TKA Resmi Dimulai, Jembatan Menuju ke Jenjang Perguruan Tinggi
TKA Resmi Dimulai, Jembatan Menuju ke Jenjang Perguruan Tinggi/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – pertama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA, SMK, dan sederajat di Provinsi Bali resmi dimulai pada Senin, 26 Oktober 2026. Ribuan siswa di berbagai kabupaten/kota mengikuti tes yang mengukur kemampuan akademik ini dengan tertib.
Berdasarkan jadwal nasional, rangkaian TKA tahun ini telah melalui tahap simulasi pada 21–27 September 2026 dan gladi bersih pada 5–18 Oktober 2026, sebelum akhirnya memasuki peluncuran ujian utama yang berlangsung hingga 8 November 2026.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si., menegaskan bahwa pelaksanaan TKA bagi siswa SMA dan SMK memegang peranan penting sebagai instrumen strategis.
“TKA SMA & SMK adalah jembatan menuju ke jenjang Perguruan Tinggi,” ujar Wesnawa Punia saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp.
Secara umum, TKA mengujikan sejumlah bidang studi utama, yakni mata pelajaran wajib yang meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Selain itu, siswa juga diwajibkan memilih dua dari 19 mata pelajaran pilihan, serta tambahan mata pelajaran kejuruan vokasi khusus bagi siswa SMK/MAK.
Adapun pelaksanaan ujian inti dijadwalkan secara bertahap selama empat hari: hari pertama berfokus pada literasi Bahasa Indonesia dan survei karakter, hari kedua menguji kemampuan Bahasa Inggris, hari ketiga mencakup Matematika dan numerasi, serta ditutup pada hari keempat dengan dua mata pelajaran pilihan.
Di SMAN 4 Denpasar, kesiapan menghadapi ujian terlihat sangat matang. Sebanyak 413 siswa kelas XII di sekolah tersebut turut serta dalam gelombang pertama TKA. Kepala SMAN 4 Denpasar, I Made Sudana, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa persiapan telah dilakukan secara optimal jauh-jauh hari.
“Selain melakukan pembelajaran serta pembekalan secara intensif selama satu bulan, ada juga siswa yang mengambil les di luar sekolah,” ungkap Made Sudana.
Ia juga memastikan bahwa infrastruktur pendukung di sekolah telah dipersiapkan secara maksimal demi kelancaran ujian berbasis komputer ini.
“Untuk penunjang sarana prasarana, sekolah telah menyiapkan lab komputer yang representatif dan memadai didukung akses internet yang baik,” tambahnya.
Dengan segala persiapan matang yang telah ditempuh, pihak sekolah menaruh harapan besar agar seluruh peserta didik dapat melalui rangkaian ujian dengan hasil maksimal.
“Kami berharap, seluruh siswa mendapat nilai terbaik dalam TKA tahun ini, sehingga dapat dijadikan bekal untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya,” pungkas Sudana.
***