Anak-Anak Disabilitas Tampil Memukau di PKB Lewat Tari Kreasi “Magirang”
Anak-Anak Disabilitas Tampil Memukau di PKB Lewat Tari Kreasi “Magirang”/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – DENPASAR – Panggung Kalangan Angsoka menjadi saksi penampilan memukau siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) dari berbagai daerah di Bali dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB), Jumat (19/6) sore. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari SLB Sushrusa Denpasar melalui tari kreasi berjudul “Magirang.”
Tampil dalam materi Rekasadana (Pergelaran) Tari Bali yang difasilitasi Satuan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali, para penari yang merupakan penyandang tuna rungu mampu menyuguhkan pertunjukan penuh semangat dan ekspresi.
“Magirang”, yang dalam bahasa Bali berarti bersenang-senang, dikemas sebagai tari kreasi yang tetap berlandaskan pakem tari tradisi. Melalui gerak yang dinamis dan ceria, para penampil menunjukkan kemampuan mereka dalam mengekspresikan diri melalui seni.
Pembina tari, I Putu Alex Mahesta Divtya Yoga, S.Pd., mengatakan proses persiapan menghadapi tantangan tersendiri karena waktu latihan relatif singkat dan terpotong masa liburan sekolah.
“Waktu latihan terhitung sangat singkat. Kendati demikian, semangat anak-anak tidak pernah surut. Mereka mampu membawakan tarian dengan penuh kegembiraan dan memberikan penampilan terbaik di hadapan penonton,” ujarnya.
Keberhasilan penampilan tersebut juga tidak lepas dari dukungan para guru SLB Sushrusa Denpasar dan orang tua siswa yang terus mendampingi proses latihan hingga pementasan.
Melalui penampilan “Magirang”, anak-anak disabilitas membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi mereka untuk berkarya, melestarikan budaya, dan tampil percaya diri di panggung seni bergengsi seperti Pesta Kesenian Bali.
***
