09/09/2026

Pesan Harmoni Lewat Lagu Janji Satya

Gung Widia Pemayun feat. Gung Gus Pemayun - Janji Satya

Gung Widia Pemayun feat. Gung Gus Pemayun - Janji Satya/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Di tengah dinamika hubungan modern yang kerap diuji berbagai godaan, sebuah karya musik hadir membawa pesan sederhana namun mendalam: komitmen.

Lagu Janji Satya dirilis oleh Agung Widiantari bersama suaminya Agung Bagus Eka Pemayun, yang juga dikenal sebagai Bendesa Adat Tegal Tamu. Peluncuran lagu ini digelar di Jambe Boga Sari pada Senin (23/3) sore, sekaligus menjadi simbol perjalanan 19 tahun usia pernikahan pasangan yang akrab disapa Widya dan Mayun.

Karya ini memuat pesan kuat tentang kesetiaan sebagai fondasi utama dalam membangun harmoni kehidupan rumah tangga.

Secara linguistik, “Janji Satya” berarti janji untuk setia—sebuah komitmen. Namun lebih dari itu, lagu ini menyoroti pentingnya menjaga keselarasan hubungan di tengah tantangan zaman yang tidak ringan.

“Pesan kami lewat lagu ini, mari kita yang sudah mengucap janji, sudah menikah, bisa berkomitmen setia, saling percaya sampai sepanjang usia,” ujar Agung Widiantari.

Ia menegaskan, menjaga hubungan bukan perkara mudah. Godaan dari luar kerap menjadi ujian nyata. Karena itu, dibutuhkan keteguhan hati, kepercayaan, dan komitmen untuk tetap saling menjaga.

“Seberapa keras godaan di luar, kita harus tetap tegar, percaya dengan pasangan, dan menjaga hubungan agar tetap harmonis,” imbuhnya.

Dalam perspektif ilmiah, komitmen dan kepercayaan merupakan fondasi utama hubungan jangka panjang. Riset yang dipublikasikan dalam Journal of Social and Personal Relationships menunjukkan bahwa pasangan dengan tingkat komitmen tinggi memiliki ketahanan lebih baik dalam menghadapi konflik serta tekanan eksternal.

Lagu ini diciptakan oleh Gus Yuda, dengan aransemen musik dari Dek Artha, serta visual video yang digarap oleh Rafly J’Flames. Seluruh proses produksi berada di bawah naungan Putra Jambe Group yang berafiliasi dengan Yayasan Putra Jambe Agung.

Karya Seni yang Terhubung dengan Gerakan Sosial

Lagu Janji Satya tidak berdiri sebagai karya hiburan semata. Ia menjadi bagian dari gerakan yang lebih luas melalui Yayasan Putra Jambe Agung yang dikelola oleh Agung Bagus Eka Pemayun.

Yayasan tersebut bergerak di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, seni, ekonomi, hingga pariwisata. Di bidang pendidikan, yayasan ini mengelola sekolah. Di sektor seni, dikenal melalui pertunjukan tari Barong Batubulan.

Sementara di sektor ekonomi, yayasan mengembangkan pasar, toko sembako, praktik penyosohan beras, hingga koperasi. Di bidang pariwisata, mereka mengelola ATV adventure serta agrowisata kopi luwak.

Melalui lagu ini, Agung Widiantari memperluas ekspresi seni ke ranah tarik suara dan produksi video klip.

“Di bidang seni, agar tidak hanya di tari dan menabuh saja, kami tambahkan di bidang tarik suara. Ada lagu lewat karya-karya video klip,” jelasnya.

Langkah ini menegaskan bahwa seni tidak hanya menjadi ruang ekspresi, tetapi juga media edukasi sosial. Janji Satya hadir sebagai pengingat bahwa komitmen adalah fondasi harmoni—nilai yang tetap relevan di tengah perubahan sosial yang cepat.

Di sisi lain, keluarga ini juga memiliki jejak kuat di dunia seni. Tiga putri mereka, yakni Gung Mas Pemayun, Gung Mirah Pemayun, dan Gung Mutiara Pemayun yang dikenal sebagai 3 GM, telah lebih dulu menekuni dunia tarik suara sebagai penyanyi cilik.

***

Pewarta: Redaksi

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE