02/11/2026

Kisah Pilu Juru Parkir Viral di Sosmed, Tangis Sang Anak Pecah Pertanyakan Pekerjaan Ayahnya

Kisah Pilu Juru Parkir Viral di Sosmed, Tangis Sang Anak Pecah Pertanyakan Pekerjaan Ayahnya

Kisah Pilu Juru Parkir Viral di Sosmed, Tangis Sang Anak Pecah Pertanyakan Pekerjaan Ayahnya/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Di balik hingar-bingar kritik netizen di media sosial terkait polemik retribusi parkir, ada sesak dada yang harus ditahan oleh Pak Agung Anom. Pria asal Klungkung yang sehari-hari menggantungkan hidupnya sebagai juru parkir di Jalan Akasia, Denpasar, ini tak pernah menyangka fotonya akan tersebar luas dan menjadi sasaran kemarahan publik.

Bagi Pak Agung, rompi seragam Perumda Parkir yang ia kenakan setiap hari bukan sekadar pakaian kerja, melainkan simbol perjuangan jujur demi menyambung hidup anak dan istrinya. Namun, unggahan tanpa izin di media sosial mengubah segalanya dalam sekejap.

Pria yang mengabdi di jalanan ini mengaku tidak pernah ada niat sedikit pun untuk merugikan para pedagang maupun pembeli. Selama bertugas di Jalan Akasia, ia selalu berusaha menyapa dan membantu warga dengan baik. Jika ada warga yang membelanjakan sedikit uangnya atau bersuara tak punya uang pas, ia tak pernah memaksakan pungutan.

Bertahan Hidup di Tengah Label Buruk

Sejak fotonya viral, langkah kaki Pak Agung menuju tempatnya bertugas tak lagi sama. Ada rasa minder dan kecemasan berat yang menyertai setiap peluh yang menetes di jalanan.

Ia tidak membela diri jika memang dianggap ada kekurangan dalam tugasnya. Namun, mekanisme penghakiman massal di dunia maya telah melukai martabat keluarga kecilnya yang sama sekali tidak tahu-menahu.

***

Pewarta: Agung Rai Tri Krisna Putra

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026