Daftar Gunung Tertinggi di Bali yang Wajib Dikunjungi Petualang
ilustrasi Gunung Batur di Kintamani Bali/ Gede Apgandhi Pranata/ Balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Bali selalu identik dengan deru ombak, pasir putih yang membentang, dan riuhnya kelab malam di pesisir selatan. Namun, bagi para pencinta petualangan, pesona sejati Pulau Dewata justru bersembunyi di balik kabut dataran tingginya.
Selain terasering hijau di Ubud dan Jatiluwih, wisata gunung tertinggi di Bali menawarkan sisi magis yang menantang sekaligus menenangkan.
Mendaki jalur pegunungan Bali memang membutuhkan kekuatan fisik yang prima. Kendati demikian, rasa lelah dipastikan menguap begitu kaki menapak di puncak, disambut panorama alam yang megah dari ketinggian.
Bagi Anda yang ingin merasakan sensasi mendaki di atas awan, berikut adalah daftar gunung tertinggi di Bali yang menyimpan pesona lanskap dan spiritualitas mendalam.
- Gunung Agung: Titik Tertinggi dan Paling Sakral
Berdiri gagah di Kabupaten Karangasem, Gunung Agung adalah ikon utama sekaligus gunung tertinggi di Bali dengan ketinggian mencapai 3.031 meter di atas permukaan laut (mdpl). Sebagai stratovulkan yang masih aktif, gunung ini menempati posisi paling suci dalam kosmologi masyarakat Hindu Bali.
Di lerengnya, berdiri megah Pura Besakih yang menjadi pusat kegiatan spiritual seluruh pulau. Bagi para pemburu sunrise, terdapat tiga jalur pendakian utama yang bisa dijajal, yakni melalui Desa Junggul, jalur Pura Pasar Agung, atau Jalur Kedampal.
Mengingat medannya yang terjal dan ekstrem, Gunung Agung lebih menantang dibandingkan lokasi trekking lainnya. Di puncaknya, sebuah kawah raksasa sesekali menyemburkan uap air, menegaskan keagungan alam yang magis.
- Gunung Batukaru: Pesona Kaldera Purba dan Hutan Hujan
Menempati urutan kedua sebagai gunung tertinggi di Bali, Gunung Batukaru menjulang setinggi 2.276 mdpl di wilayah Tabanan. Gunung ini merupakan titik tertinggi dari kawasan kaldera purba Beratan yang memiliki total tujuh puncak.
Kawasan hutan di sekelilingnya berfungsi sebagai daerah tangkapan air yang sangat krusial bagi kesuburan Bali. Petualang dapat mengakses puncaknya melalui tiga jalur: Pura Batukaru, Desa Jatiluwih, atau Desa Pujungan. Selain memiliki kawah terluas di Bali, di puncak gunung ini juga terdapat Pura Pucak Kedaton, salah satu pura Hindu tertinggi di Pulau Dewata.
- Gunung Abang: Sudut Pandang Terbaik Menatap Kintamani
Bagi mereka yang mencari tantangan trekking di kawasan Kintamani, Gunung Abang adalah destinasi yang sempurna. Dengan ketinggian 2.152 mdpl, puncak gunung ini relatif lebih mudah digapai oleh para pendaki.
Daya tarik utama Gunung Abang terletak pada lanskap visualnya. Dari puncaknya, Anda bisa menyaksikan panorama Gunung Batur yang bersanding apik dengan Danau Batur yang berbentuk sabit, sementara siluet Gunung Agung berjaga di kejauhan. Area puncak juga menjadi spot favorit untuk berkemah demi berburu momen matahari terbit di tengah pelukan udara dingin.
- Gunung Catur: Harmoni Dua Danau di Puncak Mangu
Dikenal juga dengan nama Puncak Mangu, Gunung Catur berdiri setinggi 2.096 mdpl di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Gunung tertinggi keempat di Bali ini diapit oleh dua danau ikonik, yaitu Danau Buyan dan Danau Beratan, menyajikan pemandangan unik yang memanjakan mata.
