09/09/2026

Jiwa Pemimpin, Begini Ramalan Lahir Buda Pon Wuku Merakih

Menggendong Bayi Perempuan dalam Mimpi: Pertanda Keberuntungan atau Pesan dari Alam Bawah Sadar?

ilustrasi menggendong bayi/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Dalam tradisi masyarakat Bali, sistem kalender tradisional atau wariga memegang peran penting dalam memetakan karakter, potensi, hingga tantangan hidup seseorang berdasarkan hari kelahirannya. Salah satu kombinasi hari yang memiliki karakteristik unik dalam wariga adalah Anggara Pon Wuku Merakih.

Perhitungan ini mempertemukan unsur panca wara (Pon), sapta wara (Anggara atau Selasa), dan siklus wuku (Merakih). Kombinasi tersebut membentuk cetak biru psikologis dan spiritual yang diwariskan secara turun-temurun melalui naskah-naskah lontar Bali.

Analisis Karakter Berdasarkan Wariga Bali

Berdasarkan sumber-sumber sastra wariga tradisional, individu yang lahir pada hari Anggara Pon Wuku Merakih memiliki struktur kepribadian yang kompleks. Karakter utama yang sering disematkan meliputi:

  • Jiwa Kepemimpinan yang Tegas: Pengaruh hari Anggara (Selasa) yang bernaung di bawah elemen api memberikan energi keberanian, ketegasan, dan dorongan kuat untuk memimpin.
  • Kecerdasan Adaptif: Pengaruh pancawara Pon digabungkan dengan wuku Merakih melahirkan kemampuan beradaptasi yang tinggi terhadap lingkungan sosial maupun profesional.
  • Kecenderungan Emosional: Di balik ketegasannya, individu dengan kelahiran ini sering kali memiliki sensitivitas tinggi yang jika tidak dikelola dengan baik, dapat memicu sikap mudah tersinggung atau keras kepala.

Dalam praktiknya, para praktisi wariga dan penyuluh adat Bali memandang karakteristik ini bukan sebagai sebuah vonis mutlak, melainkan sebagai panduan kesadaran diri (self-awareness) agar seseorang mampu mengoptimalkan potensi positif dan meredam sifat negatifnya.

***

Pewarta: Redaksi

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE