09/09/2026

PEPABRI Bali Tekankan Pentingnya Profesionalisme Aparat

Ketua DPD PEPABRI Bali, Brigjen (Purn) Ketut Budiastawa

Ketua DPD PEPABRI Bali, Brigjen (Purn) Ketut Budiastawa/ balikonten

DENPASAR, BALIKONTEN.COM – Ketua DPD PEPABRI Bali, Brigjen (Purn) Ketut Budiastawa, menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme dan sifat proporsional di tubuh aparat negara, termasuk TNI dan Polri, dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Langkah ini dinilai menjadi kunci utama untuk membawa Indonesia mencapai masa kejayaannya lebih cepat.

“Kalau semua bertindak profesional dan proporsional, negara ini tak perlu menunggu 2045, besok pun bisa jaya,” tegas Ketut Budiastawa usai mengikuti Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala Renon, Denpasar, pada Senin(17/8).

Ia menyoroti masih ditemukannya berbagai celah keamanan dan pelanggaran hukum, seperti maraknya penyelundupan narkotika, yang mengindikasikan belum maksimalnya kinerja aparat di lapangan. Selain profesionalisme, Budiastawa menggarisbawahi krusialnya penerapan prinsip temu cepat, lapor cepat, dan cegah dini dalam mengantisipasi ancaman.

“Mencegah lebih baik daripada menangani. Jangan sampai sekarang menemukan (kasus) baru dikasih penghargaan KPLB. Nanti semua bisa mengondisikan demi naik pangkat atau jabatan,” ujarnya kritis.

Budiastawa membandingkan penanganan ancaman ideologi saat ini dengan metode penguatan Pancasila pada masa Orde Baru melalui program Eka Prasetya Pancakarsa dan penataran serentak di seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, meskipun saat ini keterbukaan informasi memudahkan pemetaan potensi ancaman, tindakan konkret di lapangan untuk mencegah dan menangani persoalan tersebut masih belum terlihat secara nyata.

Ia meyakini bahwa kejayaan bangsa dapat terwujud sebelum tahun 2030, mengimbangi usia Indonesia yang makin matang. Syarat utamanya adalah kesadaran kolektif dari masyarakat dan penyelenggara negara untuk memprioritaskan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Mudah-mudahan masyarakat juga tambah cerdas, tidak lagi berpikir kepentingan pribadi atau kelompok, tetapi semua demi kepentingan negara,” pungkasnya.

***

Pewarta: Sukma Wilatri

Editor: Redaksi

COPYRIGHT © balikonten.com 2026

 

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS UNTUK INFORMASI LEBIH UPDATE