Dewasa Ayu Membangun Rumah Oktober 2026: Tanggal Baik dan Hari yang Perlu Dihindari
Mall di Bali Beralih ke PLTS Atap: Langkah Nyata Menuju Energi Bersih/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Masyarakat Hindu Bali mengenal perhitungan dewasa ayu sebagai salah satu pedoman untuk menentukan waktu pelaksanaan kegiatan penting, termasuk pembangunan rumah. Pemilihan hari dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah unsur dalam kalender tradisional Bali agar kegiatan yang direncanakan selaras dengan perhitungan hari baik.
Pada Oktober 2026, terdapat beberapa tanggal yang dalam daftar dewasa ayu dinilai baik untuk membangun rumah. Hari-hari tersebut mencakup Dauh Ayu, Guntur Umah atau Graha, Kala Empas Munggah, Ayu Badra, Dewasa Mentas, Siwa Sampurna, Dewasa Ngelayang, dan Amertayoga.
Di sisi lain, sejumlah dewasa ala perlu diperhatikan karena memiliki pantangan terkait pembangunan rumah, pemasangan atap, maupun pelaksanaan upacara tertentu. Penentuan tanggal juga perlu memperhitungkan nilai alahing dewasa, yang menjadi bagian penting dalam menetapkan prioritas ketika beberapa perhitungan hari berlaku bersamaan.
Daftar Tanggal Baik Membangun Rumah Oktober 2026
Berdasarkan daftar dewasa ayu yang digunakan dalam pembahasan ini, terdapat 14 catatan dewasa baik yang berkaitan dengan pembangunan rumah sepanjang Oktober 2026. Beberapa nama dewasa muncul berulang pada tanggal berbeda, dengan kegunaan yang serupa.
Berikut rincian tanggal dan keterangan masing-masing dewasa.
| Tanggal | Dewasa Ayu | Keterangan |
|---|---|---|
| 2 Oktober 2026 | Dauh Ayu | Baik untuk membangun serta menyusun awig-awig, peraturan, atau undang-undang. |
| 3 Oktober 2026 | Guntur Umah/Graha | Baik untuk membangun atau memindahkan rumah. |
| 4 Oktober 2026 | Kala Empas Munggah | Baik untuk membangun rumah, tetapi tidak baik untuk memetik buah-buahan. |
| 8 Oktober 2026 | Sampi Gumarang Turun | Baik untuk menanam padi, jagung, dan membangun rumah. |
| 13 Oktober 2026 | Ayu Badra | Baik untuk memulai usaha, bercocok tanam, dan membangun. |
| 14 Oktober 2026 | Dauh Ayu | Baik untuk membangun serta menyusun awig-awig, peraturan, atau undang-undang. |
| 15 Oktober 2026 | Dewasa Mentas | Baik untuk berbagai yadnya, upacara penyucian, pemberian nasihat, petunjuk yang bermanfaat, dan pembangunan. |
| 15 Oktober 2026 | Siwa Sampurna | Baik untuk berbagai upacara, memulai kegiatan belajar atau berlatih, serta membangun beragam bangunan. |
| 16 Oktober 2026 | Dauh Ayu | Baik untuk membangun serta menyusun awig-awig, peraturan, atau undang-undang. |
| 16 Oktober 2026 | Dewasa Ngelayang | Baik untuk membangun rumah dan membuat jukung atau perahu sejenisnya. |
| 18 Oktober 2026 | Dewasa Ngelayang | Baik untuk membangun rumah dan membuat jukung atau perahu sejenisnya. |
| 19 Oktober 2026 | Amertayoga | Baik untuk membangun, mencari nafkah, dan memulai usaha atau perusahaan. |
| 29 Oktober 2026 | Dauh Ayu | Baik untuk membangun serta menyusun awig-awig, peraturan, atau undang-undang. |
| 30 Oktober 2026 | Dauh Ayu | Baik untuk membangun serta menyusun awig-awig, peraturan, atau undang-undang. |
Setiap dewasa tersebut memiliki cakupan kegunaan yang berbeda. Dauh Ayu, misalnya, berkaitan dengan pembangunan dan penyusunan aturan. Guntur Umah atau Graha secara khusus disebut baik untuk membangun maupun memindahkan rumah. Sementara itu, Amertayoga juga dikaitkan dengan kegiatan mencari nafkah dan memulai usaha.
