Jaring Pebisnis Muda, Kominfo Sinergi Bareng ITB Stikom Gelar Digital Talent Scholarship

 Jaring Pebisnis Muda, Kominfo Sinergi Bareng ITB Stikom Gelar Digital Talent Scholarship

Kominfo dan ITB Stikom Bali menggelar webinar tentang Digital Talent Scholarship belum lama ini.

Denpasar, Balikonten.com – Digital Talent Scholarship menjadi program yang dirancang Kominfo untuk menjaring pebisnis muda di tengah pandemi Covid-19. Program ini melibatkan ITB Stikom Bali.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) SDM Kominfo Hari Budiarto yang menjadi narasumber webinar yang diadakan Kampus ITB Stikom Bali, Sabtu lalu.

“Kalau hasil seni dan produk UMKM maupun ultra mikro bisa dipasarkan di luar negeri, peluangnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” ujar Hari.

Di tahun 2021 ini Kominfo membuka talenta digital dengan kuota 100.000 orang melalui Program Digital Talent Scholarship. 

Jumlah itu terdistribusi untuk 8 akademi masing-masing. Untuk memenuhi jumlah kuota yang besar dalam program tersebut, Hari mengakui, perlu ada keterlibatan universitas seperti ITB Stikom Bali. 

Mengingat, pemberian beasiswa untuk talenta digital. Tujuannya, mempersiapkan talenta digital untuk masuk pasar kerja di Menyediakan alih kompetensi di era 4.0. 

“Kami bisa kerjasama dengan ITB STIKOM Bali dalam mencetak SDM berdaya saing dan bersertifikasi di bidang komunikasi dan telekomunikasi. Dengan kerjasama dengan ITB Stikom Bali, akan banyak peserta yang dilatih,” kata Hari. 

Untuk program beasiswa talenta digital ini, Rektor ITB Stikom Bali Dadang Hermawan memaparkan, kampus IT terbesar di wilayah Bali Nusra itu, saat ini mengelola 30 unit program pendidikan, dari jenjang vokasi sekolah menengah kejuruan IT, Politeknik hingga institut. 

Termasuk di dalamnya, kata Dadang, yayasan pendidikan yang menaungi ITB Stikom Bali juga mengelola Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP). 

ITB Stikom Bali juga memiliki Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Informatika untuk sertifikasi tenaga Sekolah Menengah Kejuruan. 

“Salah satu LPK yang saat ini tengah berjalan adalah penyaluran magang ke Jepang,” jelas Dadang Hermawan. 

BACA JUGA:  Bluebird Bali Bakal Buka Layanan Lifecare Taksi

Program Digital Talent Scholarship Kominfo sudah dimulai tahun 2018 dan diproyeksikan hingga tahun 2024. Dari data yang ada, peserta sampai saat ini masih didominasi dari wilayah Indonesia Barat. Sedangkan Bali sendiri di program yang sama tahun sebelumnya hanya mengisi 2,5 persen peserta. 

Dalam pelatihan ini, peserta akan diberikan sertifikat kelulusan. kemudian mendapatkan kesempatan untuk mengikuti sertifikasi yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi profesi nasional maupun sertifikat internasional. (Red)

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE

error: Content is protected !!