Berada tepat di tengah sirkum pegunungan Bali, dari puncak Gunung Catur Anda dapat melihat jajaran puncak gunung lain yang berjejer di pulau ini. Di puncaknya yang asri, berdiri Pura Pucak Mangu, tempat ibadah umat Hindu yang sarat akan ketenangan spiritual.
- Gunung Sanghyang: Jalur Kerajaan yang Terbengkalai
Gunung Sanghyang, atau yang sering disebut Gunung Sengayang, merupakan gunung berapi tidak aktif setinggi 2.087 mdpl. Terletak di Kabupaten Tabanan, posisinya menjepit di antara Puncak Adeng dan Gunung Batukaru.
Sisi timur gunung ini menyimpan misteri berupa lembah lebat yang masih sangat alami dan jarang terjamah. Menariknya, satu-satunya akses untuk mencapai puncak adalah jalur kuno peninggalan kerajaan masa lalu yang menghubungkan kawasan Jatiluwih langsung dengan Tamblingan.
- Gunung Pohen: Trek Pendek yang Ramah Pemula
Jika Anda seorang pendaki pemula, Gunung Pohen adalah pilihan yang sangat bersahabat. Berlokasi di daerah Candikuning, Baturiti, Tabanan, gunung setinggi 2.063 mdpl ini menawarkan jalur pendakian yang relatif singkat, hanya berkisar 1,2 kilometer dari kantong parkir hingga ke puncak.
Selain menjadi sarana olahraga yang menyegarkan, Gunung Pohen memiliki beberapa spot foto ikonik, seperti keberadaan Patung Ganesha dan Patung Hanoman di jalurnya. Meski jarang digunakan untuk berkemah, gunung ini sangat populer untuk aktivitas tektok (mendaki langsung turun).
- Gunung Tapak: Cagar Alam dan Akulturasi Budaya
Berdiri setinggi 1.909 mdpl, Gunung Tapak bisa diakses melalui dua pintu masuk utama: Desa Pancasari di dekat Danau Buyan, atau memotong lewat Kebun Raya Bedugul. Karena lokasinya berada di dalam kawasan cagar alam, pendaki wajib mengantongi izin khusus dari pihak berwenang sebelum melakukan trekking.
Gunung ini juga kerap disebut Pucak Keramat karena menjadi simbol kerukunan beragama; di sini terdapat area Makam Wali Islam Bali serta Pura Pesimpangan Pucak Teratai Bang. Sisi selatan lerengnya merupakan rumah bagi Kebun Raya Eka Karya yang terkenal.
- Gunung Lesung: Keindahan Tersembunyi di Hulu Sungai
Terletak di Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Gunung Lesung menjulang setinggi 1.865 mdpl. Gunung berapi non-aktif ini menjadi salah satu destinasi wisata alam yang mulai dilirik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara karena keasriannya.
Petualangan menuju puncak bisa dimulai dari Desa Tamblingan dengan cara menyusuri aliran Sungai Mue hingga ke hulu, atau melalui rute perkampungan kecil di sebelah Bukit Pucuk. Seluruh letih selama perjalanan akan terbayar lunas oleh keindahan pemandangan hijau yang tersaji di puncaknya.
- Gunung Adeng: Pusat Spiritual di Tengah Hutan
Memiliki ketinggian 1.826 mdpl, Gunung Adeng yang terletak di Baturiti, Tabanan, sangat cocok untuk aktivitas hiking santai. Kendati tidak terlalu tinggi, gunung berapi tidak aktif ini memegang peranan penting dalam kegiatan spiritual masyarakat setempat.
Di kawasan puncaknya yang teduh dan dikeramatkan, berdiri tiga bangunan suci: Pura Pucak Tapak, Pura Anyar, dan Pura Puncak Bukit Adeng. Atmosfer mistis dan tenang menjadikan perjalanan ke gunung ini terasa seperti sebuah ritual pembersihan pikiran.
Demikian informasi terbaru tentang 10 gunung di Bali yang wajib dikunjungi sebagaimana dilansir dari beragam sumber.
***