Tanggal 15 Oktober memiliki dua catatan dewasa ayu, yaitu Dewasa Mentas dan Siwa Sampurna. Keduanya sama-sama mencantumkan pembangunan sebagai kegiatan yang baik dilakukan. Pada 16 Oktober, Dauh Ayu dan Dewasa Ngelayang juga tercatat pada tanggal yang sama.
Daftar tersebut dapat digunakan sebagai acuan awal ketika menyusun rencana pembangunan rumah. Penetapan hari pelaksanaan tetap perlu mempertimbangkan keseluruhan unsur kalender Bali, termasuk dewasa lain yang berlaku pada tanggal bersangkutan.
Hari yang Perlu Dihindari untuk Membangun Rumah Oktober 2026
Selain mengenali hari baik, masyarakat juga perlu memperhatikan dewasa ala yang memiliki pantangan terhadap pembangunan rumah. Dalam daftar Oktober 2026, beberapa nama dewasa muncul berulang dan berkaitan langsung dengan larangan membangun atau mengatapi rumah.
Berikut tanggal-tanggal yang perlu dicermati beserta keterangan dewasa yang tercatat.
| Tanggal | Dewasa Ala | Keterangan |
|---|---|---|
| 3 Oktober 2026 | Kala Buingrau | Baik untuk menebang kayu, membuat bubu, dan memuja pitra. Tidak baik untuk membangun atau mengatapi rumah. |
| 3 Oktober 2026 | Lebur Awu | Tidak baik untuk pernikahan, pertemuan, pembangunan rumah, dan pemasangan atap. Baik untuk membangun irigasi. |
| 4–12 Oktober 2026 | Carik Walangati | Tidak baik untuk pernikahan, atiwa-tiwa atau ngaben, serta pembangunan rumah. |
| 6 Oktober 2026 | Kala Sapuhau | Baik untuk membuat peralatan pertanian, seperti garu, tulud, pemlasahan, dan tenggala atau bajak. Tidak baik untuk membangun rumah. |
| 13 Oktober 2026 | Agni Agung Doyan Basmi | Bersifat panas dan tidak baik untuk membangun, terutama memasang atap karena dikaitkan dengan risiko kebakaran. Baik untuk memulai pembakaran bata, genteng, gerabah, keramik, dan tembikar. |
| 13–15 Oktober 2026 | Carik Walangati | Tidak baik untuk pernikahan, atiwa-tiwa atau ngaben, serta pembangunan rumah. |
| 14 Oktober 2026 | Gni Rawana Rangkep | Baik untuk pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk membangun atau mengatapi rumah. |
| 14 Oktober 2026 | Kala Awus | Baik untuk membuat garu atau lampit. Tidak baik untuk membangun bendungan, empangan, maupun rumah. |
| 14 Oktober 2026 | Kala Sapuhau | Baik untuk membuat peralatan pertanian. Tidak baik untuk membangun rumah. |
| 15–17 Oktober 2026 | Carik Walangati | Tidak baik untuk pernikahan, atiwa-tiwa atau ngaben, serta pembangunan rumah. |
| 16 Oktober 2026 | Kala Buingrau | Baik untuk menebang kayu, membuat bubu, dan memuja pitra. Tidak baik untuk membangun atau mengatapi rumah. |
| 16 Oktober 2026 | Lebur Awu | Tidak baik untuk pernikahan, pertemuan, pembangunan rumah, dan pemasangan atap. Baik untuk membangun irigasi. |
| 19 Oktober 2026 | Kala Empas Turun | Baik untuk menanam umbi-umbian. Tidak baik untuk membangun rumah dan memetik buah-buahan. |
| 20 Oktober 2026 | Geni Murub | Baik untuk pekerjaan yang menggunakan api, seperti membakar bata mentah dan genteng. Tidak baik untuk membangun atau mengatapi rumah. |
| 20–21 Oktober 2026 | Kala Buingrau | Baik untuk menebang kayu, membuat bubu, dan memuja pitra. Tidak baik untuk membangun atau mengatapi rumah. |
| 20–21 Oktober 2026 | Lebur Awu | Tidak baik untuk pernikahan, pertemuan, pembangunan rumah, dan pemasangan atap. Baik untuk membangun irigasi. |
| 25–26 Oktober 2026 | Kala Buingrau | Baik untuk menebang kayu, membuat bubu, dan memuja pitra. Tidak baik untuk membangun atau mengatapi rumah. |
| 25 Oktober 2026 | Lebur Awu | Tidak baik untuk pernikahan, pertemuan, pembangunan rumah, dan pemasangan atap. Baik untuk membangun irigasi. |
| 25–31 Oktober 2026 | Carik Walangati | Tidak baik untuk pernikahan, atiwa-tiwa atau ngaben, serta pembangunan rumah. |
| 30 Oktober 2026 | Kala Sapuhau | Baik untuk membuat peralatan pertanian, seperti garu, tulud, pemlasahan, dan tenggala atau bajak. Tidak baik untuk membangun rumah. |
Rentang tanggal pada tabel menunjukkan kemunculan dewasa yang sama pada beberapa hari berturut-turut. Untuk memastikan keterangan pada setiap tanggal, pembaca tetap perlu merujuk pada daftar harian secara terperinci.
Carik Walangati merupakan salah satu dewasa yang paling sering muncul dalam daftar tersebut. Pantangannya mencakup pembangunan rumah, pernikahan, dan upacara atiwa-tiwa atau ngaben. Kala Buingrau dan Lebur Awu juga perlu diperhatikan karena keduanya mencantumkan larangan membangun serta memasang atap.
Agni Agung Doyan Basmi dan Geni Murub memiliki keterangan khusus mengenai pekerjaan yang menggunakan api. Kedua dewasa tersebut dikaitkan dengan kegiatan pembakaran bahan bangunan, sedangkan pembangunan rumah dan pemasangan atap tidak dianjurkan menurut keterangannya.
Cara Menentukan Prioritas Dewasa Ayu dengan Alahing Dewasa
Dalam menentukan dewasa untuk membangun rumah, nama hari baik dan hari yang memiliki pantangan perlu dibaca bersama nilai alahing dewasa. Nilai ini digunakan untuk menentukan tingkat prioritas ketika beberapa unsur perhitungan memberikan keterangan berbeda.
Ketentuan alahing dewasa dalam daftar tersebut adalah sebagai berikut:
| Unsur Perhitungan | Nilai Alah | Tingkat Prioritas |
|---|---|---|
| Sasih | 1 | Tertinggi di antara unsur yang disebutkan |
| Penanggal atau pangelong | 2 | Di bawah sasih |
| Wuku | 3 | Di bawah penanggal atau pangelong |
| Wewaran | 4 | Di bawah wuku |
Urutan tersebut mengikuti kaidah bahwa wewaran kalah oleh wuku, wuku kalah oleh penanggal atau pangelong, sedangkan penanggal atau pangelong kalah oleh sasih. Semakin kecil angka alahing dewasa, semakin tinggi prioritas unsur tersebut.
Sebagai contoh, Dauh Ayu pada 2 Oktober 2026 memiliki alahing dewasa 2. Sementara itu, Guntur Umah atau Graha pada 3 Oktober memiliki nilai 3. Kala Empas Munggah pada 4 Oktober tercatat dengan nilai 4. Perbedaan nilai tersebut perlu dipahami sesuai kedudukan unsur perhitungan yang mendasarinya.
Nilai alahing dewasa tidak sebaiknya dibaca secara terpisah dari konteks kalendernya. Ketika satu tanggal memuat beberapa dewasa, penentuan pilihan perlu memperhatikan unsur mana yang berlaku, nilai alahnya, dan ketentuan yang menjadi dasar perhitungan.
Untuk penerapan dalam pembangunan rumah, konsultasi dengan pemangku, sulinggih, atau pihak yang memahami perhitungan wariga Bali dapat membantu memastikan tanggal yang dipilih sesuai dengan kebutuhan dan tradisi keluarga.
Makna Dewasa yang Digunakan dalam Pembangunan Rumah
Sejumlah dewasa ayu dalam kalender Oktober 2026 memiliki keterangan yang berkaitan langsung dengan pembangunan rumah. Memahami maknanya membantu pembaca mengenali alasan suatu tanggal tercantum sebagai hari yang baik.
Dauh Ayu dikaitkan dengan kegiatan menyusun awig-awig, peraturan, atau undang-undang. Dewasa ini juga disebut baik untuk membangun.
Guntur Umah atau Graha memiliki keterangan yang secara khusus merujuk pada pembangunan dan pemindahan rumah. Karena itu, nama dewasa ini relevan bagi keluarga yang sedang merencanakan pembangunan tempat tinggal atau perpindahan rumah.
Kala Empas Munggah disebut baik untuk membangun rumah, meskipun tidak dianjurkan untuk memetik buah-buahan. Keterangan tersebut menunjukkan bahwa satu dewasa dapat memiliki penilaian berbeda untuk kegiatan yang berlainan.
Dewasa Mentas berkaitan dengan pelaksanaan yadnya, upacara penyucian, pemberian nasihat, dan penyampaian petunjuk yang berguna. Pembangunan juga termasuk dalam kegiatan yang disebut baik dilakukan pada dewasa ini.
Siwa Sampurna memiliki cakupan kegiatan yang luas, meliputi berbagai upacara, kegiatan belajar atau berlatih, serta pembangunan beragam bangunan.
Dewasa Ngelayang disebut baik untuk membangun rumah dan membuat jukung atau perahu sejenisnya. Nama dewasa ini tercatat pada 16 dan 18 Oktober 2026.
Amertayoga berkaitan dengan pembangunan, pencarian nafkah, dan permulaan usaha atau perusahaan. Dewasa ini tercatat pada 19 Oktober 2026.
Penjelasan tersebut mengikuti keterangan yang tercantum dalam daftar dewasa Oktober 2026. Makna dan penerapannya dalam tradisi setempat dapat dikonfirmasi kembali kepada pihak yang memahami wariga Bali.
Catatan Tambahan dalam Membaca Kalender Oktober 2026
Daftar dewasa ayu juga mencantumkan dua keterangan yang berkaitan dengan penanggalan, yaitu Dauh Ayu pada 2 Oktober 2026 yang bertepatan dengan Sukra Pangelong 6 serta Dewasa Ngelayang pada 18 Oktober 2026 yang bertepatan dengan Redite Penanggal 8.
Informasi ini perlu dibaca sebagai bagian dari unsur kalender yang menyertai perhitungan dewasa. Penentuan hari baik untuk pembangunan rumah dapat memerlukan pemeriksaan terhadap penanggalan, wuku, wewaran, dan sasih sesuai kaidah yang digunakan.
Daftar yang tersedia juga memuat nama-nama dewasa yang tidak baik untuk kegiatan tertentu, seperti Agni Agung Patra Limutan dan Kala Rau. Namun, tidak ada rincian tanggal serta keterangan harian untuk kedua nama tersebut dalam data yang disajikan. Karena itu, tanggal kemunculannya tidak dapat ditetapkan hanya berdasarkan nama dewasa tersebut.
Hal serupa berlaku untuk nama lain yang tercantum dalam daftar umum hari yang perlu dihindari, tetapi tidak disertai rincian tanggal. Pemeriksaan kalender wariga yang lengkap diperlukan agar tidak terjadi kekeliruan saat memilih hari pelaksanaan.
Memilih Hari Baik Membangun Rumah pada Oktober 2026
Kalender dewasa ayu Oktober 2026 mencantumkan beberapa pilihan hari untuk membangun rumah, di antaranya 2, 3, 4, 8, 13, 14, 15, 16, 18, 19, 29, dan 30 Oktober. Setiap tanggal memiliki nama dewasa serta keterangan yang perlu diperiksa sesuai kegiatan yang direncanakan.
Pada saat yang sama, Carik Walangati, Kala Buingrau, Lebur Awu, Kala Sapuhau, Kala Empas Turun, Geni Murub, dan beberapa dewasa lainnya memiliki pantangan yang berkaitan dengan pembangunan atau pemasangan atap. Kehadiran lebih dari satu keterangan dewasa dalam satu tanggal membuat pemeriksaan menyeluruh menjadi bagian penting dari proses pemilihan hari.
Alahing dewasa memberikan pedoman untuk menentukan prioritas antarunsur perhitungan, dengan sasih memiliki nilai alah 1, penanggal atau pangelong bernilai 2, wuku bernilai 3, dan wewaran bernilai 4. Semakin kecil nilai alahnya, semakin tinggi prioritasnya.
Bagi masyarakat Hindu Bali yang merencanakan pembangunan rumah pada Oktober 2026, daftar ini dapat menjadi referensi awal untuk menyaring tanggal. Penetapan hari pelaksanaan sebaiknya tetap dilakukan dengan memeriksa kalender wariga secara lengkap dan menyesuaikannya dengan pedoman adat yang berlaku di lingkungan masing-masing.
***
