Dewasa Ayu Selasa, 14 April 2026, Baik untuk Memelihara Ternak
Pawukon dan Wuku dalam Kalender Bali/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Memilihan hari baik atau yang dikenal dengan Dewasa Ayu masih menjadi pedoman krusial dalam tata kehidupan masyarakat di Bali. Untuk Selasa, 14 April 2026, berdasarkan perhitungan kalender tradisional, muncul beberapa poin penting yang mengatur aktivitas harian, mulai dari urusan pekerjaan, peternakan, hingga pembatasan pada ritual keagamaan tertentu.
Fokus Utama: Pekerjaan Berbasis Api
Bagi mereka yang profesinya bersentuhan langsung dengan api atau panas, hari ini membawa pengaruh positif. Kehadiran Geni Rawana menandakan momentum yang tepat untuk memulai atau mengerjakan proyek-proyek yang melibatkan unsur api.
Namun, energi ini berbanding terbalik untuk urusan hunian dan pertanian. Masyarakat disarankan untuk menghindari:
- Mengatapi rumah atau pengerjaan atap bangunan.
- Melaspas (upacara penyucian bangunan baru).
- Aktivitas bercocok tanam di ladang maupun sawah.
Sektor Peternakan dan Pengembangan Diri
Bagi warga yang berencana memulai usaha di bidang peternakan, hari ini merupakan waktu yang ideal. Berdasarkan pengaruh Kala Upa, memulai pemeliharaan ternak atau wewalungan diprediksi akan memberikan hasil yang baik dan kelancaran dalam proses perawatannya.
Di sisi lain, dari sudut pandang karakter personal dan spiritual, hari ini dipengaruhi oleh beberapa elemen penting:
- Wisesa Segara (Pancasuda): Melambangkan pengaruh kewibawaan dan keluasan rezeki layaknya samudera.
- Kinasihaning Jana (Ekajalaresi): Menunjukkan potensi untuk mendapatkan simpati atau dicintai oleh orang banyak.
- Laku Api (Pararasan): Mencerminkan karakter yang dinamis namun perlu pengelolaan emosi yang tepat.
Pantangan Ritual: Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya
Salah satu poin yang paling krusial pada 14 April 2026 adalah munculnya Salah Wadi. Kehadiran elemen ini membuat hari tersebut tidak direkomendasikan untuk menyelenggarakan upacara besar, baik yang bersifat siklus hidup manusia maupun penghormatan leluhur.
Beberapa kegiatan yang sebaiknya ditunda meliputi:
- Manusa Yadnya: Seperti upacara pernikahan (wiwaha), potong gigi (mapendes), hingga sekadar memotong rambut.
- Pitra Yadnya: Segala bentuk upacara kematian, mulai dari prosesi penguburan, atiwa-tiwa atau ngaben, hingga ritual nyekah dan ngasti.
Selain itu, adanya Kala Garuda mempertegas bahwa secara umum hari ini tidak masuk dalam kategori dewasa ayu (hari sangat baik) untuk pelaksanaan hajatan-hajatan besar di luar poin yang telah dianjurkan.
Secara garis besar, 14 April 2026 adalah hari yang sangat spesifik: produktif untuk urusan teknis perapian dan peternakan, namun tertutup untuk urusan konstruksi spiritual rumah serta upacara sakral. Memahami batasan ini membantu dalam menyusun rencana kegiatan agar selaras dengan tradisi dan perhitungan logis kearifan lokal Bali.
***
