23/09/2026

The Nusa Dua Raih Bali Tourism Awards 2026, Manfaat Ekonomi untuk Masyarakat Jadi Penilaian

Bali Leading Sustainable Tourism – Economic Utilization for Local Communities” pada XI Edition Bali Tourism Awards 2026. (Sumber: ITDC/balikonten)

Bali Leading Sustainable Tourism – Economic Utilization for Local Communities” pada XI Edition Bali Tourism Awards 2026. (Sumber: ITDC/balikonten)

NUSA DUA, BALIKONTEN.COM – Pengelolaan pariwisata berkelanjutan kembali mengantarkan The Nusa Dua meraih penghargaan bergengsi. Kawasan pariwisata yang dikembangkan dan dikelola PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) ini dinobatkan sebagai “Bali Leading Sustainable Tourism – Economic Utilization for Local Communities” pada XI Edition Bali Tourism Awards 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Bali Tourism Awards yang berlangsung di Bali Beach Convention Center at The Meru Sanur, Senin (14/9/2026).

Capaian ini menjadi penghargaan kedua secara berturut-turut bagi The Nusa Dua. Sebelumnya, pada Bali Tourism Awards 2025, kawasan tersebut meraih kategori “Bali Leading Sustainable Tourism – Destination Management.”

Dua penghargaan itu memperlihatkan arah pengelolaan The Nusa Dua yang tak hanya mengejar kualitas destinasi dan kenyamanan wisatawan, tetapi juga berupaya memastikan pertumbuhan pariwisata memberi dampak lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menegaskan bahwa keberlanjutan tidak cukup dimaknai sebatas menjaga lingkungan.

“Keberlanjutan bukan hanya bagaimana menjaga lingkungan dan kualitas kawasan, tetapi juga bagaimana aktivitas pariwisata menciptakan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat dan pelaku usaha di sekitar destinasi,” ujarnya.

Menurut Agus, penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai unsur dalam ekosistem The Nusa Dua, mulai dari pelaku industri dan tenant, masyarakat desa penyangga, pemerintah daerah hingga para pemangku kepentingan lainnya.

Sebagai kawasan pariwisata terintegrasi, The Nusa Dua mengembangkan ekosistem yang mempertemukan akomodasi, MICE, rekreasi, ruang publik serta berbagai fasilitas pendukung. Konsep tersebut dibarengi dengan penerapan prinsip keberlanjutan, antara lain pengelolaan lingkungan dan limbah, transportasi ramah lingkungan, pemanfaatan energi baru dan terbarukan serta peningkatan kualitas ruang publik.

Pendekatan tersebut juga berpijak pada nilai Tri Hita Karana, yang menempatkan keseimbangan hubungan manusia dengan lingkungan, sesama manusia dan nilai-nilai kehidupan sebagai bagian penting dalam pembangunan pariwisata Bali.

Agus menilai penghargaan ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan harus menjadi bagian dari tata kelola destinasi, bukan sekadar program tambahan.

“Keberlanjutan menjadi salah satu fondasi untuk menjaga daya saing The Nusa Dua dalam jangka panjang, sekaligus memastikan kawasan tetap relevan bagi wisatawan, industri, masyarakat dan mitra usaha,” katanya.

Dengan pengalaman lebih dari lima dekade, ITDC terus memperkuat perannya sebagai master developer and asset manager yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menciptakan ekosistem pariwisata yang memiliki nilai ekonomi, sosial dan lingkungan.

Di tengah tuntutan industri pariwisata global yang semakin mengarah pada praktik bisnis bertanggung jawab, penghargaan Bali Tourism Awards 2026 menjadi validasi atas konsistensi tersebut.

“Penghargaan ini bukan titik akhir, tetapi validasi bahwa arah yang kami tempuh sudah berada di jalur yang tepat. Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi dan kolaborasi agar The Nusa Dua mampu memberi pengalaman berkualitas sekaligus menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan,” pungkas Agus.

***

Pewarta: Agung Rai Tri Krisna Putra

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026