09/09/2026

Adu Taksu di Kalangan Generasi Muda, Lomba Seni Lukis Wayang Klasik Bali Guncang PKB 2026

Dewan Juri Lomba Seni Lukis Wayang Klasik Bali (dari kiri Ni Made Rinu, I Made Yasana dan I Made Bendi Yudha)

Dewan Juri Lomba Seni Lukis Wayang Klasik Bali (dari kiri Ni Made Rinu, I Made Yasana dan I Made Bendi Yudha)/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Ruang pameran Museum Art Center Denpasar mendadak riuh oleh ketegangan positif, Senin (15/6/2026).

Puluhan pelukis muda dari seluruh penjuru Bali berkumpul untuk mengadu keahlian dalam Lomba Seni Lukis Wayang Klasik Bali pada ajang bergengsi Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII.

Ajang ini bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan sebuah ruang inkubasi penting untuk melihat sejauh mana generasi zilenial mampu menyerap keahlian adiluhung warisan leluhur.

Di atas kanvas masing-masing, para peserta tampak fokus menggoreskan karakter penokohan pewayangan berdasarkan tema dan judul yang telah dipatok oleh panitia.
Salah satu Dewan Juri yang mengawal perlombaan menegaskan bahwa penilaian dalam kompetisi ini sangatlah ketat.

Menurutnya, keindahan sebuah karya seni lukis wayang klasik dinilai dari proporsi visual yang harmonis serta ketajaman seniman dalam menerjemahkan tema PKB 2026.

“Kemenangan itu berkaitan dengan keindahan, proporsi, dan keselarasan dengan judul serta tema besar PKB saat ini. Karya tidak boleh melenceng dari narasi itu,” ungkap sang juri senior di sela-sela penilaian.

Melalui ketatnya penjurian ini, PKB sukses mempertahankan kualitas pertunjukan dan pameran seni klasik Bali agar tetap berada pada level tertinggi.

***

Pewarta: Redaksi

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE