09/09/2026

Mengabdi untuk Bali, Ini Rekam Jejak Tutik Kusuma Wardhani di DPR RI

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah Dinilai Mampu Bangkitkan Empati dan Kasih Sayang Keluarga

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah Dinilai Mampu Bangkitkan Empati dan Kasih Sayang Keluarga/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Ni Putu Tutik Kusuma Wardhani kembali mengemban amanah besar sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk periode 2024–2029. Politikus senior dari Fraksi Partai Demokrat ini sukses melenggang ke Senayan setelah mengantongi 54.713 suara dari daerah pemilihan (dapil) Bali pada Pemilu Legislatif 2024.

Bagi masyarakat Bali, figur perempuan kelahiran Singaraja, 12 November 1954 ini sudah tidak asing lagi. Pengalaman legislatifnya tercatat kuat ketika ia menjabat sebagai anggota DPR RI Pengganti Antar Waktu (PAW) sisa masa jabatan 2014–2019. Kala itu, ia dilantik pada 23 Februari 2017 untuk menggantikan Jero Wacik.

Kini, memasuki masa kerja baru sejak Februari 2025, Tutik menempati posisi strategis di Komisi IX DPR RI. Komisi ini memegang tanggung jawab krusial yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak, meliputi bidang kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial.

Di struktur internal partai, Tutik juga memegang posisi penting. Ia dipercaya menjabat sebagai Sekretaris II pada Departemen V Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan DPP Partai Demokrat untuk masa bakti 2025–2030. Keaktifannya di media sosial juga terlihat melalui akun Instagram resmi @tutik_kusumawardhani yang digunakannya untuk membagikan berbagai kegiatan.

Latar Belakang Pendidikan dan Kepakaran Singaraja

Lahir dan tumbuh di Singaraja, Tutik meniti jalan panjang sebelum akhirnya dikenal sebagai srikandi politik. Ketertarikannya pada dunia kesehatan dan manajemen teermin dari jalur akademik yang ia tempuh.

Berikut adalah riwayat pendidikan formal yang telah diselesaikannya:

  • Sekolah Rakyat No. 2 Singaraja (Lulus 1966)
  • SMP Negeri 1 Singaraja (Lulus 1969)
  • SAA Saraswati Denpasar (Jurusan Asisten Apoteker, Lulus 1972)
  • STIE Totalwin, Semarang (Strata Satu Ekonomi, Lulus 2009)
  • Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Malang (Magister Kesehatan, Lulus 2011)

Kombinasi ilmu ekonomi dan manajemen kesehatan ini menjadi modal kuat bagi Tutik dalam menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi, khususnya di Komisi IX yang ia bidangi saat ini.

Kiprah Luas di Dunia Organisasi

Sepanjang hidupnya, Tutik dikenal sangat aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan, profesi, sosial, hingga olahraga. Keaktifannya tersebar di wilayah Buleleng hingga tingkat Provinsi Bali. Ia tercatat memimpin berbagai gerakan perempuan, yayasan sosial, hingga sektor pertanian.

Berikut adalah perjalanan panjang Tutik di dunia organisasi:

  • Yayasan Kertha Usada – Ketua (1990–Sekarang)
  • Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia – Sekretaris (1995–2005)
  • IWAPI Buleleng – Sekretaris (1997–2002)
  • HIPMI Buleleng – Ketua (1998–2001)
  • Tiara Kusuma Buleleng – Ketua (2001–2006)
  • Perwosi Buleleng – Ketua (2002–2007)
  • Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng – Bendahara (2002–2007)
  • Yayasan Kosala Wanita – Ketua (2003–Sekarang)
  • PDRI Partai Demokrat Singaraja – Ketua (2007–2012)
  • Rotary Club Bali Taman – Anggota (2009–Sekarang)
  • Pengda Taekwondo Provinsi Bali – Wakil Ketua (2010–2015)
  • PMI Provinsi Bali – Bendahara (2011–2015)
  • Perhimpunan Olah Raga Tuna Rungu Indonesia Provinsi Bali – Penasihat (2011–2015)
  • Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Bali – Wakil Bendahara (2011–2016)
  • Dewan Kehormatan PMI Provinsi Bali – Anggota (2015–2020)
  • DPP Organda Jakarta – Wakil Ketua (2015–2020)
  • Wanita Tani Indonesia Provinsi Bali – Ketua (2016–2021)
  • Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Bali – Wakil Ketua (2017–2022)
  • Wanita Tani Indonesia Provinsi Bali – Ketua (2022–Sekarang)

Pengusaha Tangguh di Sektor Kesehatan

Sebelum mendedikasikan sebagian besar waktunya di ranah politik nasional, Tutik adalah seorang profesional dan pengusaha yang bergerak di sektor riil dan kesehatan. Pengalamannya mengelola bisnis dari bawah memberikan perspektif praktis dalam melihat regulasi ketenagakerjaan dan ekonomi.

Berikut adalah rekam jejak profesional Tutik di dunia kerja:

  • PT Puspasari – Direktur Keuangan (1980–1990)
  • Toko Obat Sumber Waras Singaraja – Penanggung Jawab (1980–Sekarang)
  • RS Kertha Usada Singaraja – Pemilik (1990–Sekarang)
  • PT Nikki Lab Medika – Komisaris (2010–Sekarang)

Melalui rekam jejak yang panjang sebagai akademisi, pengusaha, aktivis organisasi, hingga politisi, Tutik Kusuma Wardhani kini membawa seluruh pengalaman tersebut ke kursi parlemen demi mengawal aspirasi masyarakat Bali dan memperjuangkan kebijakan publik yang berpihak pada kesejahteraan sosial.

***

Pewarta: Redaksi

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE