10/09/2026

Nanoe Biroe Bersama Tim Extra Smile Siap Obati Kerinduan Pekerja Bali di Jepang Lewat Japan Tour 2026

Nanoe Biroe Bersama Tim Extra Smile Siap Obati Kerinduan Pekerja Bali di Jepang Lewat Japan Tour 2026

Nanoe Biroe Bersama Tim Extra Smile Siap Obati Kerinduan Pekerja Bali di Jepang Lewat Japan Tour 2026/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Group musik asal Bali, Nanoe Biroe, siap menggelar tur konser di lima kota di Jepang bertajuk “Baduda Ngurek Japan” mulai 13 hingga 17 Agustus 2026. Mengusung misi ikatan persaudaraan, rombongan bertajuk “Tim Extra Smile” ini memboyong sembilan personil untuk menyapa dan menghibur komunitas warga Bali (nyama Bali) yang mengadu nasib di Negeri Sakura.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh vokalis Nanoe Biroe, Made Mudirta atau yang akrab disapa Bli Nanoe, dalam jumpa pers di Pulau Nyama, Jalan Sentanu, Peguyangan, Denpasar, pada Rabu (5/8/2026). Ia menjelaskan bahwa tur ini lahir dari panggilan hati untuk memberikan hiburan serta suntikan semangat bagi para pekerja imigran Bali yang umumnya menjalani masa kontrak kerja cukup lama di Jepang.

“Tim ini kami namakan Tim Extra Smile, senyumnya harus ekstra. Dan satu hal yang mengharukan bagi Tiang adalah, ini sebuah kegiatan yang beda dari kebiasaan kami yang biasanya manggung di natah, masuk ke gang-gang mengisi acara otonan hingga pernikahan. Jadi kami mengajak tim kami ke Jepang, bagi kita sebuah latihan baru, ” tuturnya.

Nanoe Biroe menegaskan bahwa langkahnya terbang ke Jepang murni dipicu oleh empati terhadap warga lokal Bali yang merindukan kampung halaman. “Bukan ingin sok-sokan atau bersaing, niat kami adalah murni panggilan hati untuk menghibur nyama-nyama Bali khususnya yang bekerja di Jepang, sebab kami tahu kontrak mereka minimal tiga tahun di sana. Lewat lagu-lagu sing a long, lagu berbahasa ibu, kami ingin memberi sedikit kekuatan bagi mereka yang rindu keluarga dan tanah kelahiran agar makin semangat bekerja serta bersyukur,” ungkap Nanoe Biroe di hadapan awak media.

Tur lima kota tersebut dijadwalkan menyisir Hiroshima pada 13 Agustus (Cave-be), Osaka pada 14 Agustus (Chuo Ward), Nagoya pada 15 Agustus (Imaike Grow), Shibuya pada 16 Agustus (Garret), dan berakhir tepat pada Hari Kemerdekaan RI ke-81 tanggal 17 Agustus di Ibaraki (Club Sonic). Rombongan yang diperkuat Made Mudirta (artis), I Nyoman Pariasa (manajer), I Made Indranata (bass), I Gede Suastika (gitar 1), Komang Suria Indrawan (gitar 2), Komang Anggara Budi Rama (drum), Mang Danu (soundman), serta Putu Hendra dan Agus Gempur di lini merchandise ini akan bertolak dari Bali pada 9–10 Agustus 2026 via transit Shanghai.

Lebih lanjut, Nanoe Biroe menyadari kerasnya etos kerja di Jepang yang sangat berbeda dengan budaya berkumpul harian di Bali, sehingga kehadiran musik berbahasa ibu diharapkan mampu menjadi wadah pelepas penat.

“Di sana etos kerjanya sangat berbeda, tidak bisa nongkrong santai setiap hari seperti di sini. Karena itu, titik-titik temu seperti Hiroshima, Osaka, hingga Ibaraki menjadi momen vital bagi nyama-nyama Bali untuk berkumpul dan merawat daya tahan serta memicu rasa kebersamaan,” tambahnya.

Untuk persiapan, pihaknya mengaku masih terus digenjot melalui latihan ekstra serta menggali pendanaan melalui penjualan marchendise berupa kaos.
Mengenai aspek keamanan dan teknis acara, manajemen telah berkoordinasi dengan pengurus lokal serta komunitas nyama Bali guna mengawal jalannya pertunjukan. Mengingat tingginya antusiasme di beberapa titik, seperti Osaka yang kapasitas venue-nya terbatas, panitia menyiapkan skema pertunjukan dua sesi demi mengakomodasi antusiasme nyama Bali di rantauan.

“Kenapa memilih Jepang? Karena kebetulan chemistry kita dengan nyama-nyama yang bekerja di Jepang, yang sudah pulang lagi berangkat itu sudah ada, jadi itu alasan kita memilih Jepang. Selain itu, Nyama Bali banyak yang bekerja di Jepang,” pungkasnya.

***

Pewarta: Sukma Wilatri

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE