Sastra Jadi Wadah Generasi Muda Asah Kepekaan Batin dan Kemanusiaan
Sastra Jadi Wadah Generasi Muda Asah Kepekaan Batin dan Kemanusiaan/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Minat generasi muda terhadap dunia kesusastraan, baik di tingkat nasional maupun regional Bali, menunjukkan tren positif yang terus menguat. Fenomena ini tercermin dari kian maraknya aktivitas bersastra yang tidak hanya digandrungi para pemuda di lingkungan akademis, tetapi juga di tengah masyarakat luas.
Sastrawan ternama Jengki Sunarta menilai antusiasme anak muda terhadap sastra saat ini sangat tinggi. Kondisi ini didorong oleh maraknya perlombaan sastra seperti baca puisi, cipta cerpen, cipta puisi, hingga monolo, serta menjamurnya komunitas sastra di berbagai daerah. Dukungan pemerintah melalui program bantuan dari kementerian terkait juga turut memicu pertumbuhan ekosistem sastra di tanah air.
Jengki menegaskan bahwa sastra memiliki peran vital dalam membentuk karakter generasi muda. “Sastra sangat penting bagi generasi muda untuk mengasah kepekaan batin dan sisi kemanusiaan mereka,” ujar Jengki Sunarta di Denpasar, pada Minggu (26/7).
Lebih lanjut, ia berharap apresiasi terhadap sastra dapat diintegrasikan lebih dalam ke dalam kurikulum pendidikan, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Meski fakultas sastra sudah ada di kampus-kampus, keberadaan komunitas sastra dan kompetisi berkala di lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi diyakini akan semakin menggairahkan dunia kesusastraan Indonesia.
***

