Kondisi Cuaca Bali Secara Umum Didominasi Cerah Berawan, Potensi Hujan?
ilustrasi masyarakat tengah berjalan diterpa hujan/ hungvina1986/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar merilis data prakiraan cuaca untuk wilayah Pulau Dewata pada hari Sabtu, 27 Juni 2026.
Berdasarkan laporan resmi tersebut, sebagian besar wilayah kabupaten dan kota di Bali akan menikmati cuaca yang bersahabat dengan dominasi langit cerah berawan hingga berawan sepanjang hari.
Kondisi ini mendukung berbagai aktivitas luar ruangan bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang sedang berlibur.
Suhu udara di Bali secara umum berada pada rentang 20 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara berkisar antara 60 hingga 90 persen. Pergerakan angin bertiup secara konsisten dari arah Timur menuju Tenggara dengan kecepatan rata-rata antara 6 hingga 34 kilometer per jam.
Rincian Cuaca dan Suhu di Berbagai Kabupaten
Meskipun cuaca secara umum seragam, setiap wilayah memiliki karakteristik suhu udara yang berbeda, terutama untuk daerah dataran tinggi. Berikut adalah rincian kondisi cuaca di beberapa wilayah Bali:
- Kota Denpasar: Diperkirakan mengalami cuaca berawan dengan suhu udara berkisar antara 25 hingga 31 derajat Celsius.
- Kabupaten Badung (Kuta, Nusa Dua, Mengwi): Wilayah pusat pariwisata ini diprediksi cerah berawan hingga berawan dengan suhu udara berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celsius.
- Kabupaten Gianyar (termasuk Ubud): Mengalami kondisi berawan dengan suhu udara harian sekitar 22 hingga 28 derajat Celsius.
- Kabupaten Bangli: Sebagai daerah dataran tinggi, Bangli mencatat suhu udara paling dingin, yaitu berkisar antara 18 hingga 24 derajat Celsius dengan kondisi langit dominan berawan.
- Kabupaten Buleleng dan Karangasem: Kedua wilayah ini diprediksi berawan dengan suhu udara masing-masing berkisar di angka 23 hingga 27 derajat Celsius dan 20 hingga 25 derajat Celsius.
Peringatan Dini Gelombang Laut Sedang di Perairan Selatan Bali
Bagi masyarakat yang beraktivitas di sektor maritim, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait tinggi gelombang laut yang berlaku hingga Sabtu, 27 Juni 2026. Perairan Selatan Bali berpotensi mengalami kenaikan gelombang laut dengan ketinggian mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.
Wilayah perairan yang terdampak oleh peningkatan gelombang ini meliputi Selat Badung, Selat Bali bagian Selatan, Selat Lombok bagian Selatan, serta Perairan Selatan Pulau Bali. Kecepatan angin di area perairan tersebut dapat mencapai 15 hingga 20 knot yang bergerak dari arah Timur menuju Selatan.
Kondisi gelombang laut kategori sedang ini membawa risiko keselamatan yang perlu diperhatikan oleh operator transportasi laut dan warga pesisir. Perahu nelayan tradisional rentan terhadap kecepatan angin di atas 15 knot dan tinggi gelombang melebihi 1,25 meter.
Sementara itu, kapal tongkang juga menghadapi risiko operasional pada kecepatan angin di atas 16 knot dan tinggi gelombang laut di atas 1,5 meter. Untuk perairan Utara Bali, kondisi laut terpantau jauh lebih tenang dengan estimasi tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.
***
