09/09/2026

Persiapan Hadapi Pemilu 2029, DPP Hanura Minta Bali Tuntaskan Struktur PAC Jelang Konsolidasi Nasional Oktober Mendatang

DPP Partai Hanura. (Sumber: Tim/Balikonten.com)

DPP Partai Hanura. (Sumber: Tim/Balikonten.com)

MANGUPURA, BALIKONTEN.COM – Dewan Pimpinan Pusat Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) meminta DPD Partai Hanura Bali untuk segera menuntaskan kepengurusan tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kecamatan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029, menargetkan konsolidasi struktur kepengurusan partai secara nasional rampung pada akhir Oktober 2026, Rabu, (2/9/26)

Dalam kesempatannya, Ketua Task Force Partai Hanura sekaligus Waketum DPP Partai Hanura, H. Patrice Rio Capella, S.H., mengatakan konsolidasi terus diperkuat dengan mendatangi pengurus partai di daerah, termasuk DPD Partai Hanura Provinsi Bali, DPC, serta anggota DPRD kabupaten/kota se-Bali.

“Saya enggak tahu dulu seperti apa, tapi hari ini kita melihat aura positif dan keyakinan, optimisme didalam diri kader sudah mulai muncul. Jadi, berpolitiknya gembira, tidak ada keraguan, tidak ada mikir ini ke depan bagaimana Hanura ini, itu pelan-pelan sudah mulai terkelupas. Mudah-mudahan kita bisa meraih masa depan Hanura ini lebih baik,” kata Rio Capella di Hotel Harper Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung.

Menurut Rio, langkah tersebut dilakukan untuk menyamakan persepsi dan memastikan kesiapan organisasi menghadapi tahapan politik menuju Pemilu 2029.

Selain itu ia menyebut, berdasarkan laporan DPC, hampir 90 persen PAC di Bali telah terbentuk. DPP Hanura meminta seluruh DPC kabupaten/kota di Bali menuntaskan pembentukan PAC hingga 100 persen pada akhir September 2026.

“Konsolidasi di Bali cukup mantap, kalau bisa dikatakan hampir 100 persen, dan mudah-mudahan Bali terus bisa bergerak untuk mempersiapkan konsolidasi pada level bawah,” kata Rio.

Selain pembentukan struktur, DPP Hanura juga meminta kelengkapan organisasi seperti pemasangan papan nama serta administrasi kepartaian segera dituntaskan.

Rio Capella menargetkan konsolidasi nasional dapat selesai sebelum akhir Oktober 2026. Dengan demikian, Hanura diharapkan sudah hadir secara penuh di seluruh provinsi, kabupaten/kota, dan sekitar 7.300 kecamatan.

Oleh karena itu, Rio Capella berharap mudah-mudahan ini bisa mengejar sebelum akhir Oktober 2026 sudah bisa mengambil satu keputusan, bahwa Hanura sudah selesai melakukan konsolidasi nasional, dalam arti sudah hadir di 100% provinsi, 100% kabupaten/kota, dan 100% 7.300 kecamatan serta on going process untuk melengkapi struktur kepengurusan di tingkat ranting.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bali, Gde Wirajaya Wisna, S.E., S.Kom., mengapresiasi langkah DPP Hanura melalui Task Force yang turun langsung memantau dan berdialog dengan pengurus di daerah.

Menurutnya, kehadiran Tim Task Force memberikan manfaat dalam menyamakan persepsi pengurus, terutama terkait persiapan menghadapi tahapan Pemilu 2029.

Wirajaya Wisna mengatakan struktur partai hingga tingkat PAC menjadi salah satu bagian penting yang harus segera dipenuhi.

“Memantapkan apa namanya langkah-langkah Hanura untuk siap menghadapi Pemilu 2029,” kata Wirajaya Wisna.

Wirajaya Wisna juga menyebut konsolidasi tersebut memberikan energi baru bagi jajaran Hanura di Bali untuk segera melengkapi berbagai instrumen organisasi yang diperlukan.

“Kita segera mungkin bangkit, semangat untuk betul-betul instrumen apa yang dibutuhkan dalam apa nama kelolosan partai kita karena begitu aturan mainnya kan. Ya bisa kita rampungkan segera mungkin khususnya Bali,” tutupnya.

***

Pewarta: Agung Rai Tri Krisna Putra

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE