09/09/2026

Dewasa Ayu 9 Juni 2026: Waktu Tepat Buka Lahan, Hindari Gelar Yadnya

Puncak Penileman Griya Agung Beraban, Pemilet Sumringah Beryadnya dengan Hemat

Puncak Penileman Griya Agung Beraban, Pemilet Sumringah Beryadnya dengan Hemat/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Masyarakat Hindu di Bali mendasarkan segala aktivitas harian mereka pada petunjuk ala ayuning dewasa. Melalui perhitungan ini, setiap hari memiliki karakter dan energi unik yang memengaruhi keberhasilan suatu usaha.

Untuk hari Selasa, 9 Juni 2026, dinamika energi alam menunjukkan panduan yang sangat spesifik mengenai aktivitas yang disarankan maupun yang harus dihindari. Hari ini membawa angin segar bagi para petani yang ingin memperluas garapan, sekaligus menjadi lampu merah bagi pelaksanaan upacara besar.

Momentum Emas Sektor Pertanian dan Kerajinan Alat

Hari ini menjadi waktu yang sangat ideal bagi Anda yang berencana membuka lahan pertanian baru. Berdasarkan petunjuk Pepedan, energi hari ini sangat mendukung pembukaan lahan agar nantinya produktif.

Selain itu, indikator Kala Luang juga memberikan restu penuh untuk aktivitas pembuatan terowongan air atau saluran irigasi, serta menanam jenis ketela dan umbi-umbian. Bagi petani tebu dan mentimun, indikator Dadig Krana membawa keberuntungan tersendiri jika Anda memulai penanaman hari ini.

Aktivitas pengerjaan sawah atau tegalan secara umum juga mendapat pengaruh positif dari Pamacekan. Petani dan nelayan bisa memanfaatkan momentum ini secara optimal.

Di sektor kerajinan dan pembuatan alat kerja, Macekan Wadon membawa keberuntungan untuk memproduksi alat penangkap ikan, taji, tombak, hingga keris. Jika Anda ingin membuat alat pengusir burung atau hama di sawah seperti lelakut (orang-orangan sawah), indikator Asuajeg Munggah memberikan waktu terbaiknya hari ini.

Pantangan Besar: Tunda Pernikahan, Ngaben, dan Yadnya

Meskipun sangat ramah terhadap aktivitas pertanian, hari ini justru memancarkan energi yang kurang bersahabat untuk urusan ritual keagamaan dan lingkaran hidup manusia. Indikator Salah Wadi dan Carik Walangati secara tegas menyatakan bahwa hari ini tidak baik untuk menggelar upacara Manusa Yadnya seperti pernikahan (wiwaha), potong gigi (mapendes), ataupun potong rambut.

Bagi urusan Pitra Yadnya, pelaksanaan penguburan, atiwa-tiwa atau ngaben, nyekah, hingga ngasti sangat tidak dianjurkan. Energi Dadig Krana dan Pamacekan juga memperkuat pantangan untuk melaksanakan upacara yadnya dalam skala apa pun hari ini.

Selain urusan ritual, urusan domestik dan sosial juga harus berjalan dengan penuh kehati-hatian. Berikut adalah beberapa pantangan penting lainnya yang jatuh pada hari ini:

  • Pembangunan Rumah: Berdasarkan Carik Walangati, urungkan niat untuk mulai membangun rumah hari ini.
  • Pembuatan Alat Besi: Pepedan melarang pembuatan peralatan dari bahan besi.
  • Pertanian Tertentu: Hindari menanam padi dan kacang-kacangan karena energi Asuajeg Munggah tidak mendukung komoditas ini.
  • Aktivitas Sosial dan Domestik: Dadig Krana mengingatkan untuk tidak mengadakan pertemuan atau rapat penting, serta menghindari hubungan berenggama.
  • Kunjungan: Berdasarkan Kala Suwung, hari ini tidak tepat untuk melakukan kunjungan atau silaturahmi.

Secara umum, kehadiran Kala Suwung dan Kala Temah menegaskan bahwa hari ini memiliki banyak batasan untuk memulai perkara-perkara baik yang bersifat umum (dewasa ayu).

Karakteristik Hari Ini

Secara makro, tatanan energi yang menaungi hari ini terdiri dari Pararasan: Aras Kembang, yang memberikan karakter menawan namun dinamis.

Sementara itu, unsur Pancasuda: Satria Wirang mengingatkan adanya potensi rintangan atau perasaan kurang nyaman yang harus dihadapi dengan kesabaran. Di sisi lain, aspek Ekajalaresi: Kinasihan Amerta tetap mengalirkan berkah kehidupan, dan petunjuk hari ini ditutup dengan Pratiti: Bhawa yang memengaruhi kondisi emosional serta keberadaan diri.

Gunakan hari ini secara bijak dengan berfokus pada persiapan lahan dan produksi alat kerja, sembari menahan diri dari agenda ritual besar demi kelancaran rencana Anda di masa depan.

***

Pewarta: Redaksi

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE