Bosa Ngopi di Denpasar, Coba ke Sini Yuk? Coffee Shop dengan View Terbaik di Bali
ilustrasi coffee shop/ grafmex/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Bali memiliki banyak coffee shop dengan pemandangan indah yang cocok untuk menikmati kopi sambil bersantai. Mulai dari kafe berlatar Gunung Batur di Kintamani, tempat minum kopi dengan panorama persawahan di Ubud, hingga kedai di atas tebing Uluwatu yang menghadap Samudra Hindia, setiap tempat menawarkan suasana berbeda.
Bagi pencinta kopi, memilih tempat untuk menikmati secangkir kopi sering kali berkaitan dengan suasana yang ingin dirasakan. Ada yang mencari udara sejuk pegunungan untuk memulai pagi, ada pula yang ingin menghabiskan sore dengan pemandangan matahari terbenam. Di Bali, kedua pengalaman tersebut dapat ditemukan tanpa harus meninggalkan kebiasaan sederhana, yaitu duduk santai sambil menikmati kopi.
Enam rekomendasi berikut mencakup coffee shop dengan karakter pemandangan yang beragam. Informasi alamat, jam operasional, dan fasilitas disertakan agar pengunjung dapat menyesuaikan tujuan dengan rencana perjalanan.
1. Pahdi Specialty Coffee, Menikmati Kopi dengan Panorama Gunung Batur
Pahdi Specialty Coffee menjadi salah satu pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati kopi dengan pemandangan alam khas Kintamani. Berada di kawasan Penelokan, kafe ini menghadap kaldera Gunung Batur dan Danau Batur. Udara pegunungan yang sejuk memberikan suasana berbeda dibandingkan kedai kopi di kawasan pesisir Bali.
Daya tarik Pahdi terletak pada perpaduan panorama alam, ruang modern dengan kaca berukuran besar, dan pilihan kopi spesial. Pengunjung dapat menikmati pemandangan gunung dari area dalam maupun teras terbuka. Waktu pagi cocok untuk datang lebih awal, terutama bagi mereka yang ingin melihat suasana kaldera sebelum kabut dan awan menutupi sebagian pemandangan.
Pilihan kopinya mengangkat biji kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Tersedia pula minuman racikan dengan sentuhan buah yang memberikan alternatif bagi pengunjung yang ingin mencoba rasa berbeda. Menu makanan dan roti juga tersedia sehingga tempat ini sesuai untuk sarapan atau makan siang.
Alamat: Jalan Raya Penelokan, Central Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali 80652.
Jam buka: Setiap hari mulai pukul 05.30 WITA. Jam tutup berbeda menurut hari, mulai pukul 19.00 hingga 22.30 WITA.
Fasilitas: Area duduk dalam ruangan, teras luar ruangan, tempat parkir, menu kopi spesial, roti, dan hidangan utama.
Pahdi cocok untuk wisatawan yang ingin mengawali perjalanan di Bali dengan suasana pegunungan. Sebaiknya bawa jaket ringan karena suhu Kintamani cenderung lebih sejuk dibandingkan kawasan pantai. Pengunjung yang datang pada akhir pekan atau mengincar tempat duduk dengan pemandangan terbaik dapat mempertimbangkan reservasi terlebih dahulu.
2. AKASA Specialty Coffee, Tempat Menikmati Kopi di Ketinggian
AKASA Specialty Coffee menawarkan pengalaman minum kopi dengan latar Gunung Batur dari kawasan Penelokan, Kintamani. Lokasinya berada di jalur utama yang dikenal memiliki sejumlah titik pandang menuju kaldera. Pemandangan pegunungan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin beristirahat setelah perjalanan menuju dataran tinggi Bali.
Salah satu alasan untuk berkunjung ke AKASA adalah kesempatan menikmati kopi di tengah udara sejuk dengan panorama alam yang terbuka. Area terasnya menghadap Gunung Batur, sehingga pengunjung dapat menikmati secangkir kopi sambil mengamati perubahan cahaya pada lanskap pegunungan.
