Rekonstruksi Maligia Lajur dan Payas Agung Mengwi Perkaya Parade Busana Duta Badung
Rekonstruksi Maligia Lajur dan Payas Agung Mengwi Perkaya Parade Busana Duta Badung/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Duta Kabupaten Badung menghadirkan sentuhan sejarah dan kemegahan adat dalam Parade Busana Adat PKB XLVIII Tahun 2026 melalui penampilan Busana Maligia Lajur dan Payas Kawya atau Payas Agung Mengwi.
Busana Maligia Lajur merupakan hasil rekonstruksi dari dokumentasi ritual Pitra Yadnya yang pernah dilaksanakan di Puri Agung Sibang Kaja pada 1957 saat upacara Maligia Lajur Raja Dewata ke-X.
“Kita merekontruksi kembali busana tersebut dari foto-foto yang kita peroleh, namun tetap mengedepankan pakem meski bahannya disesuaikan dengan perkembangan zaman,” jelasnya.
Busana ini dikenakan oleh remaja keluarga puri yang bertugas sebagai pemundut Puspa Lingga dalam prosesi menuju tempat penyucian. Detail pakaian, kain tenun, hingga tatanan rambut pusung gonjer mesaet ditampilkan berdasarkan pakem yang direkonstruksi.
Sebagai penutup, Duta Badung menampilkan Payas Kawya atau Payas Agung Mengwi, busana utama yang digunakan dalam upacara penting seperti mepandes dan pawiwahan. Pada busana perempuan, penggunaan srinata, semi, dan pusung tanduk tidak hanya memperindah penampilan, tetapi juga melambangkan kesiapan perempuan memikul tanggung jawab dalam kehidupan.
Melalui dua busana tersebut, Duta Badung menunjukkan bahwa inovasi dalam pelestarian budaya dapat dilakukan tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar dan pakem tradisi Bali.
***
