03/11/2026

Prakiraan Cuaca Bali 3 Juli 2026: Dominan Cerah dan Peringatan Gelombang Tinggi

Simak data resmi prakiraan cuaca Bali untuk Jumat, 3 Juli 2026 dari BMKG. Kondisi wilayah dominan cerah berawan dengan potensi gelombang laut mencapai 4 meter

Simak data resmi prakiraan cuaca Bali untuk Jumat, 3 Juli 2026 dari BMKG. Kondisi wilayah dominan cerah berawan dengan potensi gelombang laut mencapai 4 meter/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar merilis data prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Provinsi Bali yang berlaku pada Jumat, 3 Juli 2026. Masyarakat serta pelaku wisata diimbau untuk memperhatikan perubahan kondisi alam, terutama bagi yang beraktivitas di kawasan pesisir pantai.

secarar umum, cuaca di sebagian besar daratan Bali didominasi oleh kondisi cerah hingga cerah berawan. Di Kota Denpasar, suhu udara diperkirakan berada pada rentang 22 derajat Celsius hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara berkisar antara 70 persen hingga 85 persen. Kondisi yang relatif bersahabat ini juga terpantau di beberapa kabupaten lain seperti Badung, Gianyar, dan Tabanan yang diprediksi aman dari potensi hujan lebat.

Meskipun cuaca di daratan cenderung tenang dan cerah, situasi berbeda ditunjukkan oleh kondisi perairan di sekitarnya. BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang diprediksi dapat mencapai ketinggian hingga 4 meter di perairan jalur penyeberangan selatan Bali.

Pergerakan angin di wilayah perairan utara maupun selatan Bali terpantau bertiup dari arah timur menuju tenggara. Kecepatan angin tersebut bergerak konisten di kisaran 4 hingga 20 knot, yang menjadi pemicu utama meningkatnya tinggi gelombang laut.

Bagi wisatawan yang merencanakan aktivitas luar ruangan di darat, kondisi cuaca esok hari sangat mendukung. Namun, bagi nelayan, operator kapal penyeberangan cepat (fast boat), dan wisatawan pantai di kawasan Nusa Penida, Sanur, maupun Kuta, kepatuhan terhadap protokol keselamatan laut sangat diperlukan guna mengantisipasi dampak dari gelombang tinggi ini.

***

Pewarta: Redaksi

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026