Lokasi Nobar Final Piala Dunia 2026 di Badung, Dari Pesisir Pantai Kuta hingga Bandara
ilustrasi bola NoName_13/ pixabay
MANGUPURA, BALIKONTEN.COM – Demam sepak bola sejagat mencapai puncaknya. Masyarakat dan wisatawan di Kabupaten Badung, Bali, bersiap menyambut laga pamungkas turnamen paling bergengsi di dunia. Pemerintah Kabupaten Badung merespons antusiasme tinggi ini dengan menyiapkan panggung nonton bareng (nobar) berskala besar untuk laga Final Piala Dunia 2026.
Titik utama kemeriahan ini dipusatkan di Shelter Kebencanaan Baruna, kawasan Pantai Segara, Kuta. Acara yang diinisiasi langsung oleh Pemkab Badung tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin dini hari, 20 Juli 2026, mulai pukul 03.00 WITA. Menariknya, agenda ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya masuk sama sekali. Guna menggairahkan perekonomian lokal, area sekitar tempat menyaksikan pertandingan juga akan diramaikan oleh deretan stan bazaar UMKM yang menyajikan beragam produk kreatif dan kuliner.
Atmosfer turnamen empat tahunan ini sebenarnya sudah terasa di berbagai sudut strategis Badung. Selain agenda resmi pemerintah di pesisir Kuta, pusat-pusat hiburan malam, kafe, dan restoran di sepanjang kawasan Seminyak, Legian, hingga Canggu turut mengemas acara serupa. Tempat-tempat nongkrong tersebut menawarkan pengalaman menyaksikan pertandingan yang intim bagi para pelancong mancanegara maupun domestik yang sedang berlibur di Bali.
Opsi tempat menyaksikan laga krusial ini bahkan sudah menyambut para wisatawan sejak mereka menginjakkan kaki di Pulau Dewata. PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, ikut menyemarakkan pesta bola ini. Pihak bandara menyediakan fasilitas nonton bersama secara gratis di area terminal.
Fasilitas publik di bandara ini sudah memanjakan para pengguna jasa dan masyarakat umum sejak babak perempat final yang bergulir pada Jumat, 10 Juli 2026 lalu. Layanan penayangan langsung ini dipastikan terus menemani para pencinta sepak bola hingga peluit panjang laga final dibunyikan pada 20 Juli mendatang. Kehadiran titik-titik menonton bersama ini memberikan banyak pilihan bagi publik Badung untuk menjadi saksi lahirnya juara dunia baru.
***
