiraan Cuaca Bali Senin 2 November 2026, Cek Kondisi di 9 Kabupaten/Kota
ilustrasi cuaca cerah berawan Minggu, 19 Januari 2025/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Prakiraan cuaca Bali pada Senin, 2 November 2026, menunjukkan kondisi yang bervariasi di sembilan kabupaten/kota. Sejumlah wilayah diperkirakan mengalami hujan ringan hingga hujan sedang, sementara beberapa daerah lainnya berpotensi menghadapi hujan petir. Perbedaan kondisi cuaca ini perlu diperhatikan masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan, termasuk wisatawan yang sedang berlibur di Pulau Dewata.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca Bali secara umum pada 2 November 2026 diprakirakan mengalami hujan ringan. Suhu udara berada pada kisaran 24–33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 69–94 persen.
Angin diperkirakan bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan 4–33 kilometer per jam. Kondisi tersebut menjadi gambaran umum cuaca di Bali, sedangkan keadaan di setiap kabupaten dan kota dapat berbeda mengikuti kondisi wilayah masing-masing.
Masyarakat yang hendak bepergian, bekerja di lapangan, maupun berwisata di Bali sebaiknya memperhatikan perkembangan cuaca sepanjang hari. BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat secara tidak merata di sejumlah wilayah Bali.
Prakiraan Cuaca 9 Kabupaten/Kota di Bali pada 2 November 2026
BMKG mencatat sembilan wilayah kabupaten/kota di Bali memiliki kondisi cuaca yang tidak sepenuhnya sama. Ada daerah yang berpotensi mengalami hujan petir, hujan sedang, hingga hujan ringan. Berikut rincian prakiraan cuaca masing-masing wilayah berdasarkan data BMKG untuk Senin, 2 November 2026.
1. Jembrana Berpotensi Mengalami Hujan Petir
Masyarakat Kabupaten Jembrana perlu memperhatikan potensi cuaca ekstrem lokal pada Senin, 2 November 2026. BMKG memprakirakan wilayah ini berpotensi mengalami hujan petir dengan suhu udara berkisar 22–30 derajat Celsius.
Tingkat kelembapan udara diperkirakan berada pada kisaran 82–98 persen. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian warga yang beraktivitas di luar rumah, terutama pengendara kendaraan bermotor dan masyarakat yang bekerja di area terbuka.
Hujan disertai petir juga perlu diantisipasi dengan menghindari tempat terbuka ketika terjadi sambaran petir.
2. Tabanan Diprakirakan Mengalami Hujan Ringan
Cuaca di Kabupaten Tabanan pada Senin diperkirakan didominasi hujan ringan. Suhu udara berada pada kisaran 21–27 derajat Celsius dengan kelembapan relatif tinggi, yakni 90–99 persen.
Kondisi udara yang lembap dapat membuat sejumlah kawasan terasa lebih sejuk, terutama pada pagi dan malam hari. Masyarakat yang hendak bepergian ke kawasan wisata, persawahan, maupun daerah pegunungan di Tabanan sebaiknya menyiapkan perlengkapan antisipasi hujan.
Pengendara juga perlu memperhatikan kondisi jalan apabila hujan turun, terutama pada jalur yang memiliki permukaan licin.
3. Badung Berpotensi Mengalami Hujan Sedang
Kabupaten Badung masuk dalam wilayah yang perlu mewaspadai hujan dengan intensitas sedang. Berdasarkan prakiraan BMKG, suhu udara diperkirakan mencapai 22–32 derajat Celsius, sedangkan kelembapan berada pada rentang 78–99 persen.
Kondisi cuaca tersebut perlu diperhatikan masyarakat maupun wisatawan yang beraktivitas di kawasan Kuta, Seminyak, Canggu, Mengwi, dan sekitarnya.
Hujan dapat memengaruhi kelancaran perjalanan, khususnya pada jalur yang ramai kendaraan. Wisatawan yang memiliki agenda perjalanan luar ruangan sebaiknya memperhatikan perubahan kondisi cuaca sebelum berangkat.
4. Gianyar Diprakirakan Mengalami Hujan Ringan
Wilayah Kabupaten Gianyar diperkirakan mengalami hujan ringan pada Senin, 2 November 2026. Suhu udara berada pada kisaran 22–30 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 84–99 persen.
Kondisi ini perlu diperhatikan masyarakat yang beraktivitas di kawasan Ubud, Tegallalang, Sukawati, dan sejumlah destinasi wisata lainnya.
Wisatawan yang berencana mengunjungi objek wisata alam maupun menikmati aktivitas luar ruangan disarankan membawa payung atau jas hujan. Kelembapan udara yang tinggi juga membuat suasana di sejumlah kawasan terasa lebih lembap.
5. Klungkung Berpotensi Mengalami Hujan Ringan
Prakiraan cuaca Kabupaten Klungkung menunjukkan potensi hujan ringan dengan suhu udara berkisar 23–32 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara diperkirakan mencapai 75–96 persen.
Kondisi tersebut mencakup perhatian bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah daratan Klungkung maupun yang hendak menyeberang menuju kawasan Nusa Penida.
Wisatawan yang memiliki agenda perjalanan laut perlu memperhatikan informasi cuaca dan kondisi perairan sebelum melakukan penyeberangan. Perubahan cuaca dapat memengaruhi kenyamanan perjalanan, khususnya bagi pengguna transportasi laut.
6. Bangli Diprakirakan Mengalami Hujan Ringan
Berbeda dengan sejumlah wilayah dataran rendah, Kabupaten Bangli diprakirakan memiliki suhu udara yang lebih sejuk. BMKG memperkirakan suhu berada pada kisaran 18–27 derajat Celsius dengan kelembapan udara 77–99 persen.
Cuaca di wilayah ini berpotensi mengalami hujan ringan. Masyarakat yang tinggal di kawasan Kintamani dan sekitarnya perlu memperhatikan perubahan cuaca, terutama ketika melakukan perjalanan menuju kawasan dataran tinggi.
Suhu yang relatif rendah, disertai kelembapan tinggi, dapat membuat udara terasa lebih dingin. Pengunjung yang berencana menikmati wisata alam di Bangli sebaiknya menyiapkan pakaian yang sesuai dengan kondisi tersebut.
7. Karangasem Berpotensi Mengalami Hujan Ringan
Kabupaten Karangasem juga masuk dalam daftar wilayah yang diprakirakan mengalami hujan ringan pada Senin, 2 November 2026.
Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 20–30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 72–98 persen.
Masyarakat yang beraktivitas di kawasan Amlapura, Candidasa, Amed, maupun wilayah sekitar Gunung Agung perlu memperhatikan perkembangan cuaca sepanjang hari.
Bagi wisatawan yang berencana mengunjungi objek wisata alam, kondisi cuaca menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan sebelum melakukan perjalanan. Perlengkapan hujan sebaiknya tetap disiapkan untuk mengantisipasi perubahan kondisi di lapangan.
8. Buleleng Diprakirakan Mengalami Hujan Ringan
Prakiraan cuaca Kabupaten Buleleng pada 2 November 2026 menunjukkan potensi hujan ringan. Suhu udara diperkirakan berkisar 23–31 derajat Celsius dengan kelembapan 76–93 persen.
Masyarakat yang berada di kawasan Singaraja, Lovina, dan wilayah lainnya di Buleleng perlu memperhatikan kondisi cuaca ketika menjalankan aktivitas harian.
Bagi wisatawan yang berencana mengunjungi kawasan pantai atau melakukan perjalanan menuju wilayah utara Bali, informasi cuaca perlu menjadi perhatian. Kondisi hujan dapat memengaruhi aktivitas wisata, terutama yang berlangsung di luar ruangan.
9. Denpasar Berpotensi Mengalami Hujan Sedang
Kota Denpasar menjadi salah satu wilayah yang diprakirakan mengalami hujan sedang pada Senin, 2 November 2026.
BMKG memperkirakan suhu udara di ibu kota Provinsi Bali tersebut berada pada kisaran 23–32 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara berkisar 78–97 persen.
Masyarakat di Denpasar Selatan, Denpasar Timur, Denpasar Barat, dan Denpasar Utara perlu mengantisipasi kemungkinan turunnya hujan saat menjalankan aktivitas.
Pengendara kendaraan bermotor juga perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintasi jalan perkotaan yang padat. Jarak pandang dan kondisi permukaan jalan dapat berubah ketika hujan turun.
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Bali
Selain prakiraan cuaca di sembilan kabupaten/kota, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar turut menyampaikan peringatan dini untuk wilayah Bali pada 2 November 2026.
Masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara tidak merata di sejumlah wilayah Bali.
Perhatian juga perlu diberikan terhadap kondisi perairan. BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut di perairan utara Bali berkisar 0,5–1,25 meter. Sementara itu, tinggi gelombang di perairan selatan Bali diperkirakan mencapai 0,5–2,5 meter.
Potensi gelombang mencapai 2 meter atau lebih di Selat Lombok bagian selatan dan perairan selatan Bali menjadi perhatian bagi nelayan, operator kapal, serta masyarakat yang menggunakan transportasi laut.
Pengguna jasa penyeberangan dan wisata bahari sebaiknya memantau perkembangan informasi maritim sebelum melakukan perjalanan. Nelayan juga perlu mempertimbangkan kondisi angin dan gelombang laut saat menentukan waktu melaut.
***