AKASA juga dikenal dengan pilihan kopi yang memanfaatkan karakter biji kopi lokal Kintamani. Bagi pencinta kopi, sajian seduh manual dapat menjadi pilihan untuk mengenali cita rasa biji kopi dari daerah tersebut. Pengunjung yang lebih menyukai suasana santai dapat memilih tempat duduk sambil menikmati pemandangan tanpa terburu-buru.
Alamat: Jalan Raya Penelokan Nomor 777, Central Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali 80652.
Jam buka: Setiap hari, pukul 05.30–22.00 WITA berdasarkan informasi operasional yang tersedia.
Fasilitas: Area teras dengan pemandangan Gunung Batur, tempat duduk untuk bersantai, pilihan kopi espresso dan seduh manual, serta layanan makan di tempat dan bawa pulang.
AKASA layak dipertimbangkan untuk agenda wisata pagi di Kintamani. Datang lebih awal memberi kesempatan menikmati suasana pegunungan sebelum kawasan ini semakin ramai. Untuk mendapatkan pengalaman yang nyaman, periksa kembali jam operasional dan kondisi cuaca sebelum berangkat.
3. Yellow Flower Café, Menikmati Kopi di Tengah Hijau Ubud
Yellow Flower Café menghadirkan suasana yang berbeda dari kafe-kafe di dataran tinggi Kintamani. Terletak di kawasan perbukitan Penestanan, Ubud, tempat ini menawarkan pemandangan lembah hijau dan persawahan dengan suasana yang lebih tenang. Lingkungannya cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati kopi jauh dari keramaian jalan utama.
Karakter Yellow Flower Café terasa melalui area terbuka, furnitur kayu, tanaman, dan suasana taman yang akrab. Pada hari cerah, pengunjung juga berpeluang melihat Gunung Agung dari kejauhan. Perpaduan pemandangan hijau dan udara yang relatif teduh menjadikannya tempat yang menarik untuk sarapan, membaca buku, atau berbincang santai.
Kafe ini menyediakan kopi lokal dan hidangan dengan pendekatan berbasis bahan nabati. Pilihan makanan vegetarian dan vegan tersedia, disertai sejumlah pilihan bebas gluten. Konsep tersebut membuatnya menarik bagi pengunjung yang memperhatikan pilihan bahan makanan selama berwisata.
Lokasinya berada di kawasan Penestanan yang dapat dijangkau melalui jalur pejalan kaki dan anak tangga. Karena itu, pengunjung sebaiknya memperhitungkan waktu berjalan dari titik akses menuju kafe.
Alamat: Jalan Raya Campuhan, Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571.
Jam buka: Setiap hari, pukul 07.00–21.00 WITA.
Fasilitas: Area duduk terbuka, taman, pilihan kopi lokal, menu vegetarian dan vegan, sejumlah pilihan bebas gluten, serta butik kecil yang menjual perhiasan dan barang kerajinan.
Yellow Flower Café sesuai untuk wisatawan yang ingin mencari coffee shop dengan pemandangan sawah di Ubud. Waktu sore dapat menjadi pilihan untuk menikmati cahaya matahari yang menyinari lembah. Kenakan alas kaki yang nyaman karena akses menuju tempat ini melibatkan perjalanan berjalan kaki melalui jalur perbukitan.
4. Montana Del Café, Menikmati Brunch dengan Pemandangan Kaldera
Montana Del Café menjadi pilihan menarik bagi pencinta kopi yang ingin menikmati pemandangan Gunung Batur dengan suasana kafe modern. Berlokasi di Jalan Raya Penelokan, Kintamani, tempat ini berada di kawasan dataran tinggi yang menawarkan panorama kaldera dan danau dari kejauhan.
Desain kafe yang modern menjadi salah satu daya tariknya. Pengunjung dapat memilih tempat duduk di dalam ruangan atau di area luar untuk menikmati pemandangan secara langsung. Perpaduan bangunan bergaya minimalis dan lanskap pegunungan juga membuat Montana Del Café menarik bagi wisatawan yang senang mengabadikan perjalanan.
Menu yang tersedia mencakup kopi, aneka minuman, hidangan sarapan, dan makanan bergaya internasional. Pengunjung dapat memesan kopi untuk menemani waktu bersantai atau memilih menu brunch ketika datang pada pagi hari. Pilihan makanan yang beragam membuat kafe ini sesuai untuk kunjungan bersama pasangan, teman, maupun keluarga.
Alamat: Jalan Raya Penelokan Nomor 889, Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali 80652.
Jam buka: Senin–Kamis pukul 06.00–19.00 WITA; Jumat–Minggu pukul 06.00–20.00 WITA, berdasarkan informasi operasional yang tersedia.
Fasilitas: Area duduk dalam dan luar ruangan, pilihan kopi, menu brunch, hidangan internasional, serta sejumlah sudut untuk berfoto.
Montana Del Café cocok bagi pengunjung yang ingin menggabungkan wisata kuliner dengan pemandangan alam Kintamani. Pagi hari menjadi waktu yang patut dipertimbangkan karena suasana pegunungan terasa lebih sejuk. Jika ingin duduk di luar ruangan, perhatikan kondisi cuaca agar kunjungan tetap nyaman.
5. Greenkubu Restaurant, Menyeruput Kopi di Tengah Persawahan Tegallalang
Greenkubu Restaurant di Tegallalang menawarkan suasana hijau dengan hamparan persawahan sebagai pemandangan utama. Kawasan ini dikenal dengan lanskap terasering yang menjadi salah satu daya tarik wisata Ubud dan sekitarnya. Bagi pengunjung yang ingin menikmati kopi sambil memandang alam pedesaan, Greenkubu dapat menjadi pilihan untuk dimasukkan ke dalam rencana perjalanan.
Area tempat duduk terbukanya menghadap persawahan dan kolam dengan tanaman teratai. Suasana tersebut memberikan pengalaman bersantap yang dekat dengan alam. Tersedia pula area makan beratap untuk pengunjung yang ingin berlindung dari panas matahari atau hujan.
Greenkubu menyajikan kopi, minuman lain, serta beragam hidangan khas Indonesia dan Barat. Pengunjung yang datang bersama keluarga atau teman juga dapat menikmati aktivitas tambahan, seperti ayunan dan bersepeda di sekitar persawahan. Ketersediaan aktivitas tersebut membuat kunjungan dapat berlangsung lebih lama daripada sekadar mampir untuk minum kopi.
Alamat: Jalan Cinta, Banjar Pejengaji, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali 80561.
Jam buka: Setiap hari, pukul 11.00–20.00 WITA. Jam operasional aktivitas ayunan berbeda, umumnya pukul 11.00–17.30 WITA.
Fasilitas: Area makan terbuka, ruang makan beratap, tempat duduk di sekitar kolam, pilihan kopi dan makanan, area parkir, ayunan, serta aktivitas bersepeda di sekitar persawahan.
Greenkubu sesuai untuk wisatawan yang ingin mengunjungi kawasan Tegallalang sambil beristirahat menikmati kopi. Karena jam operasional restorannya dimulai menjelang siang, tempat ini lebih cocok untuk agenda makan siang atau kunjungan sore daripada berburu sarapan. Pengunjung yang mengincar tempat duduk di dekat kolam dapat mempertimbangkan reservasi, terutama saat akhir pekan.
6. Copy House Bali, Menikmati Kopi dan Matahari Terbenam di Tebing Uluwatu
Bagi pengunjung yang lebih menyukai pemandangan laut, Copy House Bali menawarkan pengalaman minum kopi di kawasan tebing Karang Boma, Uluwatu. Dari lokasi ini, pengunjung dapat memandang Samudra Hindia dengan bentang cakrawala yang luas. Ketika matahari mulai turun, perubahan warna langit menjadi daya tarik utama tempat tersebut.
Copy House memiliki konsep yang sederhana dengan bangunan kayu tradisional Indonesia. Pengalaman berkunjung berpusat pada kopi, suasana alam, dan kesempatan menikmati senja tanpa banyak gangguan. Pengunjung dapat mengambil minuman, kemudian memilih tempat duduk di area tebing menggunakan tikar yang disediakan.
Pilihan minumannya mencakup kopi spesial dari sejumlah daerah penghasil kopi Indonesia, kelapa muda segar, dan minuman ringan. Konsep tempat ini cocok bagi mereka yang ingin menghabiskan sore dengan suasana santai setelah berkeliling kawasan Uluwatu.
Berbeda dari kafe dengan ruang makan luas, Copy House lebih mengutamakan pengalaman menikmati alam terbuka. Karena lokasinya berada di tepi tebing, pengunjung perlu memperhatikan area tempat duduk dan menjaga jarak aman dari tepian.
Alamat: Tebing Karang Boma, Uluwatu, Bali. Untuk navigasi, gunakan nama Copy House Bali pada aplikasi peta.
Jam buka: Setiap hari, pukul 15.00–19.30 WITA. Pembukaan di luar jadwal reguler untuk kelompok dapat diatur berdasarkan kesepakatan.
Fasilitas: Area duduk di alam terbuka, tikar dan kain sarung untuk pengunjung, tempat parkir mobil dan sepeda motor, pilihan kopi spesial, kelapa muda, serta minuman ringan.
Copy House Bali cocok untuk pengunjung yang mencari coffee shop dengan pemandangan laut di Uluwatu. Waktu kedatangan sekitar pukul 16.30 dapat menjadi pilihan untuk menikmati suasana sore hingga matahari terbenam. Datang lebih awal juga memberi kesempatan memilih tempat yang nyaman sebelum pengunjung lain berdatangan.
Tips Memilih Coffee Shop dengan Pemandangan Indah di Bali
Setiap coffee shop memiliki karakter pemandangan dan fasilitas yang berbeda. Agar kunjungan lebih sesuai dengan kebutuhan, pertimbangkan beberapa hal berikut.
Sesuaikan lokasi dengan agenda perjalanan. Kintamani cocok untuk menikmati panorama gunung dan udara sejuk, sedangkan Ubud menawarkan suasana persawahan dan lembah hijau. Uluwatu menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan laut dan matahari terbenam.
Perhatikan waktu kunjungan. Pagi hari umumnya sesuai untuk menikmati suasana pegunungan, sedangkan sore hari cocok untuk melihat perubahan warna langit di kawasan tebing. Kondisi cuaca tetap memengaruhi jarak pandang, sehingga pemandangan gunung atau laut tidak selalu terlihat jelas.
Periksa fasilitas sebelum berangkat. Jika datang bersama keluarga, pastikan tempat yang dipilih memiliki area duduk yang sesuai. Pengunjung yang membawa kendaraan juga sebaiknya memastikan ketersediaan parkir. Untuk tempat dengan jalur pejalan kaki atau tangga, gunakan alas kaki yang nyaman.
Pastikan jam operasional terbaru. Jadwal buka dapat berubah karena cuaca, kegiatan khusus, atau kebijakan pengelola. Periksa situs resmi atau akun media sosial tempat yang akan dikunjungi sebelum berangkat.
Coffee Shop dengan Pemandangan Indah di Bali, Mana yang Layak Dikunjungi?
Enam tempat tersebut menawarkan pengalaman berbeda bagi pencinta kopi yang ingin menikmati pemandangan alam Bali. Pahdi Specialty Coffee dan AKASA Specialty Coffee cocok untuk menikmati panorama Gunung Batur. Yellow Flower Café menghadirkan suasana hijau di perbukitan Ubud, sedangkan Montana Del Café menggabungkan pemandangan kaldera dengan konsep kafe modern.
Untuk suasana persawahan, Greenkubu Restaurant menawarkan area makan terbuka di Tegallalang. Sementara itu, Copy House Bali dapat dipertimbangkan bagi pengunjung yang ingin menikmati kopi sambil menyaksikan matahari terbenam di tebing Uluwatu.
Pilihan terbaik bergantung pada suasana yang dicari, waktu kunjungan, dan lokasi wisata yang sedang dijelajahi. Dengan memperhatikan alamat, jam buka, serta fasilitas masing-masing tempat, pengunjung dapat merencanakan agenda minum kopi yang lebih nyaman selama berada di Bali.
***Catatan editorial: Informasi alamat dan jam operasional disusun berdasarkan informasi yang tersedia dari pengelola dan sumber tempat terkait. Jadwal dapat berubah, sehingga konfirmasi sebelum kunjungan tetap disarankan.

