Mau Mendaki di Bali? Ini Gunung yang Wajib Dicoba untuk Pemula
Pendakian Gunung Agung Ditutup Sementara Jelang Upacara Besar di Pura Besakih/ balikonten
DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Sensasi menikmati matahari terbit dari ketinggian selalu punya tempat spesial bagi para pecinta alam. Bagi pencinta kegiatan luar ruangan yang baru ingin memulai petualangan mendaki gunung, Bali menawarkan opsi yang amat menarik.
Pulau ini tidak hanya terkenal dengan pantainya, tetapi juga deretan bentang alam vulkanik yang memukau dan relatif aman dikunjungi oleh pendaki pemula.
Mendaki gunung bagi pemula membutuhkan persiapan matang, terutama dalam memilih medan yang sesuai dengan tingkat kebugaran fisik. Berikut adalah daftar gunung di Bali yang memiliki karakteristik jalur terukur, waktu tempuh terjangkau, serta tingkat kesulitan yang ramah bagi pendaki pemula.
1. Gunung Batur (1.717 mdpl) – Primadona Pendaki Pemula
Gunung Batur yang terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, merupakan destinasi paling populer bagi pendaki pemula di Bali. Gunung berapi aktif ini menyuguhkan pemandangan Danau Batur dan Caldera Batur yang masuk dalam daftar UNESCO Global Geopark.
- Durasi Pendakian: 2 hingga 3 jam menuju puncak.
- Karakteristik Jalur: Jalur pendakian didominasi tanah berpasir, batuan vulkanik rijang, dan sedikit tanjakan curam menjelang puncak. Medan tergolong jelas dan minim risiko tersesat.
- Daya Tarik Utama: Pemandangan sunrise yang memukau dengan latar belakang Gunung Agung dan Gunung Rinjani di kejauhan.
Bagi pemula, sangat disarankan memulai pendakian sekitar pukul 03.30 WITA dari pos Toya Bungkah agar tiba di puncak tepat sebelum matahari terbit.
2. Gunung Catur / Puncak Mangu (2.096 mdpl) – Trek Asri Berbalut Sejarah
Terletak di kawasan Badung Utara dan mengapit Danau Beratan, Gunung Catur menawarkan pengalaman mendaki di tengah rindangnya hutan hujan tropis. Gunung ini menempati urutan tertinggi keempat di Bali, namun jalurnya cukup ramah untuk pemula yang menyukai suasana tenang.
- Durasi Pendakian: 2,5 hingga 3,5 jam.
- Karakteristik Jalur: Jalur berupa jalan setapak tanah yang tertutup kanopi pohon rindang, sehingga udara terasa sejuk sepanjang perjalanan. Terdapat tangga beton di beberapa titik awal.
- Daya Tarik Utama: Keberadaan Pura Puncak Mangu di titik tertinggi. Pura peninggalan Kerajaan Mengwi ini menjadi tempat beristirahat yang tenang sambil menikmati pemandangan Danau Beratan dari kejauhan.
3. Gunung Abang (2.152 mdpl) – Tantangan Bertahap dengan Udara Sejuk
Gunung Abang terletak berseberangan dengan Gunung Batur. Meskipun tingginya melebihi 2.000 meter di atas permukaan laut, jalur pendakian Gunung Abang memiliki kontur yang cukup ramah bagi pemula yang memiliki kondisi fisik prima.
- Durasi Pendakian: 3 hingga 4 jam.
- Karakteristik Jalur: Medan didominasi tanah padat di tengah hutan pinus yang lebat. Tanjakan terasa relatif konstan dan tidak terlalu tajam hingga mendekati puncak.
- Daya Tarik Utama: Pemandangan lanskap Kaldera Batur dari sudut pandang yang berbeda. Di sepanjang jalur, pendaki juga akan melewati situs Pura Puncak Tuluk Biyu.
4. Gunung Lesung (1.862 mdpl) – Petualangan Riang di Kawasan Bedugul
Berlokasi di kawasan Tamblingan, Kabupaten Buleleng, Gunung Lesung menawarkan pengalaman mendaki di kawasan konservasi hutan yang asri. Destinasi ini cocok bagi pemula yang ingin mencoba pendakian santai sambil menikmati ekosistem Danau Tamblingan.
- Durasi Pendakian: 2 hingga 3 jam.
- Karakteristik Jalur: Jalur relatif landai dan terlindung oleh pepohonan besar. Kondisi jalur sangat alami, sehingga disarankan menggunakan pemandu lokal.
- Daya Tarik Utama: Kawah vulkanik mati yang tertutup vegetasi hijau dan pemandangan Danau Tamblingan dari kejauhan.
Tips Panduan Keselamatan Pendakian Bagi Pemula
Meskipun gunung-gunung di atas tergolong ramah untuk pemula, aspek keselamatan wajib menjadi prioritas utama. Berikut hal-hal teknis yang perlu dipersiapkan:
Etika Pendakian: Selalu bawa turun kembali sampah plastik dan hormati aturan lokal di lokasi pendakian.
Gunakan Jasa Pemandu Lokal (Guide): Sebagian besar wilayah gunung di Bali merupakan kawasan suci (kawasan suci/geopark). Menggunakan pemandu lokal menjamin keselamatan navigasi sekaligus menjaga norma adat setempat.
Kelengkapan Perlengkapan: Gunakan sepatu gunung berdaya cengkeram baik (outsole rubber), pakaian berlapis hangat, mantel hujan, serta headlamp jika melakukan pendakian dini hari.
Manajemen Logistik: Bawa air minum minimal 1,5 hingga 2 liter per orang dan makanan berkalori tinggi seperti cokelat atau kacang-kacangan.
Kondisi Fisik: Lakukan latihan kardio ringan seperti jogging atau jalan cepat secara rutin satu minggu sebelum hari pendakian.
Itulah informasi seputar gunung di Bali yang cocok didaki untuk pemula.
***
