Info BMKG: Kondisi Cuaca Bali Secara Umum
ilustrasi cuaca cerah berawan Minggu, 19 Januari 2025/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan data terbaru mengenai prakiraan cuaca di Pulau Dewata. Sepanjang hari Kamis, 16 Juli 2026, kondisi langit Bali secara umum akan didominasi oleh awan tebal hingga berawan, dengan variasi suhu udara yang relatif hangat.
Bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berlibur, perubahan cuaca ini penting untuk diantisipasi agar agenda luar ruangan tetap berjalan lancar.
Potensi Hujan Ringan di Beberapa Wilayah Wisata
Meskipun sebagian besar area cenderung berawan, BMKG mengingatkan adanya potensi hujan dengan intensitas ringan. Hujan lokal dengan durasi singkat berpeluang turun di wilayah Bali bagian tengah dan selatan pada siang hingga sore hari.
Berikut rincian prakiraan di beberapa titik utama:
- Denpasar & Badung: Mengalami kondisi berawan dari pagi hingga siang, dengan peluang gerimis tipis di sore hari.
- Gianyar & Ubud: Udara cenderung lebih sejuk dengan tutupan awan tebal, disertai potensi hujan ringan menjelang malam.
- Singaraja & Karangasem: Relatif lebih cerah berawan sepanjang hari dengan tiupan angin yang cukup tenang.
Suhu Udara dan Kelembapan di Pulau Dewata
Suhu udara di Bali berada pada rentang normal untuk musim ini. Wilayah pesisir pantai seperti Kuta, Sanur, dan Nusa Dua mencatat suhu antara 24 hingga 31 derajat Celsius. Sementara itu, untuk wilayah dataran tinggi seperti Kintamani dan Bedugul, suhu udara menjadi lebih dingin, berkisar antara 18 hingga 24 derajat Celsius.
Tingkat kelembapan udara rata-rata menyentuh angka 65 hingga 90 persen. Pergerakan angin bertiup dari arah tenggara menuju barat daya dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 30 kilometer per jam.
Imbauan Keselamatan Pesisir dan Laut
Selain memantau kondisi langit, BMKG juga memberikan peringatan dini terkait tinggi gelombang laut. Para pelaku kegiatan bahari, nelayan, dan wisatawan pantai diimbau untuk waspada.
Potensi gelombang laut yang cukup tinggi diprediksi terjadi di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan Perairan Selatan Bali. Ketinggian ombak di wilayah-wilayah tersebut diperkirakan bisa mencapai 2 meter atau lebih, sehingga memerlukan kewaspadaan ekstra saat beraktivitas di laut.
****
