03/11/2026

PKB 2026 Sedot 1,8 Juta Pengunjung, Dongkrak Ekonomi Bali hingga Belasan Miliar

Jejak Maestro Lotring Hidup Kembali, Rekonstruksi Gamelan Tua Kuta Memukau PKB 2026

Jejak Maestro Lotring Hidup Kembali, Rekonstruksi Gamelan Tua Kuta Memukau PKB 2026/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 resmi ditutup oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar. Selama satu bulan penuh pelaksanaan, festival seni budaya kolosal terbesar di Pulau Dewata ini tidak hanya sukses menjadi ruang ekspresi seni yang memukau jutaan pasang mata, tetapi juga sukses menjadi motor penggerak ekonomi bagi pelaku IKM dan pedagang kuliner lokal.

Gubernur Koster menyampaikan rasa bangganya atas peningkatan signifikan yang terjadi di seluruh lini pelaksanaan PKB tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Antusiasme para seniman dan komunitas seni di Bali dalam berkarya dinilai mengalami lompatan besar. Berdasarkan data resmi, keterlibatan pelaku seni pada PKB ke-48 ini mencatatkan angka yang fantastis. Perhelatan seni terbesar di Bali ini melibatkan 673 sekaa/sanggar/komunitas, melonjak drastis dari tahun 2025 yang hanya berjumlah 517 lembaga. Dengan 20.929 seniman dan pelaku seni terlibat langsung (naik 900 lebih seniman dibanding tahun lalu). Menampilkan 879 sajian seni, naik signifikan dari tahun 2025 yang hanya mengemas 529 sajian.

Selain itu, hingga siang hari menjelang penutupan (11 Juli 2026), PKB 2026 berhasil mencatatkan 1.822.857 orang kunjungan fisik (Meningkat sekitar 200.000 orang lebih dibanding tahun lalu yang berada di angka 1,6 juta lebih). Dengan 5.743 Wisatawan Mancanegara ikut hadir menikmati PKB, melonjak lebih dari dua kali lipat dibanding tahun 2025 yang hanya menarik 2.400 wisman.

Antusiasme juga meluber ke ranah digital melalui tayangan live streaming di kanal YouTube yang menembus 2.124.927 tayangan. Angka digital ini melampaui total kunjungan fisik PKB tahun 2025 sebesar 1.639.543 orang.

Gubernur Koster sendiri menunjukkan komitmennya yang tinggi dengan tercatat hadir langsung sebanyak 16 kali untuk menyaksikan dan mendukung para seniman yang tampil.

Lebih dari sekadar panggung apresiasi, PKB 2026 membuktikan diri sebagai etalase kriya dan kuliner berkualitas unggul yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat melalui Kandarupa (Pameran Seni Rupa) dan Pameran IKM Bali Bangkit.

Selama sebulan pelaksanaan Pesta Kesenian Bali Pameran IKM Bali Bangkit yang terdiri dari 124 pelaku IKM, per tanggal 10 Juli 2026 omset penjualannya mencapai Rp 11.271.843.966,00.
Sedangkan Pameran Kuliner Tradisional Bali menghadirkan 75 stand kuliner, tercatat hingga tanggal 10 Juli 2026 memiliki omset penjualan mencapai Rp.5.067.733.000,00.

“Omset penjualan kuliner tradisional Bali tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Jadi selain menyaksikan seni budaya di Pesta Kesenian Bali, kita juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi IKM dan pedagang kuliner tradisional khas Bali,” tegas Koster.

Melalui sinergi kebudayaan dan pemberdayaan ekonomi ini, perajin Bali sukses didorong untuk “naik kelas” dengan menghadirkan karya seni berkualitas tinggi dengan harga yang pantas, sekaligus menjadi penutup manis bagi gelaran PKB XLVIII Tahun 2026.

***

Pewarta: Sukma Wilatri

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026